Kelas Parenting Digencarkan di Sungai Penuh, Ini Tujuannya bagi Orang Tua PAUD

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong keterlibatan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Salah satunya melalui Kelas Parenting Orang Tua PAUD yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah. Kelas parenting mengangkat tema “Parenting Cerdas, Orang Tua Sigap” dan dilaksanakan bersama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sungai Penuh.

Kegiatan ini diikuti orang tua dari berbagai PAUD di Kota Sungai Penuh. Hadir pula Bunda PAUD Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, jajaran Organisasi Perangkat Daerah, perwakilan HIBGABI Provinsi Jambi, serta Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kota Sungai Penuh.

Lantas, apa tujuan kelas parenting yang digalakkan di Sungai Penuh? Pemerintah Kota Sungai Penuh menempatkan keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam proses tumbuh kembang anak. Karena itu, orang tua perlu memiliki pengetahuan yang memadai tentang pengasuhan anak.

Saat membuka kegiatan, Azhar Hamzah membacakan sambutan Wali Kota Sungai Penuh. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa anak merupakan investasi terbesar bangsa sekaligus aset masa depan daerah.

“Anak-anak kita adalah investasi terbesar bangsa. Mereka adalah generasi yang akan melanjutkan pembangunan Kota Sungai Penuh dan menentukan wajah masa depan daerah kita,” ujar Azhar Hamzah.

Menurut pemerintah daerah, pendidikan anak tidak hanya berlangsung di sekolah. Keluarga menjadi tempat pertama anak belajar mengenal lingkungan, membangun karakter, berkomunikasi, serta mengembangkan kemampuan sosial dan emosional.

Karena itu, kelas parenting diharapkan dapat memperkuat sinergi antara orang tua, lembaga PAUD, tenaga kesehatan, dan pemerintah. Dengan pola pengasuhan yang lebih baik, kebutuhan anak di rumah dan di sekolah dapat memperoleh perhatian yang lebih seimbang.

Bunda PAUD Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin mengatakan usia dini merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada fase tersebut, anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat dari orang tua.

Melalui kegiatan tersebut, orang tua tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai pendidikan anak. Mereka juga diarahkan memahami aspek kesehatan, keselamatan, perlindungan, serta kebutuhan anak selama masa tumbuh kembang.

Sri Kartini berharap anak-anak di Kota Sungai Penuh dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, ceria, cerdas, percaya diri, dan memiliki karakter baik. Lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang dinilai menjadi salah satu fondasi penting untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca Juga :  Respon Alfin Usai Ditetapkan Jadi Ketua DPD PAN Sungaipenuh

Menjadi orang tua, lanjutnya, bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan materi anak. Perhatian, komunikasi, perlindungan, pendampingan, dan kesiapan menghadapi berbagai kondisi juga menjadi bagian penting dalam pengasuhan.

Dengan demikian, penguatan kelas parenting di Kota Sungai Penuh diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa perkembangan anak merupakan tanggung jawab bersama. Orang tua memiliki peran utama, sementara sekolah, tenaga kesehatan, dan pemerintah menjadi bagian dari ekosistem pendukung.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap kegiatan seperti ini dapat membantu menciptakan keluarga yang lebih siap menghadapi tantangan pengasuhan anak. Pada akhirnya, kualitas pengasuhan di rumah diharapkan ikut memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini.

Berikut versi berita dengan angle Google Discover, SEO, RPM, dan CTR, tetapi tetap faktual berdasarkan materi yang Anda berikan.

Kelas Parenting Digencarkan di Sungai Penuh, Ini Tujuannya bagi Orang Tua PAUD

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong keterlibatan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Salah satunya melalui Kelas Parenting Orang Tua PAUD yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah. Kelas parenting mengangkat tema “Parenting Cerdas, Orang Tua Sigap” dan dilaksanakan bersama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sungai Penuh.

Kegiatan ini diikuti orang tua dari berbagai PAUD di Kota Sungai Penuh. Hadir pula Bunda PAUD Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, jajaran Organisasi Perangkat Daerah, perwakilan HIBGABI Provinsi Jambi, serta Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kota Sungai Penuh.

Lantas, apa tujuan kelas parenting yang digalakkan di Sungai Penuh? Pemerintah Kota Sungai Penuh menempatkan keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam proses tumbuh kembang anak. Karena itu, orang tua perlu memiliki pengetahuan yang memadai tentang pengasuhan anak.

Saat membuka kegiatan, Azhar Hamzah membacakan sambutan Wali Kota Sungai Penuh. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa anak merupakan investasi terbesar bangsa sekaligus aset masa depan daerah.

“Anak-anak kita adalah investasi terbesar bangsa. Mereka adalah generasi yang akan melanjutkan pembangunan Kota Sungai Penuh dan menentukan wajah masa depan daerah kita,” ujar Azhar Hamzah.

Menurut pemerintah daerah, pendidikan anak tidak hanya berlangsung di sekolah. Keluarga menjadi tempat pertama anak belajar mengenal lingkungan, membangun karakter, berkomunikasi, serta mengembangkan kemampuan sosial dan emosional.

Baca Juga :  Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh Proyek Tahun Jamak, Ini Aturan Hukumnya

Karena itu, kelas parenting diharapkan dapat memperkuat sinergi antara orang tua, lembaga PAUD, tenaga kesehatan, dan pemerintah. Dengan pola pengasuhan yang lebih baik, kebutuhan anak di rumah dan di sekolah dapat memperoleh perhatian yang lebih seimbang.

Bunda PAUD Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin mengatakan usia dini merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada fase tersebut, anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat dari orang tua.

Melalui kegiatan tersebut, orang tua tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai pendidikan anak. Mereka juga diarahkan memahami aspek kesehatan, keselamatan, perlindungan, serta kebutuhan anak selama masa tumbuh kembang.

Sri Kartini berharap anak-anak di Kota Sungai Penuh dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, ceria, cerdas, percaya diri, dan memiliki karakter baik. Lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang dinilai menjadi salah satu fondasi penting untuk mencapai tujuan tersebut.

Menjadi orang tua, lanjutnya, bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan materi anak. Perhatian, komunikasi, perlindungan, pendampingan, dan kesiapan menghadapi berbagai kondisi juga menjadi bagian penting dalam pengasuhan.

Dengan demikian, penguatan kelas parenting di Kota Sungai Penuh diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa perkembangan anak merupakan tanggung jawab bersama. Orang tua memiliki peran utama, sementara sekolah, tenaga kesehatan, dan pemerintah menjadi bagian dari ekosistem pendukung.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap kegiatan seperti ini dapat membantu menciptakan keluarga yang lebih siap menghadapi tantangan pengasuhan anak. Pada akhirnya, kualitas pengasuhan di rumah diharapkan ikut memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini.

FAQ SEO

Apa tujuan kelas parenting di Sungai Penuh?
Tujuannya meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pola asuh, kesehatan, keselamatan, perlindungan, dan tumbuh kembang anak usia dini.

Mengapa parenting penting bagi orang tua PAUD?
Karena keluarga merupakan lingkungan pertama anak belajar. Pola asuh orang tua dapat mendukung perkembangan karakter dan kemampuan anak.

Apa tema Kelas Parenting Orang Tua PAUD Sungai Penuh?
Kegiatan tersebut mengusung tema “Parenting Cerdas, Orang Tua Sigap.”

Siapa yang membuka kegiatan parenting tersebut?
Kegiatan dibuka Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Apa manfaat kelas parenting bagi orang tua?
Orang tua mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pendidikan, kesehatan, keselamatan, perlindungan, dan pendampingan anak. (*)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi, Tata Kelola dan Akuntabilitas Jadi Sorotan
DPRD Sungai Penuh Bakal Panggil Kadis Pemdes soal Bimtek BPD di Jambi, Khaidir Soroti Keluhan Peserta
Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya
Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah
Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan
Jalan Sungai Penuh–Tapan Belum Bisa Dilewati Pagi Ini, Mobil Menumpuk di Jangki Ayam dan Puncak
Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door
ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi, Tata Kelola dan Akuntabilitas Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:02 WIB

DPRD Sungai Penuh Bakal Panggil Kadis Pemdes soal Bimtek BPD di Jambi, Khaidir Soroti Keluhan Peserta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan

Berita Terbaru