SUNGAIPENUH – Dinamika politik Kota Sungai Penuh kembali memanas. Jika Wali Kota Alfin Bakar menerima pinangan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menjadi Ketua DPD PAN Kota Sungai Penuh, maka peta kepemimpinan partai di daerah ini diprediksi ikut berubah.
Salah satu figur yang kini disebut paling berpeluang menakhodai DPD Gerindra Kota Sungai Penuh adalah Azhar Hamzah, Wakil Wali Kota yang juga anggota DPRD dari Partai Gerindra. Wacana itu semakin menguat seiring dorongan internal yang disebut sudah muncul sejak lama.
“Pak Kenek memang punya keinginan memimpin Gerindra. Bahkan jauh sebelumnya, sejumlah mantan pengurus Gerindra sudah duduk bersama mendorong beliau jadi ketua,” ungkap salah satu sumber internal partai.
Dinamika Baru Jika Alfin Memimpin PAN
Jika Alfin resmi menerima mandat menjadi Ketua DPD PAN, maka ruang politik semakin terbuka bagi Azhar Hamzah untuk naik sebagai ketua Gerindra. Hal ini dianggap sebagai langkah yang dapat mempertegas posisi politik keduanya jelang agenda-agenda politik besar yang akan datang, termasuk Pemilu dan Pilkada.
Pengamat politik lokal menilai bahwa konfigurasi ini akan mengubah peta kekuatan politik Kota Sungai Penuh, mengingat kedua tokoh saat ini berada di pemerintahan dan memiliki basis elektoral yang kuat.
Dukungan Internal Semakin Menguat
Sejumlah kader dan mantan pengurus Gerindra dikabarkan mulai menyatakan dukungan kepada Azhar Hamzah. Selain rekam jejak politiknya, posisinya sebagai Wakil Wali Kota disebut memberi nilai tambah dalam upaya konsolidasi partai.
“Pak Kenek dianggap figur yang punya kemampuan merangkul dan memperkuat struktur Gerindra ke depan,” tambah sumber tersebut.
Meski wacana menguat, keputusan resmi dari DPP maupun DPD Gerindra masih dinantikan. Begitu pula dengan pernyataan final dari Alfin terkait kesediaannya memimpin DPD PAN.
Jika kedua keputusan ini keluar dalam waktu berdekatan, maka Kota Sungai Penuh akan memasuki babak baru kontestasi politik yang jauh lebih menarik.(fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Dedi Dora









