Luka Parah di Kepala, Satu Anak Jadi Korban Kekerasan: Lima Remaja Kerinci Ditangkap

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI — Jajaran Polres Kerinci berhasil mengungkap kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi pada Sabtu dini hari (29/11/2025) di Desa Tanjung Tanah, Kabupaten Kerinci.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB itu membuat seorang anak mengalami luka berat pada bagian kepala dan harus dilarikan ke RSU Mayjen H.A. Thalib Kerinci untuk mendapat perawatan intensif.

Melalui serangkaian penyelidikan, Tim Opsnal Polres Kerinci berhasil mengamankan lima remaja yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Kelimanya masih berusia belasan tahun, masing-masing berinisial MF (15), MZ (14), AA (13), AR (15), dan MA (14). Kepolisian menegaskan bahwa identitas lengkap mereka tidak dapat dipublikasikan karena seluruh terduga pelaku masih di bawah umur, sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

Baca Juga :  Solidaritas untuk Sumbar: Mamak Nan VIII Resmi Buka Posko Donasi

Dari tangan para terduga pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu bilah celurit panjang dan satu sarung senjata tajam. Barang bukti tersebut kini diamankan sebagai bagian dari proses pembuktian.

Kelima terduga pelaku telah digiring ke Polres Kerinci untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Pemeriksaan dilakukan secara hati-hati dan tetap memperhatikan hak-hak anak dalam proses hukum.

Baca Juga :  Pasangan Kekasih di Sarolangun Ditangkap Usai Curi Uang dan Puluhan Suku Emas

Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Veri Prasetyawan, menyampaikan imbauan agar masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah, meningkatkan pengawasan terhadap perilaku dan lingkungan pergaulan anak. Ia menekankan pentingnya sinergi semua pihak untuk mencegah tindak kekerasan maupun kenakalan remaja.

“Anak-anak sangat mudah terpengaruh pengaruh luar. Pengawasan keluarga, sekolah, dan lingkungan harus berjalan seimbang agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar AKP Veri dalam keterangannya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa masalah kenakalan remaja perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak agar anak-anak terlindungi dan tumbuh dalam lingkungan yang aman.(ded)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Kebakaran Hebat di Sebukar Kerinci Malam Ini, Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Asraf Ikut Dilalap Api
Proyek RSUD Kerinci Resmi Dimulai : Hari Ini Kontraktor Pelaksana PT Urban Teken Kontrak, Pengawasan Senilai Rp2,83 Miliar
Dari RS Tipe D Bukit Kerman hingga RS Tipe C Siulak, Bukti Pembangunan Kesehatan Kerinci yang Berkelanjutan
Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, Monadi Sebut Kado Bahagia untuk Masyarakat
Dugaan Under Invoicing CPO, Bareskrim Sita Dokumen dan CPU Perusahaan Sawit
Kejagung Tetapkan Eks Anggota Ombudsman Tersangka Perintangan Kasus Ekspor CPO
20 Ton Kopi Fine Robusta Kerinci Diekspor ke Tiongkok
Robusta Kerinci Masuk Panen Raya, Harga Green Bean Tembus Rp50 Ribu per Kilogram
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:54 WIB

Kebakaran Hebat di Sebukar Kerinci Malam Ini, Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Asraf Ikut Dilalap Api

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:01 WIB

Proyek RSUD Kerinci Resmi Dimulai : Hari Ini Kontraktor Pelaksana PT Urban Teken Kontrak, Pengawasan Senilai Rp2,83 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:15 WIB

Dari RS Tipe D Bukit Kerman hingga RS Tipe C Siulak, Bukti Pembangunan Kesehatan Kerinci yang Berkelanjutan

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:47 WIB

Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, Monadi Sebut Kado Bahagia untuk Masyarakat

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:00 WIB

Dugaan Under Invoicing CPO, Bareskrim Sita Dokumen dan CPU Perusahaan Sawit

Berita Terbaru