OLAHRAGA – Nama Lionel Messi kembali tercatat dalam buku sejarah sepak bola dunia. Kapten Timnas Argentina itu resmi menjadi pemain pertama yang tampil di enam edisi berbeda Piala Dunia setelah turun dalam laga pembuka Argentina pada Piala Dunia 2026.
Momen bersejarah tersebut terjadi saat Argentina menghadapi Aljazair dalam pertandingan fase grup yang berlangsung di Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026) waktu Indonesia.
Penampilan itu sekaligus menjadi pertandingan ke-200 Messi bersama Timnas Argentina, menambah daftar panjang pencapaian luar biasa sepanjang kariernya bersama Albiceleste.
Dari Jerman 2006 hingga Piala Dunia 2026
Perjalanan Messi di panggung Piala Dunia dimulai pada edisi 2006 di Jerman ketika usianya masih 18 tahun.
Saat itu, pemain yang kini dianggap sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa tersebut langsung mencuri perhatian dengan mencetak gol dalam kemenangan Argentina atas Serbia dan Montenegro di fase grup.
Sejak debutnya, Messi tidak pernah absen membela Argentina di putaran final Piala Dunia.
Enam edisi Piala Dunia yang diikuti Messi:
- Piala Dunia 2006 (Jerman)
- Piala Dunia 2010 (Afrika Selatan)
- Piala Dunia 2014 (Brasil)
- Piala Dunia 2018 (Rusia)
- Piala Dunia 2022 (Qatar)
- Piala Dunia 2026 (Amerika Serikat, Kanada, Meksiko)
Catatan tersebut menjadikannya pemain pertama dalam sejarah yang tampil pada enam edisi berbeda turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Tinggalkan Ronaldo dan Legenda Dunia
Sebelum mencatatkan rekor tersebut, Messi sejajar dengan sejumlah legenda yang pernah tampil di lima edisi Piala Dunia.
Daftar pemain tersebut antara lain:
- Cristiano Ronaldo (Portugal)
- Antonio Carbajal (Meksiko)
- Rafael Márquez (Meksiko)
- Andrés Guardado (Meksiko)
- Lothar Matthäus (Jerman)
Kini Messi berdiri sendiri di posisi teratas sebagai pemain dengan jumlah partisipasi terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
Meski demikian, Cristiano Ronaldo berpeluang menyamai rekor tersebut apabila tampil bersama Portugal pada laga perdana negaranya di Piala Dunia 2026.
Namun secara historis, Messi tetap tercatat sebagai pemain pertama yang berhasil mencapai pencapaian tersebut.
Pemegang Rekor Penampilan Terbanyak di Piala Dunia
Tak hanya mencatatkan rekor enam edisi Piala Dunia, Messi juga masih memegang rekor sebagai pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak di putaran final Piala Dunia.
Rekor tersebut sebelumnya dipecahkan saat Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar usai mengalahkan Prancis melalui drama adu penalti.
Kala itu, Messi melampaui rekor milik legenda Jerman, Lothar Matthäus, yang sebelumnya mengoleksi 25 pertandingan Piala Dunia.
Laga melawan Aljazair menjadi pertandingan ke-27 Messi di putaran final Piala Dunia.
Hattrick dan Performa Gemilang di Usia 38 Tahun
Menariknya, rekor bersejarah tersebut tercipta saat Messi masih menunjukkan performa luar biasa di usia 38 tahun.
Dalam laga melawan Aljazair, bintang Inter Miami tersebut tampil sebagai pahlawan kemenangan Argentina setelah mencetak tiga gol atau hattrick yang membawa timnya menang meyakinkan.
Penampilan gemilang itu membuktikan bahwa Messi masih menjadi pemain kunci bagi Argentina yang datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara bertahan.
Bisa Jadi Piala Dunia Terakhir
Meski belum memberikan pernyataan resmi mengenai masa depannya di tim nasional, Messi beberapa kali mengisyaratkan bahwa Piala Dunia 2026 kemungkinan besar menjadi turnamen internasional terakhir dalam kariernya.
Usianya yang telah menginjak 38 tahun membuat peluang tampil di Piala Dunia berikutnya sangat kecil.
Jika benar demikian, maka rekor tampil di enam edisi Piala Dunia akan menjadi salah satu warisan terbesar Lionel Messi dalam sejarah olahraga dunia.
Dengan sederet trofi, penghargaan individu, gelar juara dunia, serta berbagai rekor yang berhasil dipecahkan, Messi semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa dalam sejarah sepak bola.









