Kurs Dolar AS, Euro, Ringgit Malaysia, dan Dolar Singapura Hari Ini 7 Agustus 2026, Rupiah Bergerak di Tengah Penantian Data Penting AS

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pergerakan nilai tukar rupiah kembali menjadi perhatian pelaku pasar pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026. Mata uang Garuda masih bergerak fluktuatif terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah penantian rilis data ekonomi penting dari Negeri Paman Sam yang diperkirakan memengaruhi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Selain dolar AS, masyarakat juga memantau pergerakan euro (EUR), ringgit Malaysia (MYR), dan dolar Singapura (SGD). Keempat mata uang tersebut banyak digunakan dalam aktivitas perdagangan internasional, perjalanan luar negeri, investasi, hingga transaksi bisnis lintas negara. Perubahan kurs dapat berdampak langsung terhadap biaya impor, harga barang, hingga nilai tabungan dalam mata uang asing.

Kurs Dolar AS, Euro, Ringgit Malaysia, dan Dolar Singapura Hari Ini

Berdasarkan pergerakan pasar valuta asing pada Jumat, 7 Agustus 2026, berikut kisaran nilai tukar terhadap rupiah:

Mata Uang Kisaran Kurs
Dolar AS (USD) Rp17.930 – Rp17.950
Euro (EUR) Rp20.700 – Rp20.900
Ringgit Malaysia (MYR) Rp4.550 – Rp4.650
Dolar Singapura (SGD) Rp13.950 – Rp14.050

Perlu diketahui, kurs dapat berbeda di setiap bank maupun money changer karena dipengaruhi kebijakan masing-masing penyedia jasa valuta asing.

Mengapa Rupiah Masih Bergerak Fluktuatif?

Sejumlah faktor masih memengaruhi pergerakan rupiah sepanjang perdagangan hari ini, di antaranya:

  • Investor menunggu data ketenagakerjaan Amerika Serikat (Non-Farm Payroll/NFP).
  • Ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga The Fed.
  • Permintaan dolar AS dari pelaku impor.
  • Pergerakan harga minyak dan komoditas dunia.
  • Sentimen pasar keuangan global serta arus modal asing.
Baca Juga :  Rupiah Tertekan Lagi Hari Ini! Dolar AS Dekati Rp18.000, Ini Penyebab dan Dampaknya

Analis memperkirakan volatilitas rupiah masih akan berlangsung hingga data ekonomi Amerika Serikat diumumkan. Jika data tersebut lebih kuat dari perkiraan, dolar AS berpotensi menguat terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah. Sebaliknya, jika hasilnya lebih lemah, tekanan terhadap rupiah dapat berkurang.

Dolar AS Tetap Menjadi Acuan Utama

Dolar Amerika Serikat masih menjadi mata uang acuan dalam perdagangan global. Oleh karena itu, setiap perubahan kebijakan bank sentral AS hampir selalu berdampak terhadap nilai tukar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Sementara itu, euro cenderung dipengaruhi kondisi ekonomi kawasan Eropa, ringgit Malaysia bergerak mengikuti perkembangan ekonomi regional Asia Tenggara, sedangkan dolar Singapura tetap menjadi salah satu mata uang paling stabil di kawasan karena didukung fundamental ekonomi yang kuat.

Dampak Kurs bagi Masyarakat

Naik turunnya nilai tukar bukan hanya menjadi perhatian investor. Perubahan kurs juga berdampak terhadap masyarakat umum, seperti:

  • Biaya perjalanan ke luar negeri.
  • Harga barang elektronik dan produk impor.
  • Biaya pendidikan di luar negeri.
  • Pengiriman uang dari dan ke luar negeri.
  • Biaya ibadah umrah dan haji khusus.
  • Nilai investasi berbasis mata uang asing.

Karena itu, masyarakat disarankan memantau perkembangan kurs sebelum melakukan transaksi dalam jumlah besar.

Tips Menukar Valuta Asing

Agar memperoleh kurs yang lebih kompetitif, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  1. Bandingkan kurs di beberapa bank dan money changer resmi.
  2. Hindari menukar uang saat volatilitas pasar sangat tinggi.
  3. Pantau perkembangan ekonomi global sebelum melakukan transaksi.
  4. Gunakan penyedia jasa penukaran valuta asing yang memiliki izin resmi.
Baca Juga :  Bitcoin April 2026 Menguat Tajam, Peluang Tembus USD 100.000 Semakin Terbuka

Prospek Rupiah Selanjutnya

Pelaku pasar akan mencermati perkembangan data ekonomi Amerika Serikat serta komentar pejabat Federal Reserve mengenai arah suku bunga. Selain itu, investor juga akan memantau kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi di pasar valuta asing jika diperlukan.

Dalam jangka pendek, rupiah diperkirakan masih bergerak dalam rentang terbatas sambil menunggu kepastian arah kebijakan moneter global.

FAQ

Berapa kurs dolar AS hari ini?

Dolar AS diperdagangkan di kisaran Rp17.930–Rp17.950 per dolar AS.

Mengapa rupiah melemah?

Rupiah dipengaruhi sentimen global, terutama menjelang rilis data ekonomi Amerika Serikat dan ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed.

Apakah kurs di setiap bank sama?

Tidak. Kurs jual dan kurs beli dapat berbeda di setiap bank maupun money changer.

Mata uang mana yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia?

Dolar AS, dolar Singapura, ringgit Malaysia, dan euro menjadi mata uang asing yang paling sering digunakan untuk perdagangan, investasi, perjalanan, dan pendidikan.

Apakah kurs masih bisa berubah hari ini?

Ya. Nilai tukar bergerak mengikuti aktivitas perdagangan di pasar valuta asing sehingga dapat berubah sewaktu-waktu. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

10 Saham Top Losers IHSG Hari Ini 21 September 2026, FORU Anjlok 14,95 Persen
Rekening Dolar RI Meledak 58,2%, Ini Alasan Orang Kaya Mulai Simpan USD
Cara Beli Dolar untuk Investasi: Strategi, Modal, Risiko, dan Simulasi Keuntungan
IHSG Hari Ini 21 September 2026 Turun 0,23 Persen ke 6.426,24, Sempat Jatuh ke 6.388
Harga Emas Antam Hari Ini 21 September 2026 Turun Rp10.000, Cek Harga dan Buyback Lengkap
Freeport Investasikan Rp25 Triliun untuk Tambang Kucing Liar, Produksi Ditargetkan 2029
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 21 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24 Lengkap
Startup Business Loans 2026: Funding Options, Requirements and How to Apply
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:13 WIB

10 Saham Top Losers IHSG Hari Ini 21 September 2026, FORU Anjlok 14,95 Persen

Senin, 21 September 2026 - 15:00 WIB

Rekening Dolar RI Meledak 58,2%, Ini Alasan Orang Kaya Mulai Simpan USD

Senin, 21 September 2026 - 13:00 WIB

Cara Beli Dolar untuk Investasi: Strategi, Modal, Risiko, dan Simulasi Keuntungan

Senin, 21 September 2026 - 10:40 WIB

IHSG Hari Ini 21 September 2026 Turun 0,23 Persen ke 6.426,24, Sempat Jatuh ke 6.388

Senin, 21 September 2026 - 10:31 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 21 September 2026 Turun Rp10.000, Cek Harga dan Buyback Lengkap

Berita Terbaru