Koordinasi GTK 2026, Gubernur Al Haris Bahas Solusi Guru Paruh Waktu

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris menghadiri kegiatan Koordinasi Program Prioritas Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Jambi Tahun 2026 yang digelar di Aston Jambi Hotel & Conference Center, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru serta tenaga kependidikan di Provinsi Jambi.

Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa pemerintah saat ini terus mendorong penguatan sektor pendidikan melalui berbagai program strategis, termasuk pembangunan sejumlah sekolah yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat.

Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperluas akses belajar bagi masyarakat di daerah.

“Pemerintah saat ini sedang menggerakkan sektor pendidikan, termasuk pembangunan beberapa sekolah yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat. Ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” ujar Al Haris.

Persoalan Guru Paruh Waktu Masih Jadi Perhatian

Pada kesempatan tersebut, Al Haris juga menyinggung persoalan guru yang belum masuk dalam skema paruh waktu, yang hingga kini masih menjadi salah satu tantangan di daerah.

Baca Juga :  Bupati Monadi Resmi Buka Pesantren Kilat Ramadan 1447 H di Kerinci

Ia mengungkapkan telah beberapa kali berdiskusi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi guna mencari solusi terbaik terkait permasalahan tersebut.

“Saya sudah beberapa kali bertemu dan berdiskusi dengan Menteri PANRB untuk membahas solusi bagi guru yang belum masuk skema paruh waktu,” jelasnya.

Sebagai langkah sementara, Pemerintah Provinsi Jambi telah mengeluarkan kebijakan berupa penerbitan Surat Keputusan (SK) Gubernur agar para guru tersebut tetap dapat menjalankan tugasnya sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

“Saya membuatkan mereka SK Gubernur agar mereka tetap bekerja sebagaimana mestinya sembari menunggu keputusan dari pemerintah pusat,” tegasnya.

Dukungan Pemerintah Pusat

Sementara itu, Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) Nunuk Suryani memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikan.

Ia menilai dukungan pemerintah daerah sangat penting dalam upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.

“Kami melihat adanya komitmen kuat dari pemerintah daerah, khususnya Gubernur Jambi, dalam mendukung pengembangan SDM guru dan tenaga kependidikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Tim Basket Jambi Siap Berlaga di DBL Nasional 2026

Nunuk menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan rancangan besar atau grand design dalam pemenuhan kebutuhan guru secara berkelanjutan.

Skema tersebut mencakup berbagai tahapan, mulai dari pre-service, in-service, hingga post-service guna memastikan proses pengembangan guru berjalan secara berkesinambungan.

“Pemenuhan kebutuhan guru tidak hanya berfokus pada jumlah, tetapi juga pada kualitas serta pengembangan karier guru secara berkelanjutan,” jelas Nunuk.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya menata status guru non-ASN agar tetap dapat bekerja sambil menunggu proses penataan yang sedang berjalan.

Deklarasi Komitmen Program Prioritas GTK

Kegiatan koordinasi ini ditutup dengan penandatanganan deklarasi komitmen bersama dalam mendukung program prioritas Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jambi.

Deklarasi tersebut juga mencakup pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan BGTK Provinsi Jambi.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan yang bersih, transparan, dan berintegritas, sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi guru dan tenaga kependidikan di Provinsi Jambi.

Berita Terkait

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Ajak Masyarakat Lestarikan Adat
Bersama Gubernur Al Haris, Bupati Monadi Resmikan Dimulainya Pembangunan RSUD Kerinci
Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Sukses Digelar, Gubernur dan Ribuan Pengunjung Dipukau Festival Adat
Biaya Balik Nama Kendaraan 2026 Terbaru, BBNKB Bekas Gratis tapi Tetap Ada Biaya yang Harus Dibayar
CPNS 2026 Jambi Berpotensi Ditiadakan, Ini Dampaknya bagi Pelamar dan Peluang Formasi Prioritas
Daftar Pemda di Jambi yang Ajukan Formasi CPNS 2026, Kota Jambi Usulkan 330 Posisi
Wisuda XII IAIN Kerinci Kukuhkan 538 Lulusan, Rektor : Kita Siap Melangkah Menuju UIN
Jambi Resmi Punya 2 Bandara yang Didarati Pesawat Berbadan Lebar, Batik Air Perdana Mendarat di Muara Bungo
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 15:43 WIB

Bupati Monadi Hadiri Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Ajak Masyarakat Lestarikan Adat

Senin, 6 Juli 2026 - 15:36 WIB

Bersama Gubernur Al Haris, Bupati Monadi Resmikan Dimulainya Pembangunan RSUD Kerinci

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:44 WIB

Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik Sukses Digelar, Gubernur dan Ribuan Pengunjung Dipukau Festival Adat

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:00 WIB

Biaya Balik Nama Kendaraan 2026 Terbaru, BBNKB Bekas Gratis tapi Tetap Ada Biaya yang Harus Dibayar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:00 WIB

CPNS 2026 Jambi Berpotensi Ditiadakan, Ini Dampaknya bagi Pelamar dan Peluang Formasi Prioritas

Berita Terbaru