Keinginan Lama Murasman Dituntaskan Monadi: Kemenkes Turun, RS Bukit Tengah Siap Dibangun 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI-Langkah panjang membangun rumah sakit di Bukit Tengah, Siulak, akhirnya menemukan ujung. Gagasan yang pernah disuarakan mantan Bupati Kerinci, Murasman, bertahun-tahun lalu kini direalisasikan oleh putranya, Monadi, yang saat ini menjabat Bupati Kerinci.

Proyek peningkatan RSUD Kerinci Bukit Tengah menjadi rumah sakit Tipe C masuk dalam Program PHTC—salah satu agenda strategis nasional yang didorong pemerintah pusat. Kerinci menjadi salah satu daerah yang dinilai memenuhi kebutuhan layanan sekaligus kesiapan pelaksanaan. Paket anggarannya tak tanggung-tanggung: Rp170 miliar, dialokasikan pada 2026.

Baca Juga :  Wisata Danau Kaco : Mata Biru di Tengah Hutan Kerinci, Surga Tersembunyi Nusantara

Dengan peningkatan tipe, rumah sakit yang selama ini berstatus Pratama Tipe D bakal memiliki layanan spesialistik yang lebih lengkap. Selama bertahun-tahun, warga Kerinci harus menempuh rujukan jauh ke luar daerah untuk mendapatkan layanan tersebut.

Monadi menyebut keputusan pemerintah pusat sebagai “buah perjuangan panjang” yang mengatasi kendala layanan kesehatan di Kerinci.
“Ini lompatan besar bagi pelayanan kesehatan. Kami sangat berterima kasih atas perhatian Presiden dan Menteri Kesehatan,” ujar Monadi.

Tim dari Kementerian Kesehatan telah turun lebih awal melakukan survei lapangan. Kepala Dinas Kesehatan Kerinci, Hermendizal, menyebut langkah itu sebagai sinyal kuat bahwa pembangunan siap dieksekusi.
“2026 menjadi momentum penting bagi RSUD Kerinci untuk naik kelas,” kata Hermendizal.

Baca Juga :  Eks Kasi Intel Sungai Penuh Anton Rahmanto Resmi Pimpin Kejari Tanjab Barat

Jika proyek ini berjalan sesuai rencana, Kerinci bakal memiliki pusat layanan kesehatan yang lebih memadai—sebuah capaian yang tak hanya menuntaskan keinginan lama seorang mantan bupati, tetapi juga memenuhi kebutuhan masyarakat yang sudah terlalu lama menunggu layanan kesehatan yang layak.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Kabut Asap Kebakaran Hutan Menyebabkan Penyakit Apa? Kenali 8 Dampak Berbahaya bagi Kesehatan
Kualitas Udara Memburuk, Polres Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla
Surat Edaran Sekolah Daring di Jambi Ternyata Hoaks, Kominfo Ungkap Fakta Sebenarnya
BREAKING NEWS: Sekolah di Jambi Beralih ke Pembelajaran Daring Mulai 26 Agustus 2026
Gubernur Al Haris Lantik 31 Kepala SMA-SMK di Jambi, Ini Daftar Lengkap Namanya
Karhutla Jambi Kembali Membara, Lahan Gambut Muaro Jambi dan Sarolangun Terbakar
Biaya MRI 2026: Apakah Ditanggung BPJS? Cek Syarat dan Prosedurnya
BPJS Kesehatan 2026: Biaya yang Ditanggung, Cara Klaim, Syarat dan Prosedur Terbaru
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:08 WIB

Kabut Asap Kebakaran Hutan Menyebabkan Penyakit Apa? Kenali 8 Dampak Berbahaya bagi Kesehatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Polres Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker dan Waspadai Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Surat Edaran Sekolah Daring di Jambi Ternyata Hoaks, Kominfo Ungkap Fakta Sebenarnya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:55 WIB

BREAKING NEWS: Sekolah di Jambi Beralih ke Pembelajaran Daring Mulai 26 Agustus 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Gubernur Al Haris Lantik 31 Kepala SMA-SMK di Jambi, Ini Daftar Lengkap Namanya

Berita Terbaru