KERINCI-Hidup sebatang kara tak membuat Kariati (57), warga Desa Taman Jernih, Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur, menyerah. Namun penyakit gagal ginjal yang telah lama dideritanya kini membuat kondisinya semakin memprihatinkan. Ia harus menjalani perawatan intensif di RS Umum Kota Sungai Penuh karena kesehatannya terus menurun.
Dalam beberapa tahun belakangan, Kariati menjalani hidup di rumah sederhana dengan segala keterbatasan. Ketidakmampuannya menanggung biaya pengobatan membuat ia tak bisa lagi mengikuti terapi dan perawatan berkala yang sangat dibutuhkan pasien gagal ginjal.
Mengetahui keadaan tersebut, warga Desa Taman Jernih, pemuda setempat, hingga perantau Sungai Tutung di Malaysia bahu-membahu menggalang donasi. Aparat Babinsa juga ikut turun membantu proses pengumpulan dana.
Meski banyak pihak telah peduli, dana yang dibutuhkan untuk melanjutkan pengobatan Kariati masih jauh dari cukup.
Kepala Desa Taman Jernih, Ade Haryono, saat dikonfirmasi pada Jumat (28/11/2025), menyampaikan bahwa pihak desa terus berupaya mencari bantuan tambahan.
“Dia (Kariati) tinggal seorang diri dan kondisinya semakin berat. Kami bersama pemuda, masyarakat, dan Babinsa sudah berusaha mengumpulkan bantuan, tetapi masih belum mencukupi,” kata Ade Haryono.
Hingga kini, warga desa masih berusaha mengetuk pintu-pintu kebaikan agar pengobatan Kariati dapat terus dilakukan dan harapannya segera pulih.
Bagi masyarakat yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan melalui:
BRI – 555901022390530 a.n. Reka Afriani.
Editor : Dedi Dora








