SUNGAIPENUH – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golongan Karya Kota Sungai Penuh diprediksi bakal berlangsung panas dan penuh kejutan. Munculnya kandidat baru di luar struktur pengurus maupun anggota DPRD disebut semakin menguat menjelang pelaksanaan pemilihan ketua.
Berdasarkan penelusuran internal, figur baru tersebut disebut-sebut mulai mendapat dukungan signifikan dari jajaran Pimpinan Kecamatan (PK) Golkar di Kota Sungai Penuh. Dukungan ini dinilai menjadi sinyal kuat adanya dinamika politik yang cukup besar di tubuh partai berlambang beringin tersebut.
Sumber internal menyebutkan, kandidat baru itu digadang-gadang bakal menjadi pesaing serius bagi Hutri Randa dalam perebutan kursi ketua DPD Golkar Kota Sungai Penuh.
“Untuk Kota Sungai Penuh, memang muncul nama baru yang cukup menguat di tingkat Pimpinan Kecamatan. Ini jadi warna baru dalam Musda nanti,” ujar sumber tersebut.
Selain itu, pelaksanaan Musda Golkar Kota Sungai Penuh juga disebut menjadi yang terakhir dibandingkan daerah lain yang telah lebih dulu menggelar agenda serupa.
“Daerah lain sudah selesai Musda. Untuk Sungai Penuh, informasinya akan digelar dalam bulan ini,” tambahnya.
Dengan menguatnya kandidat baru serta dukungan dari struktur tingkat kecamatan, Musda kali ini diprediksi tidak berjalan mulus dan berpotensi menghadirkan persaingan ketat.
Situasi ini sekaligus membuka peluang terjadinya perubahan kepemimpinan di tubuh Golkar Kota Sungai Penuh, yang selama ini didominasi oleh figur lama.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pengurus DPD Golkar terkait daftar kandidat maupun jadwal pasti pelaksanaan Musda. Namun, dinamika yang berkembang menunjukkan bahwa kontestasi akan berlangsung menarik dan penuh kejutan. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









