Jalan Nasional Sungai Penuh Dikerjakan, Redaksi Kayonews Harapkan Aspal Ulang Bukan Tambal Sulam

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 01:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

SUNGAIPENUH Pengaspalan jalan nasional di jantung Sungai Penuh mulai dikerjakan pada Februari 2026. Pekerjaan terlihat berlangsung pada Senin malam, dengan aktivitas pengelupasan aspal lama menggunakan alat berat serta kendaraan roda empat dan enam yang mengangkut material hasil kupasan untuk dibuang.

Pantauan di lapangan menunjukkan pekerjaan terfokus di kawasan Lapangan Merdeka dan Jalan Martadinata, yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat Kota Sungai Penuh. Proses pengelupasan aspal dilakukan secara bertahap untuk mempersiapkan permukaan jalan sebelum tahap lanjutan perbaikan.

Dimulainya pekerjaan tersebut disambut positif oleh warga. Pasalnya, ruas jalan nasional di pusat kota itu disebut sudah lebih dari 15 tahun tidak dilakukan pengaspalan menyeluruh dan selama ini hanya mendapatkan penanganan tambal sulam setiap tahunnya.

Baca Juga :  JPU Tuntut Rangga Yupiter 15 Tahun Penjara 

Kondisi jalan yang tidak rata, berlubang, dan mudah tergenang air dinilai mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. Karena itu, masyarakat berharap pekerjaan yang sedang berlangsung bukan sekadar perbaikan sementara.

Pimpinan Redaksi Kayonews.co.id, Dedi Dora, menilai pengaspalan ulang jalan nasional di pusat Kota Sungai Penuh sudah sangat layak dilakukan. Selain faktor kelayakan, pengaspalan menyeluruh dinilai akan meningkatkan estetika kawasan pusat kota.
Menurutnya, hingga kini belum ada kepastian apakah pekerjaan tersebut merupakan pengaspalan ulang secara menyeluruh atau masih bersifat tambal sulam. Namun, harapan publik jelas agar perbaikan dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Harga Cabai di Sungai Penuh Melonjak ke Rp80.000 per Kg, Ibu Rumah Tangga Keluhkan Beban Belanja

“Jalan nasional di pusat kota ini sudah tidak layak lagi jika hanya ditambal. Kita berharap dilakukan pengaspalan ulang agar hasilnya lebih baik dan tahan lama,” ujarnya.

Di lapangan, sejumlah pekerja tampak aktif melakukan pengelupasan aspal lama. Diketahui, tenaga kerja yang terlibat merupakan pekerja dari pengusaha lokal Kota Sungai Penuh bernama Hendra Oyong, yang dikenal masyarakat dengan sebutan Pak Sihok. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule
PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak
Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi
Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg
Walikota Sungai Penuh Alfin Segera Pilih Dewas PDAM Tirta Khayangan 2026–2030
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:54 WIB

Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:13 WIB

PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola

Senin, 1 Juni 2026 - 09:08 WIB

Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi

Berita Terbaru