Jakarta-Harga BBM Pertamina kembali mengalami penyesuaian per 26 Maret 2026 dan menjadi perhatian masyarakat di berbagai daerah. Sejumlah jenis bahan bakar non-subsidi tercatat mengalami kenaikan tipis, mengikuti tren fluktuasi harga minyak global dan nilai tukar rupiah. Kebijakan ini berlaku di banyak wilayah, termasuk DKI Jakarta, Sumatera Barat, Riau, dan Jambi.
Di DKI Jakarta, harga Pertamax kini berada di level Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Turbo dijual Rp13.100 dan Pertamax Green Rp12.900. Untuk BBM jenis diesel, Pertamina Dex dibanderol Rp14.350 dan Dexlite Rp14.200. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite tetap Rp10.000 dan Biosolar Rp6.800 per liter, sehingga masih menjadi pilihan utama masyarakat.
Berbeda dengan ibu kota, harga BBM di Sumatera Barat tercatat sedikit lebih tinggi. Pertamax dijual Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo Rp13.650, Pertamina Dex Rp15.100, dan Dexlite Rp14.800. Meski demikian, harga Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan dan tetap di angka Rp10.000 serta Rp6.800 per liter.
Kondisi serupa juga terjadi di Riau, di mana harga BBM non-subsidi mengikuti pola yang sama seperti Sumatera Barat. Pertamax dijual Rp12.900, Pertamax Turbo Rp13.650, Pertamina Dex Rp15.100, dan Dexlite Rp14.800. Stabilnya harga BBM subsidi menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat.
Sementara itu di Jambi, harga BBM sedikit lebih rendah dibanding dua provinsi sebelumnya. Pertamax dijual Rp12.600 per liter, Pertamax Turbo Rp13.350, Pertamina Dex Rp14.800, dan Dexlite Rp14.500. Harga Pertalite dan Biosolar tetap sama, yaitu Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
Penyesuaian harga BBM oleh Pertamina ini tidak lepas dari dinamika pasar energi global, termasuk harga minyak mentah dunia dan kurs rupiah terhadap dolar AS. Selain itu, kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas energi nasional juga turut memengaruhi penetapan harga tersebut.
Kenaikan harga BBM non-subsidi ini dinilai masih dalam batas wajar dan tidak terlalu membebani masyarakat secara signifikan. Namun demikian, sektor transportasi dan logistik tetap perlu melakukan penyesuaian agar tidak berdampak pada harga barang dan jasa di pasar.
Dengan adanya update harga BBM terbaru ini, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam penggunaan bahan bakar serta mempertimbangkan efisiensi kendaraan. Informasi resmi terkait harga BBM juga dapat diakses melalui SPBU atau kanal resmi Pertamina untuk memastikan data yang akurat dan terbaru. (*/Tim)









