Cara Daftar KUR BRI, BTN, dan BSI 2026: Syarat, Dokumen, dan Prosedur Lengkap

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAIPENUH-Pendaftaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk tahun 2026 di bank BRI, BTN, dan BSI kini semakin mudah karena bisa dilakukan baik secara online maupun offline. Program KUR tetap menjadi pilihan utama pelaku UMKM di Indonesia untuk memperoleh pembiayaan ringan dengan bunga rendah, atau berbasis syariah pada BSI.

Kemudahan akses yang diberikan pemerintah dan perbankan membuat proses pengajuan semakin cepat bagi masyarakat yang memenuhi syarat.
Calon debitur yang ingin mengajukan KUR wajib memenuhi syarat umum seperti berstatus Warga Negara Indonesia, berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah, serta memiliki usaha produktif yang telah berjalan sekurang-kurangnya enam bulan. Selain itu, calon penerima tidak boleh sedang memiliki pinjaman produktif di bank lain, kecuali pinjaman konsumtif seperti kredit rumah, kendaraan, atau kartu kredit. Riwayat kredit juga harus bersih dan tidak masuk dalam daftar hitam BI atau OJK.

Dokumen dasar yang wajib disiapkan sebelum mengajukan KUR antara lain KTP, Kartu Keluarga, IUMK atau SKU, serta NPWP jika pengajuan melebihi plafon lima puluh juta rupiah. Beberapa bank juga dapat meminta laporan keuangan sederhana sebagai bahan evaluasi kelayakan usaha.

Baca Juga :  Tabel KUR BRI Agustus 2026 Pinjaman Rp30 Juta, Cek Angsuran dan Syarat Pengajuan

Kelengkapan dokumen akan mempercepat proses verifikasi yang dilakukan pihak bank.
BRI menyediakan proses pendaftaran KUR melalui website resmi kur.bri.co.id, aplikasi BRImo, maupun secara langsung di kantor cabang. Melalui jalur online, pemohon cukup membuat akun, mengisi data diri dan usaha, mengunggah dokumen penting, kemudian menunggu proses verifikasi yang dilakukan sistem dan petugas bank. BRI menjadi pilihan utama karena prosesnya relatif cepat dan jaringan cabangnya sangat luas.

BTN tetap membuka layanan KUR yang biasanya diajukan secara offline melalui kantor cabang terdekat. Konsultasi langsung dengan petugas bank memberi kemudahan bagi calon debitur untuk menentukan jenis KUR yang paling sesuai dengan kebutuhan usahanya, baik mikro, kecil, maupun pembiayaan investasi. Informasi lengkap juga tersedia di situs resmi BTN yang menyediakan detail produk pembiayaan UMKM.

Untuk nasabah yang mencari pembiayaan syariah, BSI menyediakan KUR tanpa bunga melalui skema margin sesuai prinsip syariah. Pengajuan dapat dilakukan secara langsung ke kantor cabang BSI, sementara informasi produk bisa diakses melalui layanan digital seperti BSI Salam Digital atau website resmi BSI. Opsi ini menjadi pilihan bagi pelaku usaha yang ingin mendapatkan pembiayaan tanpa riba.

Baca Juga :  KUR BRI 2026: Tabel Angsuran Rp50 Juta, Rp100 Juta hingga Rp500 Juta, Cek Bunga dan Syarat Pengajuan

Setelah pengajuan dilakukan, pihak bank akan melalui beberapa tahapan penting seperti verifikasi dokumen, survei lapangan, dan penilaian kelayakan usaha. Survei ini dilakukan untuk memastikan bahwa usaha calon debitur benar-benar produktif dan layak menerima pembiayaan. Keberhasilan proses ini sangat ditentukan oleh konsistensi usaha dan kelengkapan dokumen yang diajukan.

Jika dinyatakan lolos, dana KUR dapat dicairkan sesuai dengan plafon yang diajukan. Semua bank memastikan proses pencairan dilakukan secara transparan dan mengikuti aturan pemerintah. Dengan memahami persyaratan, dokumen, serta langkah pendaftaran yang benar, pelaku UMKM dapat memperoleh pembiayaan lebih cepat dan mendukung perkembangan usaha di tahun 2026.

Berita Terkait

Pre-order iPhone 18 Pro Dibuka Hari Ini, Harga Mulai Rp21,11 Juta: Cek Spesifikasi dan Fitur Terbarunya
Harga Emas Antam Hari Ini 12 September 2026: 1 Gram Rp2,604 Juta, Cek Daftar Lengkapnya
Cari Ide Bisnis? Ini 7 Usaha yang Bisa Dilirik Saat Kualitas Udara Memburuk
Harga BBM 12 September 2026 di Sumatera dan Jawa: Pertamax Berpotensi Naik, Subsidi Tetap
Harga Emas Pegadaian 12 September 2026 Turun, Antam dan UBS Kompak Merosot
Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Pertamax Berpotensi Naik hingga Rp20.000 per Liter
Home Insurance 2026: 9 Things Your Policy May Not Cover
Harga Minyak Dunia Tembus US$108, Pemerintah Pastikan BBM Subsidi Tak Naik
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:00 WIB

Pre-order iPhone 18 Pro Dibuka Hari Ini, Harga Mulai Rp21,11 Juta: Cek Spesifikasi dan Fitur Terbarunya

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 12 September 2026: 1 Gram Rp2,604 Juta, Cek Daftar Lengkapnya

Sabtu, 12 September 2026 - 10:00 WIB

Cari Ide Bisnis? Ini 7 Usaha yang Bisa Dilirik Saat Kualitas Udara Memburuk

Sabtu, 12 September 2026 - 09:30 WIB

Harga BBM 12 September 2026 di Sumatera dan Jawa: Pertamax Berpotensi Naik, Subsidi Tetap

Sabtu, 12 September 2026 - 07:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Pertamax Berpotensi Naik hingga Rp20.000 per Liter

Berita Terbaru