Jakarta-Bunga KPR September 2026 kembali menjadi perhatian calon pembeli rumah. Perbedaan suku bunga antarbank dapat memengaruhi besarnya cicilan setiap bulan hingga puluhan juta rupiah selama masa kredit.
Sejumlah bank besar seperti BRI, Bank Mandiri, BTN, BCA dan BNI menawarkan berbagai skema KPR dengan bunga fixed maupun promo. Namun, calon debitur perlu berhati-hati karena bunga promo yang terlihat rendah biasanya hanya berlaku pada periode tertentu. Setelah masa fixed berakhir, cicilan dapat berubah mengikuti bunga floating.
Berdasarkan informasi yang tersedia pada September 2026, berikut perbandingan sejumlah penawaran KPR yang bisa menjadi pertimbangan.
Daftar Bunga KPR September 2026
| Bank | Contoh bunga | Keterangan |
|---|---|---|
| BRI | Mulai sekitar 1,75% pada program tertentu | Bergantung program dan tenor |
| Bank Mandiri | Mulai sekitar 4,88% pada skema tertentu | Fixed, syarat dan tenor berlaku |
| BCA | Mulai 1,23% pada promo tertentu | Minimum tenor berlaku |
| BTN | Mulai sekitar 2,65% pada program tertentu | Tergantung program KPR |
| BNI | Sekitar 5,75% pada perbandingan skema tertentu | Fixed, ketentuan berlaku |
Catatan: angka di atas bukan berarti semua nasabah otomatis mendapatkan bunga tersebut. Bank dapat menetapkan bunga berdasarkan jenis produk, tenor, profil debitur, nilai kredit, program promo, serta persyaratan lainnya.
BCA, misalnya, saat ini mencantumkan skema promo fixed mulai 1,23% dengan minimum tenor tertentu. BCA juga menyediakan berbagai pilihan fixed lainnya. Setelah periode fixed berakhir, bunga berubah menjadi floating dan ditinjau secara berkala.
Sementara itu, BRI menyediakan simulator KPR resmi dan menjelaskan bahwa setelah periode fixed berakhir, suku bunga yang berlaku adalah floating rate. BRI juga mengingatkan bahwa simulasi belum memasukkan seluruh biaya lainnya.
BCA Punya Promo Bunga Mulai 1,23 Persen
Salah satu angka paling rendah yang tercantum pada informasi KPR September 2026 berasal dari program promo BCA.
BCA mencantumkan bunga fixed 1,23% efektif per tahun untuk skema tertentu dengan minimum tenor enam tahun. BCA juga mencantumkan pilihan bunga fixed 2 tahun mulai 2,35% untuk tenor tertentu.
Namun, angka tersebut tidak bisa langsung dibandingkan dengan bunga fixed satu tahun dari bank lain karena periode fixed dan minimum tenor berbeda.
Untuk KPR pembelian reguler, BCA juga mencantumkan pilihan fixed 1 tahun 7%, fixed 2 tahun 7,5%, fixed 3 tahun 8%, dan fixed 5 tahun 8,5% pada skema regulernya. Informasi tersebut berlaku hingga 31 Oktober 2026.
Bagaimana dengan Bank Mandiri?
Bank Mandiri juga menyediakan program KPR hingga akhir 2026. Informasi resmi bank menyebut program Mandiri KPR berlaku untuk aplikasi yang masuk hingga 31 Desember 2026, dengan persyaratan tertentu berdasarkan usia, pekerjaan dan penghasilan calon debitur.
Dalam perbandingan bunga KPR yang dipublikasikan pada September 2026, Bank Mandiri disebut memiliki bunga fixed sekitar 4,88% pada skema tertentu.
Tetapi pembaca tetap perlu melihat detail program sebelum mengambil keputusan karena bunga promo dan bunga reguler dapat berbeda.
BRI Menawarkan Berbagai Skema KPR
BRI juga mempunyai sejumlah program KPR dengan kombinasi bunga fixed dan floating.
Dalam salah satu informasi promo resmi BRI tahun 2026, terdapat contoh skema 2,50% fixed 1 tahun, 3,45% fixed 3 tahun, serta beberapa pilihan fixed 5 tahun. Namun, promo tersebut memiliki periode dan persyaratan tertentu sehingga tidak boleh dianggap sebagai tarif umum sepanjang tahun.
Untuk mengetahui cicilan berdasarkan plafon, tenor dan bunga tertentu, BRI menyediakan simulasi KPR resmi.
BTN Cocok untuk Pembeli Rumah dan KPR Subsidi
BTN tetap menjadi salah satu bank yang paling banyak diperhatikan calon pembeli rumah karena fokus bisnisnya di sektor perumahan.
BTN menyediakan fasilitas simulasi KPR yang memungkinkan calon debitur memasukkan harga rumah, uang muka, tenor dan estimasi bunga untuk mengetahui perkiraan cicilan.
BTN juga mempublikasikan SBDK KPR/KPA. Namun, penting diketahui bahwa SBDK bukan sama dengan bunga promo KPR yang diterima setiap nasabah karena SBDK tidak memasukkan sejumlah komponen risiko dan mengecualikan suku bunga khusus atau promo.
Simulasi KPR Rp500 Juta
Agar lebih mudah membandingkan, berikut contoh simulasi.
Misalnya:
- Harga rumah: Rp500 juta
- DP: Rp100 juta
- Pinjaman: Rp400 juta
- Tenor: 20 tahun
- Sistem perhitungan: angsuran anuitas
- Belum termasuk biaya provisi, administrasi, asuransi dan notaris.
Dengan asumsi bunga efektif tetap selama simulasi, perkiraannya:
| Asumsi bunga | Perkiraan cicilan/bulan |
|---|---|
| 4,88% | ± Rp2,61 juta |
| 5,25% | ± Rp2,70 juta |
| 5,50% | ± Rp2,75 juta |
| 5,75% | ± Rp2,81 juta |
| 9% | ± Rp3,60 juta |
| 11% | ± Rp4,13 juta |
Perlu diperhatikan: angka tersebut merupakan simulasi matematis, bukan penawaran resmi bank. Dalam praktiknya, bunga KPR biasanya berubah setelah masa fixed selesai.
Sebagai pembanding, BTN sendiri memberikan contoh KPR Rp400 juta dengan tenor 20 tahun dan asumsi bunga 9%, yang menghasilkan cicilan sekitar Rp3,6 juta per bulan.
KPR Rp1 Miliar, Cicilannya Berapa?
Jika plafon pinjaman mencapai Rp1 miliar, dengan tenor 20 tahun, gambaran cicilan berdasarkan asumsi bunga yang sama adalah:
| Asumsi bunga | Perkiraan cicilan/bulan |
|---|---|
| 4,88% | ± Rp6,53 juta |
| 5,25% | ± Rp6,74 juta |
| 5,50% | ± Rp6,88 juta |
| 5,75% | ± Rp7,02 juta |
| 9% | ± Rp8,99 juta |
| 11% | ± Rp10,32 juta |
Semakin tinggi bunga setelah periode fixed berakhir, semakin besar pula cicilan bulanan yang harus dibayar.
Jangan Terjebak Bunga Promo
Kesalahan yang sering dilakukan calon pembeli rumah adalah langsung memilih bank dengan angka bunga paling kecil.
Misalnya, bunga 1,23% terlihat jauh lebih murah dibandingkan bunga 5%. Namun, pembeli harus mengecek:
- Berapa lama bunga tersebut berlaku?
- Berapa minimum tenor?
- Berapa bunga setelah masa fixed?
- Berapa bunga floating?
- Berapa biaya provisi?
- Berapa biaya administrasi?
- Berapa biaya appraisal?
- Berapa biaya asuransi?
- Apakah ada penalti pelunasan lebih awal?
- Apakah promo memiliki syarat khusus?
BCA, misalnya, menjelaskan bahwa setelah masa fixed berakhir, bunga floating berlaku dan ditinjau secara berkala. BCA juga mencantumkan biaya provisi, administrasi, appraisal, asuransi dan biaya lain yang perlu diperhitungkan calon debitur.
Jadi, Bank Mana yang Paling Murah?
Tidak ada satu bank yang otomatis paling murah untuk semua calon debitur.
Jika hanya melihat angka promo terendah, beberapa program BCA atau bank lain dapat terlihat sangat menarik. Namun, perbandingan yang lebih adil harus menggunakan total biaya KPR, bukan hanya bunga pada tahun pertama.
Untuk calon pembeli rumah, strategi yang lebih aman adalah meminta penawaran dari minimal dua atau tiga bank kemudian membandingkan:
total cicilan + provisi + administrasi + appraisal + asuransi + notaris + bunga setelah fixed.
Dengan cara tersebut, calon debitur bisa mengetahui bank mana yang benar-benar memberikan biaya KPR paling rendah sesuai kondisi keuangannya.
Kesimpulan
Bunga KPR September 2026 sangat beragam. BRI, Bank Mandiri, BTN, BCA dan BNI sama-sama memiliki skema KPR dengan bunga promo maupun fixed yang berbeda.
Jangan hanya mengejar bunga paling rendah. Perhatikan juga masa berlaku bunga promo dan besarnya floating rate setelah masa fixed berakhir.
Untuk pinjaman Rp400 juta selama 20 tahun, selisih bunga beberapa persen saja dapat membuat cicilan bulanan berbeda ratusan ribu rupiah. Karena itu, simulasi sebelum mengajukan KPR menjadi langkah penting.
Disclaimer: angka bunga dan simulasi dapat berubah mengikuti kebijakan bank, program promo, profil debitur dan tanggal pengajuan. Pembaca disarankan memeriksa penawaran resmi bank sebelum mengajukan kredit. (*)
Editor : Fanda Yosephta









