JAKARTA- Program British Academy International Fellowship 2026 resmi dibuka dan menjadi peluang emas bagi mahasiswa doktoral serta lulusan S3 asal Indonesia yang ingin mengembangkan riset di Inggris. Fellowship ini diselenggarakan oleh British Academy, lembaga akademik nasional Inggris yang menaungi bidang humaniora dan ilmu sosial, serta dikenal luas memiliki reputasi internasional.
Melalui skema ini, peneliti terpilih akan menjalankan penelitian penuh waktu di universitas atau institusi riset terkemuka di Inggris. British Academy International Fellowship ditujukan bagi peneliti tahap awal karier (early career researcher), termasuk mahasiswa S3 tahap akhir maupun lulusan S3, yang memiliki proposal riset kuat dan relevan dengan isu global.
Cakupan pendanaan fellowship ini tergolong sangat kompetitif dan komprehensif. Peserta akan memperoleh pendanaan penuh untuk kegiatan penelitian di Inggris, sehingga fokus utama dapat diarahkan pada pengembangan riset tanpa terbebani biaya hidup dan operasional akademik selama masa fellowship.
Selain pendanaan utama, British Academy juga memberikan bantuan relokasi hingga £8.000 atau setara sekitar Rp156 juta. Dana ini ditujukan untuk membantu kebutuhan awal peserta saat berpindah ke Inggris, seperti akomodasi, transportasi, dan penyesuaian logistik lainnya selama masa awal riset.
Tak hanya itu, peserta juga berhak menerima dukungan biaya penelitian hingga £12.000 atau sekitar Rp234 juta. Dana ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan riset, termasuk pengumpulan data, perjalanan akademik, konferensi, maupun kebutuhan pendukung penelitian lainnya sesuai ketentuan lembaga penyelenggara.
Informasi mengenai fellowship ini juga dikurasi dan dipublikasikan melalui platform edukasi LuarKampus. Meski demikian, LuarKampus hanya berperan sebagai penyedia informasi, sementara proses pendaftaran dan seleksi tetap dilakukan secara resmi melalui sistem milik British Academy.
Batas waktu pendaftaran British Academy International Fellowship 2026 ditetapkan hingga 5 Januari 2026. Mengingat tingkat persaingan yang tinggi, para calon pelamar disarankan segera menyiapkan proposal riset, CV akademik, serta memastikan dukungan dari institusi atau supervisor di Inggris.
Program ini diharapkan dapat membuka jalan kolaborasi riset internasional sekaligus meningkatkan kontribusi akademisi Indonesia di tingkat global. Dengan dukungan dana besar dan reputasi kuat British Academy, fellowship ini menjadi salah satu skema riset luar negeri paling prestisius yang patut diperjuangkan oleh peneliti Indonesia.
Pilihan Judul SEO
British Academy International Fellowship 2026 Dibuka, Peluang Riset Bergengsi di Inggris
Mahasiswa dan Lulusan S3 Indonesia Bisa Ikut British Academy International Fellowship 2026
Fellowship Riset ke Inggris dengan Dana Ratusan Juta, Ini Syaratnya
British Academy Buka International Fellowship 2026, Deadline 5 Januari
Kesempatan Emas Peneliti Indonesia, British Academy International Fellowship 2026









