INDERPURA – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri rangkaian upacara adat Patang Balimau di Inderapura, Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (17/2/2026).
Kehadiran Azhar didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sungai Penuh, Mawarti Azhar. Keduanya disambut hangat oleh ninik mamak serta unsur Kerapatan Nagari Inderapura sebelum mengikuti jalannya prosesi adat.
Tradisi Penyucian Diri Sambut Ramadan
Patang Balimau merupakan tradisi masyarakat setempat yang digelar sebagai bentuk penyucian diri sebelum memasuki Ramadan. Secara filosofi, balimau dimaknai sebagai upaya membersihkan diri lahir dan batin, sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
Prosesi berlangsung khidmat dengan melibatkan tokoh adat, alim ulama, serta masyarakat dari berbagai kalangan. Nilai kebersamaan dan penghormatan terhadap adat istiadat terlihat kuat dalam setiap tahapan kegiatan.
Dalam sambutannya, Azhar Hamzah menyampaikan rasa terima kasih atas undangan yang diberikan. Ia menilai, tradisi seperti Patang Balimau menjadi bukti bahwa kearifan lokal masih terjaga di tengah perkembangan zaman.
“Ini bukan sekadar seremoni adat, tetapi juga pengingat bahwa kita memiliki akar budaya yang kuat dan harus terus dirawat,” ungkapnya.
Perkuat Identitas Budaya dan Nilai Religius
Azhar menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara adat dan agama dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, tradisi menyambut Ramadan seperti Patang Balimau menjadi momentum untuk memperkokoh persatuan serta mempererat silaturahmi.
Ia juga berharap generasi muda dapat terus dilibatkan dalam kegiatan adat agar nilai-nilai budaya Minangkabau tidak tergerus arus modernisasi.
“Kita ingin tradisi ini tetap hidup dan menjadi warisan berharga bagi anak cucu kita,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Inderapura menunjukkan komitmen menjaga identitas budaya sekaligus mempersiapkan diri secara spiritual menyambut bulan penuh berkah.
Editor : Dedi Dora









