Algoritma Shopee 2026 Berubah, Penjual Wajib Adaptasi Strategi Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BISNIS – Platform e-commerce Shopee terus mengembangkan sistem algoritmanya di tahun 2026 dengan mengadopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI). Perubahan ini menuntut para pelaku usaha untuk menyesuaikan strategi penjualan agar produk dapat bersaing dan tampil di halaman utama pencarian.

Dalam sistem terbaru, algoritma tidak lagi hanya mengandalkan kata kunci, tetapi juga menilai performa produk berdasarkan tingkat interaksi pengguna seperti klik (click-through rate/CTR), engagement (like, simpan, dan bagikan), serta konversi penjualan.

Fokus pada Perilaku Pengguna

Pengamat e-commerce menilai, pendekatan berbasis AI membuat sistem Shopee semakin menitikberatkan pada perilaku pengguna. Produk yang banyak diklik dan menghasilkan transaksi dinilai lebih relevan untuk ditampilkan kepada calon pembeli lainnya.

“Sekarang bukan hanya soal tampil di pencarian, tapi bagaimana produk tersebut benar-benar menarik perhatian dan menghasilkan penjualan,” ujar salah satu praktisi digital marketing.

Konten Produk Jadi Penentu Utama

Baca Juga :  Cara Isi Saldo BRIZZI untuk Tol 2026, Praktis Lewat HP Tanpa Ribet

Perubahan algoritma juga mendorong penjual untuk meningkatkan kualitas konten produk. Foto berkualitas tinggi dan video produk kini menjadi faktor penting dalam menarik minat pembeli.

Selain itu, judul dan deskripsi produk harus disusun secara strategis dengan memasukkan kata kunci yang relevan, tanpa berlebihan. Konten yang informatif dan jelas dinilai mampu meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus mendorong konversi.

Fitur Interaktif Makin Diutamakan

Shopee juga memperkuat fitur interaktif seperti live streaming dan video pendek. Penjual yang aktif menggunakan fitur ini dinilai memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan visibilitas produk.

Program promosi seperti gratis ongkir, flash sale, serta penggunaan iklan digital seperti Shopee Ads juga menjadi faktor pendukung dalam meningkatkan performa produk di platform.

Kualitas Toko Ikut Berpengaruh

Tidak hanya produk, performa toko juga menjadi penilaian penting dalam algoritma. Respons cepat terhadap pelanggan, tingkat penyelesaian pesanan, serta minimnya pembatalan menjadi indikator utama dalam menentukan peringkat produk.

Baca Juga :  Bahaya Kebocoran Data Bisnis di Era AI, Kerugian Bisa Capai Miliaran Rupiah

Tren Produk 2026

Dari sisi tren, produk kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau masih mendominasi pasar. Selain itu, produk yang mengikuti tren viral di media sosial juga memiliki peluang besar untuk cepat naik peringkat.

Pelaku usaha juga disarankan memanfaatkan data yang tersedia di fitur Seller Center untuk menganalisis performa produk dan memahami tren pasar.

Dorong Penjual Lebih Adaptif

Dengan perubahan ini, Shopee dinilai mendorong penjual untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perilaku konsumen. Strategi berbasis data, kreativitas konten, serta konsistensi dalam promosi menjadi kunci utama untuk bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Perubahan algoritma ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem marketplace yang lebih kompetitif dan memberikan pengalaman belanja yang lebih relevan bagi pengguna.

Berita Terkait

Top CRM Software Compared in 2026: Best CRM Platforms for Sales, Marketing, and Business Growth
Best Car Insurance Companies in the USA (2026 Guide): Compare Rates, Coverage, Discounts & Save Up to $1,200 Per Year
Promo PLN Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 27 Juli 2026, Simak Syarat dan Daftar Harganya
Cara Mengatur Keuangan agar Bisa Menabung Rp100 Juta, Panduan Lengkap untuk Pemula
1 Riyal Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs Riyal Arab Saudi ke Rupiah Terbaru 22 Juli 2026
Kurs Ringgit ke Rupiah Hari Ini 22 Juli 2026, 1 MYR Berapa Rupiah? Cek Nilai Tukar Terbaru
Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp29,29 Triliun, Begini Strategi Pramono Jaga Ekonomi dan Inflasi
Hak dan Kewajiban Ojol Bakal Diatur dalam Undang-Undang Khusus, DPR Ungkap Alasannya
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:00 WIB

Top CRM Software Compared in 2026: Best CRM Platforms for Sales, Marketing, and Business Growth

Kamis, 23 Juli 2026 - 03:02 WIB

Best Car Insurance Companies in the USA (2026 Guide): Compare Rates, Coverage, Discounts & Save Up to $1,200 Per Year

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:02 WIB

Promo PLN Diskon Tambah Daya 50 Persen hingga 27 Juli 2026, Simak Syarat dan Daftar Harganya

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:42 WIB

Cara Mengatur Keuangan agar Bisa Menabung Rp100 Juta, Panduan Lengkap untuk Pemula

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:01 WIB

1 Riyal Berapa Rupiah Hari Ini? Cek Kurs Riyal Arab Saudi ke Rupiah Terbaru 22 Juli 2026

Berita Terbaru

Internasional

Benarkah Lamine Yamal Masih Keluarga Lionel Messi? Simak Faktanya

Kamis, 23 Jul 2026 - 04:00 WIB