Isu Jusuf Kalla ke Iran Dibantah, Ternyata Sedang Misi Perdamaian di ASEAN

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kabar yang menyebut Jusuf Kalla terbang ke Iran beredar luas di media sosial. Namun, informasi tersebut dipastikan tidak benar.

Juru bicara JK, Husain Abdullah, menegaskan bahwa mantan Wakil Presiden RI itu saat ini sedang melakukan kunjungan ke sejumlah negara di kawasan ASEAN dalam rangka agenda dialog perdamaian.

“Pak JK tidak ke Teheran, melainkan ke beberapa negara ASEAN untuk menghadiri undangan dialog tentang perdamaian,” ujar Husain, Kamis (26/3/2026).

Video Viral Dinilai Tidak Sesuai Fakta

Husain menjelaskan bahwa video yang beredar di media sosial, yang memperlihatkan JK berada di dalam pesawat dan dikaitkan dengan perjalanan ke Iran, merupakan informasi yang keliru.

Baca Juga :  PPPK Terancam PHK di Daerah, Ini Tanggapan BKN

Ia menegaskan bahwa perjalanan tersebut merupakan bagian dari kegiatan diplomasi non-formal yang telah dijadwalkan sebelumnya, berlangsung pada 25 hingga 28 Maret 2026.

Dalam agenda tersebut, JK turut didampingi oleh Prof. Hamid Awaludin dalam berbagai forum dialog internasional.

PMI Tetap Kirim Bantuan ke Iran

Meski JK tidak berada di Iran, organisasi kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) yang dipimpinnya tetap akan mengirimkan bantuan ke negara tersebut.

Bantuan berupa obat-obatan dijadwalkan dikirim pada awal April 2026 sebagai bagian dari misi kemanusiaan merespons dampak konflik di kawasan Timur Tengah.

“PMI sedang mempersiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Iran, tetapi itu tidak berkaitan dengan kunjungan JK ke ASEAN,” jelas Husain.

Baca Juga :  Tarif Kapal Merak–Bakauheni Turun Saat Mudik 2026, ASDP Hapus Tiket Eksekutif

Diplomasi Perdamaian di Tengah Konflik Global

Kunjungan JK ke sejumlah negara ASEAN dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong dialog dan stabilitas kawasan, di tengah meningkatnya tensi geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah.

Sebagai tokoh senior nasional yang kerap terlibat dalam berbagai proses perdamaian internasional, JK dikenal aktif dalam diplomasi kemanusiaan dan resolusi konflik.

Pentingnya Klarifikasi di Era Informasi Digital

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya verifikasi informasi di era digital. Penyebaran informasi yang tidak akurat berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik.

Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada sumber resmi.

Berita Terkait

Film Digger Tayang di Indonesia, Tom Cruise Berusaha Selamatkan Dunia
Kapolda Metro Jaya Sebar Nomor WhatsApp Aduan 08118129494, Warga Bisa Laporkan Gangguan Kamtibmas
Segini Gaji Ketua dan Anggota Ombudsman R
Kapolri Suyudi Mutasi 199 Perwira, 3 Kapolda dan Kakorlantas Diganti
Perpres Ojol Nomor 27 Tahun 2026: Ini 4 Poin yang Ditunggu Pengemudi
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Menang, Martin Posisi 4
MotoGP Mandalika 2026: Marc Marquez Bertekad Berdamai dengan Sirkuit
Perpres Ojol 2026 Resmi Disahkan, Ini 4 Aturan Penting bagi Driver
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Film Digger Tayang di Indonesia, Tom Cruise Berusaha Selamatkan Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kapolda Metro Jaya Sebar Nomor WhatsApp Aduan 08118129494, Warga Bisa Laporkan Gangguan Kamtibmas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Segini Gaji Ketua dan Anggota Ombudsman R

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Kapolri Suyudi Mutasi 199 Perwira, 3 Kapolda dan Kakorlantas Diganti

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Perpres Ojol Nomor 27 Tahun 2026: Ini 4 Poin yang Ditunggu Pengemudi

Berita Terbaru