Bunga Deposito Terbaru 2026: BRI Paling Tinggi, Mandiri dan BNI Segini

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Deposito masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin menyimpan dana dengan aman sekaligus mendapatkan imbal hasil pasti. Instrumen ini dinilai stabil karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sehingga risiko kerugian bisa ditekan dibandingkan investasi lain seperti saham atau kripto.

Di tengah kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, kebijakan Bank Indonesia yang menahan suku bunga acuan di level 4,75% ikut menjaga daya tarik deposito. Stabilitas ini membuat bank masih mampu menawarkan bunga yang kompetitif kepada nasabah.

Sejumlah bank pelat merah seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, dan Bank Negara Indonesia terpantau belum melakukan perubahan besar pada bunga deposito hingga akhir Maret 2026.

Baca Juga :  Cara Cepat Ajukan Laporan Gagal Setor Tunai di ATM BRI lewat BRImo, Dana Dijanjikan Kembali Maksimal 14 Hari

Dari ketiga bank tersebut, BRI menjadi yang paling menarik perhatian karena menawarkan bunga hingga 3,00% per tahun untuk tenor pendek seperti 1 dan 3 bulan. Angka ini menjadi yang tertinggi di antara bank BUMN lainnya.

Sementara itu, Bank Mandiri menawarkan bunga deposito di kisaran 2,25% hingga 2,50% per tahun. Bunga tertinggi biasanya berlaku untuk tenor lebih panjang seperti 6 hingga 24 bulan, sedangkan tenor pendek cenderung lebih rendah.

Baca Juga :  Debt Collector Pinjol Tak Bisa Teror Nasabah, Ini Aturan OJK 2025 dan Ancaman Penjaranya

Berbeda lagi dengan BNI yang memberikan bunga deposito antara 2,25% hingga 2,75% per tahun. Bunga tertinggi berlaku untuk tenor 6 bulan, sementara tenor 1 bulan berada di level paling rendah.

Menariknya, masing-masing bank juga memberikan kemudahan dalam pembukaan deposito. Mulai dari nominal ringan Rp1 juta melalui layanan digital hingga puluhan juta rupiah untuk pembukaan di kantor cabang.

Dengan kondisi ini, deposito tetap menjadi pilihan investasi aman dengan imbal hasil pasti. Apalagi di tengah ketidakpastian pasar, instrumen ini cocok bagi investor yang mengutamakan keamanan sekaligus stabilitas keuntungan. (*/Tim)

Berita Terkait

Jelang Pengumuman MSCI, IHSG Ditutup Merah dan Ratusan Saham Ambruk
Huawei Watch Fit 5 Series Resmi Hadir di Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.445 per Dolar AS, Geopolitik Global Jadi Pemicu
IHSG 11 Mei 2026 Ditutup Ambles ke 6.905, Saham BMRI hingga CUAN Rontok Saat Investor Wait and See
IHSG Hari Ini Senin 11 Mei 2026, Dibuka Melemah Ke Level 6.924
SPBU Shell Kembali Jual BBM, Harga Shell V-Power Diesel Kini Rp30.890
Harga Emas Pegadaian Minggu 10 Mei 2026: Antam, Galeri24 dan UBS Update Terbaru
Saham BUMI Kembali ke Level Rp216, Asing Catat Net Sell Rp195 Miliar
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:00 WIB

Jelang Pengumuman MSCI, IHSG Ditutup Merah dan Ratusan Saham Ambruk

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:00 WIB

Huawei Watch Fit 5 Series Resmi Hadir di Indonesia

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:00 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.445 per Dolar AS, Geopolitik Global Jadi Pemicu

Senin, 11 Mei 2026 - 18:48 WIB

IHSG 11 Mei 2026 Ditutup Ambles ke 6.905, Saham BMRI hingga CUAN Rontok Saat Investor Wait and See

Senin, 11 Mei 2026 - 10:12 WIB

IHSG Hari Ini Senin 11 Mei 2026, Dibuka Melemah Ke Level 6.924

Berita Terbaru