Jakarta-Pendaftaran UTBK SNBT 2026 resmi dibuka mulai 25 Maret 2026. Jalur seleksi berbasis tes ini menjadi kesempatan besar bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN), terutama bagi yang tidak lolos jalur seleksi sebelumnya.
Menariknya, proses pendaftaran sudah dimulai bahkan sebelum pengumuman SNBP 2026 diumumkan. Hal ini diprediksi membuat persaingan semakin ketat karena jumlah peserta yang ikut akan lebih banyak.
Peserta yang ingin mengikuti seleksi wajib memiliki akun di portal SNPMB. Selain itu, pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai identitas resmi.
Dari sisi pendidikan, UTBK SNBT 2026 terbuka untuk siswa kelas 12 tahun 2026, lulusan tahun 2024–2025, serta peserta paket C dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026. Bagi siswa yang belum memiliki ijazah, dapat menggunakan surat keterangan sekolah lengkap dengan identitas dan pengesahan resmi.
Untuk program studi tertentu seperti seni dan olahraga, peserta diwajibkan mengunggah portofolio. Selain itu, kondisi kesehatan juga menjadi syarat penting agar tidak menghambat proses studi ke depan.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi. Peserta cukup login menggunakan akun SNPMB, melengkapi data diri, memilih program studi dan perguruan tinggi, serta menentukan lokasi ujian. Setelah itu, peserta wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp200 ribu, kecuali bagi penerima bantuan pendidikan seperti KIP Kuliah.
Setelah pembayaran selesai, peserta dapat mengunduh kartu ujian yang wajib dibawa saat pelaksanaan tes. Kartu ini menjadi bukti resmi untuk mengikuti UTBK di lokasi yang telah dipilih.
Adapun jadwal lengkap UTBK SNBT 2026 dimulai dari registrasi akun siswa pada 12 Januari hingga 7 April 2026. Pendaftaran berlangsung pada 25 Maret hingga 7 April 2026, pelaksanaan ujian pada 21–30 April 2026, dan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 25 Mei 2026. (*/Tim)









