Jambi – Gubernur Jambi, Al Haris, memastikan layanan ATM Bank Jambi sudah kembali beroperasi. Namun, nasabah diminta segera melakukan penggantian kartu ATM dan PIN sebagai langkah penting dalam menjaga keamanan transaksi perbankan.
Menurut Al Haris, sistem ATM saat ini telah pulih dan bisa digunakan. Meski begitu, kartu lama tidak lagi direkomendasikan karena berpotensi menimbulkan risiko keamanan jika tetap dipakai tanpa pembaruan data.
Ia menegaskan, penggantian kartu dan PIN merupakan bagian dari prosedur standar keamanan perbankan untuk melindungi dana nasabah dari potensi penyalahgunaan, termasuk risiko kejahatan siber dan pencurian data.
Dalam kondisi saat ini, Bank Jambi menghadapi tantangan serius terkait ketersediaan kartu ATM baru. Dari sekitar 240 ribu nasabah, lebih dari 100 ribu orang wajib mengganti kartu dalam waktu dekat.
Sementara itu, stok kartu ATM yang tersedia baru sekitar 9.000 keping. Keterbatasan ini membuat proses aktivasi layanan belum bisa dilakukan secara massal.
Pihak bank pun belum mengumumkan secara luas pemulihan layanan ATM guna menghindari lonjakan antrean yang dapat mengganggu operasional layanan perbankan.
Al Haris mengingatkan bahwa pengumuman yang terlalu cepat tanpa kesiapan infrastruktur dapat memicu kepadatan nasabah dan berpotensi menghambat layanan publik.
Saat ini, pemerintah daerah bersama manajemen Bank Jambi terus berupaya mempercepat distribusi kartu ATM baru agar layanan transaksi digital dan tarik tunai dapat kembali normal sepenuhnya.
Nasabah diimbau untuk tetap tenang, menghindari informasi tidak resmi, serta mengikuti pengumuman resmi bank terkait jadwal penggantian kartu guna menjaga keamanan rekening dan kelancaran transaksi. (*/Tim)









