5 Sekolah Kedinasan 2026 Tanpa Syarat Tinggi Badan dan Bisa Mata Minus, Peluang Lolos CPNS Terbuka Lebar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Kabar baik bagi lulusan SMA/SMK yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan tahun 2026. Sejumlah kampus kedinasan kini memberikan kelonggaran pada syarat tinggi badan maupun kondisi mata minus, sehingga peluang untuk lolos semakin terbuka.

Namun perlu diperhatikan, tidak semua sekolah menghapus kedua syarat tersebut sekaligus. Ada yang tidak mensyaratkan tinggi badan tetapi tetap membatasi mata minus, dan ada juga yang sebaliknya. Karena itu, calon pendaftar wajib memahami setiap ketentuan dengan cermat sebelum mendaftar.

Berikut daftar sekolah kedinasan yang bisa menjadi pilihan:

1. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

Sekolah di bawah naungan BMKG ini masih menerima pendaftar yang menggunakan kacamata. Batas maksimal minus yang diperbolehkan adalah -4 dioptri untuk lensa spheris dan -2 untuk silinder.

Meski begitu, peserta tidak boleh buta warna. Selain itu, STMKG tetap menetapkan tinggi badan minimal, yakni 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita. Taruna yang lolos juga diwajibkan menjalani prosedur LASIK secara mandiri.

Baca Juga :  Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Segera Dibuka, Ini Daftar 9 Instansi, Syarat, Dokumen, dan Cara Daftarnya

2. Politeknik Statistika STIS

STIS menjadi salah satu sekolah kedinasan favorit karena tidak memiliki syarat tinggi badan. Untuk kondisi mata, pendaftar masih diperbolehkan menggunakan kacamata atau lensa kontak hingga minus 6 dioptri.

Syarat lainnya adalah sehat jasmani dan rohani serta tidak mengalami buta warna.

3. Politeknik Keuangan Negara STAN

PKN STAN juga tidak menetapkan batas tinggi badan bagi pendaftar. Kampus ini dikenal memiliki peluang besar bagi lulusannya untuk langsung bekerja sebagai CPNS di sektor keuangan negara.

Untuk kondisi mata, tidak ada ketentuan khusus terkait minus, namun peserta tetap harus memenuhi syarat umum seperti tidak bertato dan tidak bertindik.

4. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

STIN masih membuka kesempatan bagi pendaftar dengan mata minus atau plus maksimal 1 dioptri.

Namun, sekolah ini tetap memberlakukan syarat tinggi badan minimal, yaitu 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita. Selain itu, peserta harus sehat fisik dan mental serta bebas dari tato.

Baca Juga :  Daftar Lengkap Wilayah Penempatan PPPK Sekolah Rakyat 2026

5. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)

Poltek SSN memperbolehkan pendaftar berkacamata dengan batas maksimal minus atau plus 1 dioptri, tetapi tidak menerima kondisi mata dengan silinder.

Sekolah ini juga menetapkan tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita, serta mensyaratkan kondisi tubuh yang proporsional dan bebas buta warna.

Peluang Besar Jadi CPNS

Sekolah kedinasan menjadi jalur favorit karena lulusannya berpeluang langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sesuai kebutuhan instansi. Hal ini membuat persaingan seleksi setiap tahun semakin ketat.

Tips Lolos Sekolah Kedinasan 2026

Agar peluang semakin besar, calon peserta disarankan mulai mempersiapkan diri sejak dini.

Mulai dari memahami syarat resmi di portal SSCASN, rutin berlatih soal SKD, menjaga kesehatan, hingga memastikan seluruh dokumen lengkap dan valid.

Dengan adanya kebijakan yang lebih fleksibel terkait tinggi badan dan mata minus, kesempatan untuk masuk sekolah kedinasan 2026 kini semakin terbuka bagi banyak calon peserta di seluruh Indonesia. (tim/*)

Berita Terkait

Sekolah Kedinasan 2026 Buka 4.770 Formasi, Cek IPDN, STAN hingga STIS
Pecahkan Rekor Dunia! Nathan Thomas Resmi Jadi Profesor di Usia 18 Tahun
Tunjangan Profesi Guru Kemenag Diklaim Naik 700 Persen, Menag Sebut Tertinggi Sepanjang Sejarah
Hasil Seleksi CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Diumumkan, Ini Link Cek Kelulusan dan Jadwal Tahap Berikutnya
MK Putuskan Dana Pendidikan Tak Boleh Lagi Biayai Program MBG
Aturan Rekrutmen Sekolah Kedinasan 2026 Resmi Terbit, Lulusan Diusulkan Jadi CPNS
Harga Bitcoin Terbaru Hari Ini 20 Juli 2026 Turun ke Rp1,15 Miliar, Ethereum dan BNB Ikut Melemah, Saatnya Beli atau Tunggu?
Mendikti Brian: Kenaikan Gaji dan Kesejahteraan Dosen Jadi KPI Wajib Setiap PTN
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Sekolah Kedinasan 2026 Buka 4.770 Formasi, Cek IPDN, STAN hingga STIS

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Pecahkan Rekor Dunia! Nathan Thomas Resmi Jadi Profesor di Usia 18 Tahun

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Tunjangan Profesi Guru Kemenag Diklaim Naik 700 Persen, Menag Sebut Tertinggi Sepanjang Sejarah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Hasil Seleksi CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Diumumkan, Ini Link Cek Kelulusan dan Jadwal Tahap Berikutnya

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:00 WIB

MK Putuskan Dana Pendidikan Tak Boleh Lagi Biayai Program MBG

Berita Terbaru