100 Ribu Nasabah Bank Jambi Wajib Ganti Kartu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Sekitar 100.000 nasabah Bank Jambi diminta melakukan penggantian kartu ATM dan memperbarui kata sandi rekening menyusul dugaan gangguan pada sistem keamanan bank daerah tersebut.

Kebijakan itu diambil sebagai langkah pengamanan setelah muncul laporan dugaan pembobolan sistem yang berdampak pada sejumlah rekening nasabah.

Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa layanan mesin ATM saat ini sudah kembali normal. Namun, nasabah tetap diminta mengganti kartu ATM sebagai langkah pencegahan.

“Mesin ATM sudah bisa digunakan, tetapi kartunya harus diganti dengan yang baru,” kata Al Haris, Senin (16/3/2026).

Penggantian Dilakukan Secara Bertahap

Menurut Al Haris, penggantian kartu ATM belum dapat dilakukan sekaligus karena ketersediaan kartu ATM masih terbatas.

Baca Juga :  Semua Atlet Raih Medali, Singapai Muaythai Sungai Penuh Sukses Boyong 3 Emas, 3 Perak, 3 Perunggu di Kejurprov Jambi 2025

Saat ini stok kartu ATM yang tersedia hanya sekitar 9.000 unit, sementara jumlah nasabah yang perlu mengganti kartu mencapai sekitar 100.000 orang dari total sekitar 250.000 nasabah Bank Jambi.

Pihak bank tengah melakukan pemesanan kartu ATM tambahan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Nanti setelah kartu ATM baru tersedia, akan didistribusikan ke kantor-kantor cabang,” ujarnya.

Nasabah Padati Kantor Cabang

Keterbatasan stok kartu ATM membuat sejumlah kantor cabang Bank Jambi dipadati nasabah yang ingin memastikan kondisi rekening mereka.

Selain untuk mengganti kartu ATM, sebagian nasabah juga datang untuk mengganti kata sandi dan melakukan penarikan dana melalui teller.

Seorang nasabah bernama Andre mengaku harus datang sejak dini hari agar mendapatkan nomor antrean.

Baca Juga :  BI Catat Kredit Menganggur Tembus Rp 2.506 Triliun di Awal 2026

Ia menyebut datang sekitar pukul 04.00 WIB dan mendapatkan nomor antrean awal untuk layanan teller dan customer service.

Laporan Dana Nasabah Berkurang

Dugaan gangguan sistem Bank Jambi disebut terjadi sejak 22 Februari 2026. Sejak saat itu, banyak nasabah datang ke kantor cabang untuk memastikan keamanan tabungan mereka.

Beberapa nasabah bahkan melaporkan adanya kehilangan dana dengan nominal yang berbeda-beda.

Berdasarkan keterangan korban, jumlah uang yang dilaporkan hilang berkisar antara Rp17 juta hingga Rp24 juta. Para korban berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari aparatur sipil negara hingga karyawan swasta.

Berita Terkait

Bank Mandiri Minta Maaf Terkait Rekening Koordinator AMPB, Ini Penjelasannya
Surat Edaran Sekolah Daring di Jambi Ternyata Hoaks, Kominfo Ungkap Fakta Sebenarnya
BREAKING NEWS: Sekolah di Jambi Beralih ke Pembelajaran Daring Mulai 26 Agustus 2026
Gubernur Al Haris Lantik 31 Kepala SMA-SMK di Jambi, Ini Daftar Lengkap Namanya
PPh Final UMKM Dibatasi, Ini 3 Wajib Pajak yang Masih Bisa Menggunakannya
Karhutla Jambi Kembali Membara, Lahan Gambut Muaro Jambi dan Sarolangun Terbakar
Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin
Kisah Hui Ka Yan: Dari Miliarder Dunia, Kini Divonis Seumur Hidup
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:55 WIB

Bank Mandiri Minta Maaf Terkait Rekening Koordinator AMPB, Ini Penjelasannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Surat Edaran Sekolah Daring di Jambi Ternyata Hoaks, Kominfo Ungkap Fakta Sebenarnya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:55 WIB

BREAKING NEWS: Sekolah di Jambi Beralih ke Pembelajaran Daring Mulai 26 Agustus 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Gubernur Al Haris Lantik 31 Kepala SMA-SMK di Jambi, Ini Daftar Lengkap Namanya

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:00 WIB

PPh Final UMKM Dibatasi, Ini 3 Wajib Pajak yang Masih Bisa Menggunakannya

Berita Terbaru