Satpol PP Sungai Penuh Razia Pekat, Kafe dan Karaoke Masih Beroperasi saat Ramadan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Sungaipenuh-Kafe dan tempat karaoke di Sungai Penuh diketahui masih beroperasi selama bulan suci Ramadan. Hal ini terungkap setelah Satuan Polisi Pamong Praja melakukan razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah lokasi hiburan malam pada Jumat, 13 Maret 2026.

Razia tersebut  menyasar sejumlah kafe remang-remang dan tempat hiburan malam yang diduga masih beroperasi selama Ramadan.

Dalam kegiatan itu, Dafri turun langsung memimpin operasi bersama jajaran pejabat struktural Satpol PP Damkar Kota Sungai Penuh. Turut mendampingi Sekretaris Satpol PP Damkar Yulizar serta sejumlah kepala bidang, termasuk Bidang Trantibum Linmas dan Penegakan Peraturan Daerah.

Baca Juga :  Kebakaran SMPN 2 Sungai Penuh, Ini Keterangan Saksi Mata Asal Kebakaran

Petugas kemudian melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi aktivitas hiburan malam serta peredaran minuman keras. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah sekaligus menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di tengah masyarakat.

Dari hasil razia yang dilakukan, petugas menemukan beberapa wanita yang bekerja di kafe yang masih beroperasi pada malam hari. Meski demikian, petugas tidak melakukan tindakan represif dan lebih mengedepankan pendekatan persuasif.

Para pekerja di lokasi tersebut diberikan pembinaan serta imbauan secara humanis agar mematuhi aturan yang berlaku. Petugas juga mengingatkan agar pengelola usaha menghormati suasana Ramadan dengan membatasi atau menutup aktivitas hiburan malam.

Baca Juga :  Meski WFH, PKK Jambi Tetap Berbagi Lewat Pojok Berkah

Satpol PP menegaskan kegiatan razia pekat ini akan terus dilakukan secara berkala selama bulan Ramadan guna memastikan situasi tetap kondusif. Operasi ini juga menjadi bagian dari pengawasan terhadap potensi gangguan ketertiban di wilayah Kota Sungai Penuh.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap tercipta kondisi kota yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. Dengan begitu, umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk tanpa terganggu aktivitas yang melanggar ketentuan daerah. (tim)

Berita Terkait

Giliran UMKM dan Kerajinan Dibidik Sri Kartini Alfin, Kadis Perindag Harus Punya Jiwa Entrepreneur
Banyak ASN Sungai Penuh Ajukan Cerai, Ini Aturan Izin Perceraian PNS dan PPPK
Tim Bappenas Puji Kota Sungai Penuh, Jadi Rujukan Imunisasi dan Pencegahan Stunting se-Sumatera
5 Kepala SMP Dicopot, Komisi I DPRD Sungai Penuh Akan Panggil Kadis dan Kabid Pendidikan
Jabatan di Copot, Sertifikasi 5 Mantan Kepsek SMPN Sungai Penuh Ikut Terancam, Ini Penjelasan Diknas
PGRI Sungai Penuh Perlu Bantu Lima Mantan Kepsek Perjuangkan Jam Mengajar untuk Sertifikasi
20 Nama Lolos Administrasi JPT Pratama Sungai Penuh 2026, Berebut 5 Jabatan Kepala OPD
Mantan Kepsek Sungai Penuh Curhat Soal Jam Mengajar: Kami Ingin Tetap Bisa Mendapatkan Sertifikasi
Berita ini 143 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:22 WIB

Giliran UMKM dan Kerajinan Dibidik Sri Kartini Alfin, Kadis Perindag Harus Punya Jiwa Entrepreneur

Jumat, 25 September 2026 - 11:00 WIB

Banyak ASN Sungai Penuh Ajukan Cerai, Ini Aturan Izin Perceraian PNS dan PPPK

Rabu, 23 September 2026 - 17:55 WIB

Tim Bappenas Puji Kota Sungai Penuh, Jadi Rujukan Imunisasi dan Pencegahan Stunting se-Sumatera

Rabu, 23 September 2026 - 12:29 WIB

5 Kepala SMP Dicopot, Komisi I DPRD Sungai Penuh Akan Panggil Kadis dan Kabid Pendidikan

Selasa, 22 September 2026 - 11:00 WIB

Jabatan di Copot, Sertifikasi 5 Mantan Kepsek SMPN Sungai Penuh Ikut Terancam, Ini Penjelasan Diknas

Berita Terbaru