JAKARTA-Cara menghitung pengeluaran bulanan yang efektif meliputi pencatatan semua transaksi (kebutuhan & keinginan) selama 30 hari, mengkategorikannya, dan membandingkannya dengan pendapatan menggunakan metode seperti 50-30-20 (50% kebutuhan, 30% keinginan, 20% tabungan/investasi).
Gunakan aplikasi, spreadsheet, atau buku catatan untuk memantau pengeluaran agar tetap terkendali.
Langkah-langkah Mengatur Pengeluaran Bulanan:
Hitung Total Pemasukan Bersih:
Ketahui jumlah pasti pendapatan bersih (gaji pokok, tunjangan, atau bonus) setiap bulan.
Catat Seluruh Pengeluaran (30 Hari):
Catat setiap pengeluaran, sekecil apapun (jajan, ongkir, kopi harian), untuk menyadari pola konsumsi.
Kategorikan Pengeluaran:
Bagi pengeluaran ke dalam dua kelompok utama:
Kebutuhan Pokok (Needs): Biaya sewa/cicilan, listrik, air, makan, transportasi.
Keinginan (Wants): Hiburan, belanja hobi, jajan/nongkrong.
Terapkan Metode Budgeting:
50-30-20 Rule: 50% pendapatan untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan/investasi/dana darurat.
Zero-Based Budgeting: Pastikan total pendapatan dikurangi total pengeluaran sama dengan nol, artinya setiap rupiah memiliki tujuan.
Evaluasi & Review:
Tinjau catatan pengeluaran di akhir bulan untuk mengevaluasi apakah ada pengeluaran yang bisa dikurangi.
Tips Mengontrol Pengeluaran:
Otomatisasi Tabungan:
Pindahkan dana tabungan/investasi di awal bulan, bukan menyisakan di akhir.
Kurangi Small Spending:
Batasi jajan harian/kopi, karena bisa memakan 10–30% anggaran.
Terapkan No-Spend Days:
Usahakan ada hari tanpa pengeluaran sama sekali (misal 4 hari per bulan).
Gunakan Aplikasi/Amplop:
Gunakan aplikasi keuangan (seperti Sribuu, Financialku) atau sistem amplop fisik/digital untuk memisahkan anggaran per kategori. (***)









