Pejabat Non-Strategis Tergeser, Pelantikan Pejabat Sungai Penuh Segera Digelar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS-Penataan ulang struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh tidak sekadar penggabungan nomenklatur, tetapi juga menjadi momentum penyaringan pejabat. Sejumlah posisi struktural dipastikan hilang, seiring kebijakan perampingan birokrasi yang tengah diberlakukan pemerintah daerah.

Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Affan, mengonfirmasi bahwa pengukuhan pejabat akan segera dilakukan menyusul berlakunya struktur OPD yang baru. Ia menyebutkan, pejabat pada dinas yang mengalami penggabungan akan dikukuhkan kembali sesuai kebutuhan organisasi yang telah dirampingkan, namun tidak seluruh pejabat lama otomatis menempati jabatan baru.

Perampingan OPD berdampak langsung pada berkurangnya jumlah jabatan struktural, khususnya posisi kepala dinas dan pejabat eselon. OPD yang dilebur menyisakan lebih sedikit kursi jabatan, sehingga seleksi internal menjadi tak terelakkan dalam menyesuaikan kebutuhan organisasi.

Baca Juga :  Sidak Satpol PP dan Damkar, Wali Kota Alfin Tekankan Disiplin Aparatur

Pejabat yang dinilai tidak strategis, tidak memiliki irisan fungsi yang kuat, atau tidak relevan dengan struktur OPD baru berpotensi besar tersingkir. Kondisi ini menuntut aparatur untuk lebih adaptif terhadap perubahan serta mampu menunjukkan kinerja yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah daerah.

Dinamika tersebut sekaligus menjadi ujian awal konsolidasi pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Alfin–Azhar. Publik kini menaruh perhatian pada siapa saja pejabat yang tetap dipercaya mengisi posisi strategis dan siapa yang harus rela kehilangan jabatan akibat kebijakan efisiensi birokrasi.

Berdasarkan penataan organisasi, Pemerintah Kota Sungai Penuh menetapkan sejumlah OPD hasil penggabungan. Badan Keuangan dan Aset Daerah tetap berdiri sendiri, demikian pula Badan Pendapatan Daerah. Sementara itu, Bappeda dan Balitbangda dilebur menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Bagikan 2.733 SK PPPK Paruh Waktu, Ini Rincian Formasi Lengkapnya

Penggabungan juga terjadi pada sektor teknis, seperti Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga; Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja; serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Di sektor lain, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan dibentuk dari peleburan beberapa dinas, sementara Satpol PP disatukan dengan Pemadam Kebakaran.

Dengan struktur yang lebih ramping, jumlah kursi jabatan otomatis menyusut dan membuka ruang pergeseran besar di internal birokrasi. Pengukuhan pejabat dalam waktu dekat akan menjadi penanda resmi arah kebijakan birokrasi pemerintahan Alfin–Azhar ke depan, dengan efisiensi sebagai tujuan utama yang membawa konsekuensi politik dan administratif yang nyata. (fyo)

Berita Terkait

Masyarakat Adat 6 Luhah Sungai Penuh Sambut Bambu Karamentang 30 Meter, Simbol Persatuan Jelang Kenduri Sko
Gubernur Maluku Utara Keluhkan Kas Daerah Tak Cukup Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026, Nasib Ribuan Pegawai Terancam?
Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule
PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak
Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, Monadi Sebut Kado Bahagia untuk Masyarakat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi
Berita ini 204 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:00 WIB

Masyarakat Adat 6 Luhah Sungai Penuh Sambut Bambu Karamentang 30 Meter, Simbol Persatuan Jelang Kenduri Sko

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:18 WIB

Gubernur Maluku Utara Keluhkan Kas Daerah Tak Cukup Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026, Nasib Ribuan Pegawai Terancam?

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:54 WIB

Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:13 WIB

PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat

Berita Terbaru

Ekonomi

Terungkap! Ini Alasan Pertamina Naikkan Harga Pertamax

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:00 WIB