Meriah Tanpa Batas! Reuni Akbar KLK ke-14 di Bandung Pecah dengan Tawa, Joget, dan Nostalgia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Bandung – Reuni Akbar Kanti Lamo Kerinci (KLK) ke-14 yang digelar di Grand Asrilia Hotel, Bandung, Sabtu (10/1/2026), benar-benar berubah menjadi lautan kegembiraan. Dari pagi hingga malam, sekitar 900 hingga 1.000 perantau Kerinci dan Sungai Penuh tumplek blek di aula utama, melebur dalam suasana tawa, rindu, dan nostalgia yang terasa hidup kembali.

Puncak kemeriahan terjadi saat dua pemimpin daerah, Bupati Kerinci Monadi Murasman dan Walikota Sungai Penuh Alfin, naik ke panggung. Bukan hanya menyanyikan lagu Kerinci “Datung Ae” dan “Tabayang Radio”, keduanya juga berjoget “Oleh-Oleh” yang langsung membuat seluruh ruangan pecah.

Gelak tawa, sorakan, dan tepuk tangan membahana, terlebih ketika para peserta ikut merangsek ke depan untuk berjoget bersama. Ketua Umum PB HKK Nasional, Irjen Pol (Purn) Syafril Nursal pun ikut bergabung, menambah meriahnya suasana.

Ketua Panitia Pelaksana, Herman Muchtar, mengakui bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat luar biasa. “Dari 1.200 undangan, sekitar 900 hadir. Kursi penuh semua,” ujarnya bangga. Ia juga menekankan bahwa reuni tahun ini istimewa karena menggabungkan hiburan dan dialog pembangunan daerah bersama Bupati dan Walikota yang baru menjabat sekitar 10 bulan.
Energi ruangan semakin memanas ketika MC, Toro, menyemangati para perantau agar terus mendukung pembangunan kampung halaman. “Kita buktikan perantau Kanti Lamo selalu ada untuk Kerinci dan Sungai Penuh!” serunya disambut sorakan menggema.
Ketua Umum HKK Nasional, Syafril Nursal, memuji kekompakan para perantau yang disebutnya sebagai modal besar pembangunan. Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Kanti Lamo, Hafizal Rahman, membuat tawa membahana ketika menyebut banyak anggota KLK sebagai “Mukidi” — Muda, Kaya, Intelek, Dermawan, dan Idealis. Guyonan ini langsung menjadi highlight acara.

Baca Juga :  Mantan GM Radar Kerinci Devanan Munir Resmi Dikukuhkan sebagai Ninik Mamak Dusun Empih

Di momen penting lainnya, Hafizal mengumumkan kabar gembira: Reuni KLK ke-15 akan digelar di Kota Sungai Penuh. “Insyaallah dua tahun lagi kita pulang kampung,” ucapnya yang disambut tepuk tangan gemuruh.
Tak hanya meriah, reuni ini juga sarat kepekaan sosial. Para peserta menggalang donasi untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh, sekaligus menggagas ide pembentukan wadah sosial “Tangguk Kerinci”.

Baca Juga :  Walikota Sungai Penuh Perlu Evaluasi Pejabat Layanan Publik usai Nilai C dari KemenPAN-RB

Kehangatan reuni semakin lengkap dengan rangkaian hiburan budaya. Penyanyi legendaris Ernie Johan membuat peserta bernostalgia lewat “Teluk Bayur” dan “Kau Selalu di Hatiku”. Saung Angklung Udjo tampil enerjik, mengajak seluruh peserta memainkan angklung bersama membawakan “Tanah Airku” dan “Kutakek Tinggai”. Tidak ketinggalan, penampilan tari “Putih Masurai” dari KLK Jambi yang memukau panggung.
Menjelang malam, lagu “Kemesraan” dilantunkan sebagai penutup penuh keharuan. Pelukan, tawa, dan rindu yang terbayar tuntas memenuhi ruangan.

Acara dilanjutkan dengan makan bersama, pembagian 30 doorprize, serta sesi foto besar yang menyatukan para tokoh dan peserta.
Pada Minggu (11/1/2026), peserta dijadwalkan menikmati tour ceria Kota Bandung menggunakan bus wisata Bandros.

Reuni KLK ke-14 bukan sekadar temu rindu, tetapi perayaan besar tentang kebersamaan, identitas, dan cinta kampung halaman—yang diyakini akan terus menyala hingga reuni berikutnya. (fyo)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Dulu Rival di Pilkada, Kini Tokoh Adat Enam Luhah Anugerahkan Gelar Kehormatan untuk Wali Kota Alfin Bakar
Filosofi “Tenggelam Samo Tenggelam”, Makna Persatuan dalam Karang Setio Depati Nan Bertujuh
Menelusuri Jejak Datuk Singarapi Putih Dasira, Mata Rantai Adat yang Menghubungkan Dusun Baru, Dusun Empih dan Hamparan Rawang
Begini Cara Keputusan Adat Karang Setio Ditetapkan, Tidak Bisa Sepihak
Bupati Monadi Gandeng Pers dan Masyarakat Sukseskan Pembangunan RSUD Kerinci
Pembangunan RSUD Kerinci Resmi Dimulai, Monadi Tekankan Pengawasan Ketat dan Target Rumah Sakit Tipe C
RSUD Kerinci Dapat Suntikan APBN Rp138 Miliar, Dinkes Catat Prestasi Raih Rp211 Miliar dalam 3 Tahun
Menunggu Monadi-Murison, Isu Pelantikan Kepsek SD dan SMP Kerinci Makin Santer
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:15 WIB

Dulu Rival di Pilkada, Kini Tokoh Adat Enam Luhah Anugerahkan Gelar Kehormatan untuk Wali Kota Alfin Bakar

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:20 WIB

Filosofi “Tenggelam Samo Tenggelam”, Makna Persatuan dalam Karang Setio Depati Nan Bertujuh

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:43 WIB

Menelusuri Jejak Datuk Singarapi Putih Dasira, Mata Rantai Adat yang Menghubungkan Dusun Baru, Dusun Empih dan Hamparan Rawang

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:15 WIB

Begini Cara Keputusan Adat Karang Setio Ditetapkan, Tidak Bisa Sepihak

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:25 WIB

Bupati Monadi Gandeng Pers dan Masyarakat Sukseskan Pembangunan RSUD Kerinci

Berita Terbaru