Buku “Babad Alas” Dibedah di UNJA, Bima Arya Ungkap Realita Kepemimpinan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Al Haris menghadiri kegiatan bedah buku berjudul Babad Alas: Ruang Refleksi dari Cerita Kepemimpinan Selama 10 Tahun di Kota Bogor karya Bima Arya Sugiarto. Kegiatan tersebut digelar di Auditorium Kampus Universitas Jambi, Mendalo, Rabu (15/04/2026).

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat daerah dan akademisi, di antaranya Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, serta Rektor Universitas Jambi Helmi. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama mahasiswa.

Refleksi Kepemimpinan: Tantangan Nyata Setelah Terpilih

Dalam pemaparannya, Bima Arya menjelaskan bahwa perjalanan menuju jabatan publik bukanlah hal mudah. Namun, menurutnya, tantangan terbesar justru muncul setelah seseorang dipercaya memimpin.

“Beratnya kampanye tidak seujung kuku dibandingkan menjalankan pemerintahan. Saat memimpin, kita dihadapkan pada dinamika yang tidak selalu terlihat,” ungkapnya.

Ia mengisahkan pengalaman selama menjabat Wali Kota Bogor selama dua periode (2014–2024), termasuk menghadapi tekanan birokrasi, kepentingan politik, hingga dinamika sosial masyarakat.

Baca Juga :  Hadapi AI dan Digitalisasi, Pemuda Jambi Diminta Lebih Siap

Menurutnya, kepemimpinan tidak cukup hanya bermodal keberanian, tetapi juga membutuhkan nilai, strategi, serta konsistensi antara pikiran, ucapan, dan tindakan.

Pengaruh Tokoh Intelektual dalam Kepemimpinan

Dalam buku setebal 184 halaman tersebut, Bima Arya juga mengungkap pengaruh pemikiran sejumlah tokoh intelektual Indonesia, seperti Arief Budiman dan Soe Hok Gie.

Nilai-nilai seperti inklusivitas, keadilan sosial, dan keberpihakan kepada kelompok minoritas menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan publik selama masa kepemimpinannya.

Al Haris: Buku Ini Penting untuk Generasi Muda

Usai mengikuti kegiatan, Gubernur Al Haris menilai buku Babad Alas memiliki nilai edukatif tinggi, khususnya bagi generasi muda.

Menurutnya, buku tersebut tidak hanya menampilkan keberhasilan, tetapi juga mengungkap kegagalan dan proses pembelajaran seorang pemimpin.

“Buku ini sangat penting bagi generasi muda sebagai referensi dalam menentukan arah hidup. Tidak hanya berisi kesuksesan, tetapi juga pengalaman jatuh bangun,” ujarnya.

Baca Juga :  CPNS 2026 Sungai Penuh Terbaru: 31 Formasi Tenaga Kesehatan Menunggu Persetujuan Pemerintah Pusat

Ia juga menyoroti perjalanan Bima Arya yang berasal dari latar belakang akademisi sebelum terjun ke dunia politik, hingga akhirnya menjabat sebagai kepala daerah dan kini Wakil Menteri Dalam Negeri.

Motivasi untuk Generasi Penerus Bangsa

Al Haris mengajak generasi muda untuk menjadikan kisah dalam buku tersebut sebagai inspirasi dalam membangun masa depan.

Ia menekankan pentingnya mengisi waktu dengan kegiatan positif serta belajar dari pengalaman tokoh-tokoh inspiratif.

“Generasi muda harus memiliki arah dan tujuan. Buku biografi seperti ini bisa menjadi cermin agar tidak salah langkah,” tambahnya.

Forum Akademik dan Literasi Kepemimpinan

Kegiatan bedah buku ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi kepemimpinan di kalangan mahasiswa dan masyarakat akademik.

Diskusi yang berlangsung terbuka memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung pengalaman praktis seorang pemimpin dalam menghadapi tantangan nyata di lapangan.

Berita Terkait

Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya
Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi Diperpanjang! Cukup Bayar 1 Tahun, Ini Rincian Diskon dan Bebas Dendanya
Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif 22 September 2026, Cek Jam Layanan dan Fitur Terbarunya
Keinginan Pisah dari Jambi dan Gabung Kembali ke Sumbar Kian Menguat? Edmanuddin dan Rombongan Kunjungi DPRD Sumbar
Antrian Pengambilan Gaji ASN di Bank Jambi Masih Terjadi, Nasabah Pertanyakan Kapan M-Banking Kembali Aktif
ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan
Surat Edaran Sekolah Daring di Jambi Ternyata Hoaks, Kominfo Ungkap Fakta Sebenarnya
BREAKING NEWS: Sekolah di Jambi Beralih ke Pembelajaran Daring Mulai 26 Agustus 2026
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi Diperpanjang! Cukup Bayar 1 Tahun, Ini Rincian Diskon dan Bebas Dendanya

Selasa, 22 September 2026 - 18:47 WIB

Mobile Banking Bank Jambi Kembali Aktif 22 September 2026, Cek Jam Layanan dan Fitur Terbarunya

Rabu, 16 September 2026 - 09:40 WIB

Keinginan Pisah dari Jambi dan Gabung Kembali ke Sumbar Kian Menguat? Edmanuddin dan Rombongan Kunjungi DPRD Sumbar

Kamis, 3 September 2026 - 05:00 WIB

Antrian Pengambilan Gaji ASN di Bank Jambi Masih Terjadi, Nasabah Pertanyakan Kapan M-Banking Kembali Aktif

Berita Terbaru