Kejuaraan Silat Wali Kota Cup Sungai Penuh Tuai Keluhan Atlet Juara

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Salah satu penampilan peserta di Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup Sungai Penuh.

FOTO : Salah satu penampilan peserta di Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup Sungai Penuh.

SUNGAIPENUH – Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup Sungai Penuh I yang digelar sebagai ajang kompetisi dan pembinaan atlet silat kini menjadi sorotan publik. Sejumlah atlet yang dinyatakan sebagai juara dilaporkan belum menerima medali dan tabanas, meski pertandingan telah rampung.

Keluhan muncul tak lama setelah partai final usai. Beberapa atlet dan orang tua menyayangkan belum diberikannya penghargaan sesuai janji panitia, padahal turnamen ini diikuti dengan antusias oleh ratusan pesilat dari berbagai daerah.

Kejuaraan ini tidak hanya diikuti atlet lokal, tetapi juga dihadiri kontingen dari luar daerah seperti Kabupaten Merangin, Dharmasraya, Solok, Solok Selatan, Tebo, Pesisir Selatan, Lunang Silaut, hingga Kabupaten Kerinci. Dengan cakupan peserta yang luas, kejadian ini pun menyita perhatian publik lintas wilayah.

Turnamen yang memungut biaya pendaftaran sekitar Rp250 ribu per atlet tersebut sebelumnya menjanjikan medali dan tabanas bagi para pemenang.

Baca Juga :  PSTK Cup 2026 Resmi Ditutup, Mekar Jaya Juara Usai Kalahkan Koto Panap

Salah satu orang tua atlet mengungkapkan rasa kecewa karena anaknya yang berhasil meraih juara belum mendapatkan medali.

“Sudah bertanding, diumumkan juara, tapi medali belum diberikan. Harapannya bisa langsung diterima di arena,” ujarnya.

Kondisi ini dinilai menurunkan semangat atlet, khususnya pesilat usia dini dan remaja yang menjadikan kejuaraan sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan prestasi mereka.

Salah satu atlet yang disebut terdampak adalah Muhammad Iqram, pesilat yang tampil di kategori Seni Tunggal Pra Remaja Dini dan Laga Pra Remaja. Ia sukses meraih dua gelar juara, namun masih menunggu kepastian terkait pemberian medali.

Ketua Panitia Kejuaraan, Rizki Rahman, memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut. Ia menyebutkan bahwa secara umum kegiatan berjalan lancar, namun terdapat kendala teknis pada pendataan dan distribusi medali.

Baca Juga :  Pasca Penataan, Wali Kota Alfin Pantau Langsung Aktivitas Pasar Tanjung Bajure

“Rekapitulasi dilakukan oleh tim IT. Ada kemungkinan kesalahan teknis, khususnya atlet yang tidak bertanding atau tidak memiliki lawan,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan adanya kekeliruan dalam pengiriman medali, di mana jumlah medali emas tidak sesuai kebutuhan, sementara medali perak justru berlebih.

“Panitia sudah mengumumkan di grup peserta. Atlet dipersilakan datang ke sekretariat panitia untuk penyelesaian,” tambahnya.

Meski klarifikasi telah disampaikan, para peserta berharap penyelesaian dapat dilakukan secara cepat dan transparan. Evaluasi menyeluruh juga diharapkan menjadi perhatian serius ke depan agar kejuaraan pencak silat berikutnya dapat berjalan lebih profesional.

Kejuaraan pencak silat sejatinya menjadi wadah pembinaan, prestasi, dan pelestarian budaya. Para atlet berharap ajang seperti ini benar-benar memberikan pengalaman positif dan penghargaan yang layak atas jerih payah mereka.(ded/***)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi
Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg
Arsenal Resmi Juara Liga Inggris 2026
Sepeda Anak Terlaris di Shopee 2026: Harga Mulai Rp150 Ribuan, Simak Rekomendasinya
Walikota Sungai Penuh Alfin Segera Pilih Dewas PDAM Tirta Khayangan 2026–2030
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola

Senin, 1 Juni 2026 - 09:08 WIB

Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:52 WIB

Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:00 WIB

Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg

Berita Terbaru

Teknologi

Nvidia Masuk Pasar CPU AI, Nilainya Tembus Rp3.500 Triliun

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:00 WIB

Otomotif

OTR Daihatsu Juni 2026 Lengkap, Dari Ayla hingga Terios

Kamis, 4 Jun 2026 - 09:07 WIB