Aber Kawas Cetak Sejarah, Perempuan Palestina Pertama Terpilih Jadi Senator New York

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 November 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEW YORK – Aber Kawas mencatatkan sejarah baru dalam perpolitikan Amerika Serikat. Perempuan Muslim keturunan Palestina-Amerika tersebut terpilih sebagai anggota Senat Negara Bagian New York untuk mewakili Distrik 12.

Kemenangan Kawas menjadi perhatian karena ia disebut sebagai perempuan berhijab keturunan Palestina pertama yang berhasil meraih kursi Senat New York.

Berdasarkan hasil penghitungan sementara yang telah mencapai 90 persen, Kawas memperoleh sekitar 75 persen suara. Perolehan tersebut menempatkannya di posisi unggul dalam persaingan pemilihan legislatif tingkat negara bagian itu.

Kawas menyambut kemenangan tersebut dengan penuh kegembiraan. Melalui akun media sosial X, ia mengunggah poster yang menampilkan pencapaiannya sebagai warga keturunan Palestina pertama yang terpilih di Negara Bagian New York.

“Kita menciptakan sejarah,” tulis Kawas dalam unggahannya dengan menyertakan bendera Palestina.

Mewakili Distrik 12 New York

Distrik 12 yang akan diwakili Kawas mencakup sejumlah kawasan di wilayah New York, antara lain Astoria, Long Island City, Sunnyside, Woodside, Ridgewood, Maspeth, Elmhurst, Glendale, dan Jackson Heights.

Kemenangan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menandai semakin beragamnya representasi masyarakat dalam politik Amerika Serikat.

Selama masa kampanye, Kawas mengusung slogan Fund Dignity, Fight Destruction, yang dapat dimaknai sebagai memperjuangkan martabat dan melawan kehancuran.

Melalui gagasan Fund Dignity, ia menekankan pentingnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat, transportasi umum yang cepat dan dapat diandalkan, serta penyediaan perumahan yang layak.

Sementara itu, Fight Destruction mencerminkan sikap politiknya terhadap persoalan lingkungan, perlindungan imigran, dan penolakan terhadap perang.

Mendapat Dukungan Sejumlah Tokoh Demokrat

Dalam perjalanan menuju kemenangan, Kawas memperoleh dukungan dari sejumlah tokoh Partai Demokrat Amerika Serikat.

Baca Juga :  Amerika Untung di Tengah Krisis Minyak Dunia, Selisih Harga Jadi Kunci

Dua tokoh yang memberikan dukungan adalah Senator Bernie Sanders dan anggota Kongres Rashida Tlaib. Dukungan juga datang dari Zohran Mamdani, yang sebelumnya terpilih sebagai Wali Kota New York.

Kawas merupakan bagian dari Democratic Socialists of America (DSA), organisasi politik progresif yang semakin mendapat perhatian dalam perkembangan politik New York.

Kelompok tersebut juga dikenal melalui kiprah sejumlah tokohnya dalam memperjuangkan isu kesejahteraan sosial, hak pekerja, dan kesetaraan masyarakat.

Lebih dari 15 Tahun Memperjuangkan Hak Masyarakat

Sebelum memasuki dunia politik elektoral, Aber Kawas telah menghabiskan lebih dari 15 tahun sebagai pengorganisir masyarakat.

Aktivitasnya berfokus pada perjuangan hak-hak pekerja, perlindungan komunitas imigran, serta advokasi terhadap masyarakat Palestina.

Salah satu gerakan yang pernah dibantunya adalah kampanye Not On Our Dime. Gerakan tersebut bertujuan mendorong pelarangan penggunaan dana organisasi nirlaba di New York untuk mendukung organisasi yang dianggap membantu pendudukan ilegal Israel di wilayah Palestina.

Kawas juga pernah bekerja sama dengan Zohran Mamdani, ketika masih menjadi anggota Majelis Kota New York, serta Senator Jabari Brisport.

Mereka terlibat dalam penyusunan rancangan undang-undang pada 2023 yang dikenal sebagai Ending New York Funding of Israel Settler Violence Act.

Inisiatif tersebut berkaitan dengan upaya menghentikan aliran pendanaan dari New York yang dinilai mendukung kekerasan pemukim Israel.

Kemenangan yang Menambah Warna Politik Amerika Serikat

Terpilihnya Aber Kawas menjadi bagian dari perkembangan representasi kelompok minoritas dalam politik Amerika Serikat.

Latar belakangnya sebagai perempuan Muslim keturunan Palestina, pengalaman panjang dalam gerakan sosial, serta fokus kampanyenya terhadap layanan publik dan perlindungan masyarakat menjadi bagian penting dari perjalanan politiknya.

Baca Juga :  Prabowo Tegaskan Indonesia Non-Blok

Kemenangan ini juga memperlihatkan bahwa isu kesejahteraan, hak pekerja, imigrasi, dan kebijakan luar negeri tetap menjadi bagian dari perdebatan politik di Amerika Serikat.

Dengan hasil pemilihan tersebut, Kawas menghadapi tantangan berikutnya untuk membawa agenda kampanyenya ke dalam proses legislasi di Senat Negara Bagian New York.

Publik kini akan menantikan bagaimana ia memperjuangkan berbagai janji politik, khususnya terkait layanan kesehatan, perumahan, transportasi publik, perlindungan imigran, dan isu Palestina.

FAQ: Aber Kawas dan Kemenangan Politik di New York

1. Siapa Aber Kawas?

Aber Kawas adalah politikus perempuan Muslim keturunan Palestina-Amerika yang terpilih mewakili Distrik 12 di Senat Negara Bagian New York.

2. Apa yang membuat kemenangan Aber Kawas bersejarah?

Ia disebut sebagai perempuan berhijab keturunan Palestina pertama yang terpilih menjadi anggota Senat Negara Bagian New York.

3. Berapa persen suara yang diperoleh Aber Kawas?

Berdasarkan penghitungan sementara yang mencapai 90 persen, Kawas memperoleh sekitar 75 persen suara.

4. Apa slogan kampanye Aber Kawas?

Ia menggunakan slogan Fund Dignity, Fight Destruction yang menekankan martabat masyarakat dan penolakan terhadap berbagai bentuk kehancuran.

5. Apa isu utama yang diperjuangkan Aber Kawas?

Agenda utamanya meliputi layanan kesehatan, transportasi publik, perumahan, perlindungan imigran, krisis iklim, hak pekerja, dan isu Palestina.

6. Siapa tokoh yang mendukung Aber Kawas?

Sejumlah tokoh yang mendukungnya antara lain Bernie Sanders, Rashida Tlaib, dan Zohran Mamdani.

Berita Terkait

Diremehkan Sales, Shaquille O’Neal Borong 3 Rolls-Royce Rp23,6 Miliar
Demokrat Menang Telak di Pemilu Sela AS 2026, Trump Terancam Kehilangan Kendali Kongres
Media Asing Ramai Soroti Kasus 3 Jenderal Polisi Diduga Sadap Prabowo, Reuters hingga Washington Post Ikut Beritakan
Profil Kimi Antonelli, Pebalap Mercedes yang Jadi Juara Dunia Formula 1 Termuda
Netanyahu Unggul dalam Pemilu Israel 2026, tetapi Gagal Raih Mayoritas
Mengapa Taiwan Penting bagi Dunia? Ini Peran TSMC dalam Industri Chip Global
Marc Marquez Menggila di Sepang, Jorge Martin Terancam Kehilangan Poin Penting
Hack Binance Terbesar? Ini Kronologi Dugaan Pencurian Aset Kripto Rp114 Triliun
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:00 WIB

Aber Kawas Cetak Sejarah, Perempuan Palestina Pertama Terpilih Jadi Senator New York

Kamis, 5 November 2026 - 20:00 WIB

Diremehkan Sales, Shaquille O’Neal Borong 3 Rolls-Royce Rp23,6 Miliar

Rabu, 4 November 2026 - 19:01 WIB

Demokrat Menang Telak di Pemilu Sela AS 2026, Trump Terancam Kehilangan Kendali Kongres

Rabu, 4 November 2026 - 13:37 WIB

Media Asing Ramai Soroti Kasus 3 Jenderal Polisi Diduga Sadap Prabowo, Reuters hingga Washington Post Ikut Beritakan

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Profil Kimi Antonelli, Pebalap Mercedes yang Jadi Juara Dunia Formula 1 Termuda

Berita Terbaru

Otomotif

Daftar Harga Ayla, Sigra, Brio, Agya dan Calya November 2026

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:00 WIB