Samsung Hadirkan Mesin Cuci 18 Kg Berbasis AI, Jadi Andalan Bisnis Laundry

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS.CO.ID – Samsung memperkenalkan lini mesin cuci dan pengering komersial yang dirancang untuk mendukung kebutuhan bisnis laundry. Perangkat ini menawarkan kapasitas pencucian hingga 18 kilogram (kg), mesin pengering berkapasitas 14 kg, serta teknologi yang diklaim mampu mempercepat proses pencucian dan membantu menjaga ketahanan perangkat untuk penggunaan intensif.

Produk tersebut diperkenalkan dalam acara The Brief 2026 di Samsung Business Experience Studio (BES), Hanoi, Vietnam, Kamis (15 Oktober 2026). Kehadiran perangkat ini menjadi bagian dari upaya Samsung mengembangkan teknologi peralatan rumah tangga dan komersial yang lebih praktis melalui kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Bagi pelaku usaha laundry, kapasitas mesin, waktu pengerjaan, konsumsi bahan pencuci, dan ketahanan peralatan merupakan sejumlah faktor penting dalam menjalankan bisnis. Mesin dengan kapasitas besar dan siklus kerja yang efisien berpotensi membantu meningkatkan jumlah cucian yang dapat ditangani setiap hari.

Samsung juga mengembangkan fitur AI Wash+ yang menggunakan sensor dan algoritma untuk membantu menentukan pengaturan pencucian berdasarkan karakteristik cucian.

AI Wash+ Bantu Mengatur Proses Pencucian

Regional Head of Home Appliances sekaligus Vice President Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania, Bernard Ang, menjelaskan bahwa Samsung terus mengembangkan teknologi AI untuk membuat aktivitas mencuci menjadi lebih praktis.

Melalui AI Wash+, sistem memanfaatkan sensor untuk mendeteksi berat pakaian, jenis kain, dan tingkat kekotoran. Berdasarkan informasi tersebut, mesin dapat menyesuaikan sejumlah parameter, termasuk penggunaan air, detergen, serta siklus pencucian.

Teknologi ini dirancang untuk mengurangi kebutuhan pengguna dalam menentukan pengaturan secara manual. Pengguna dapat lebih mudah memilih proses pencucian yang sesuai tanpa harus selalu memperkirakan sendiri durasi, putaran, atau takaran detergen.

Bagi bisnis laundry, otomatisasi seperti ini berpotensi membantu menyederhanakan pekerjaan operasional, terutama ketika menangani berbagai jenis pakaian dari pelanggan yang berbeda.

Meski demikian, efektivitas fitur AI dalam penggunaan sehari-hari tetap bergantung pada kondisi cucian, jenis kain, tingkat noda, dan pengaturan mesin. Pelaku usaha juga perlu memperhatikan petunjuk produsen agar penggunaan detergen dan air tetap sesuai kebutuhan.

Kapasitas Mesin Cuci 18 Kg dan Pengering 14 Kg

Salah satu daya tarik utama perangkat komersial Samsung tersebut adalah kapasitasnya. Mesin cuci mampu menampung hingga 18 kg cucian, sedangkan mesin pengering memiliki kapasitas hingga 14 kg.

Kapasitas besar memungkinkan pelaku usaha memproses lebih banyak pakaian dalam satu siklus dibandingkan mesin rumah tangga berkapasitas kecil atau menengah.

Perangkat ini juga dirancang untuk menangani cucian berukuran besar, seperti seprai dan perlengkapan tidur. Hal tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi bisnis laundry yang melayani rumah tangga, penginapan, maupun pelanggan dengan kebutuhan pencucian khusus.

Namun, kapasitas maksimum tidak selalu berarti setiap siklus harus diisi sampai batas tertinggi. Jenis kain, volume cucian, dan kebutuhan ruang gerak pakaian selama proses pencucian tetap perlu diperhitungkan agar hasilnya optimal.

Pelaku usaha juga perlu menyesuaikan kapasitas mesin cuci dengan mesin pengering. Karena kapasitas pengeringnya lebih kecil, pengaturan beban perlu dilakukan supaya proses pengeringan tidak menjadi hambatan dalam alur kerja laundry.

Baca Juga :  iPhone 17 Pro dan Pro Max Makin Murah, Cek Daftarnya

Siklus Normal 36 Menit, Heavy Duty Sekitar 50 Menit

Samsung mengoptimalkan dua mode pencucian yang dinilai penting untuk kebutuhan operasional, yakni normal dan heavy duty.

Dalam keterangan perusahaan, mode normal dapat menyelesaikan pencucian sekitar 36 menit. Angka tersebut didasarkan pada pengujian internal Samsung dengan beban 3,6 kg pakaian berbahan katun dan seprai berukuran besar.

Sementara itu, mode heavy duty yang ditujukan untuk pencucian lebih intensif membutuhkan waktu sekitar 50 menit.

Untuk proses pengeringan, Samsung menyebut mode normal maupun heavy duty dapat berlangsung sekitar 45 menit.

Dengan menggunakan durasi yang diumumkan tersebut, pencucian pada mode normal dilanjutkan pengeringan memerlukan waktu nominal sekitar 81 menit. Adapun kombinasi mode heavy duty dan pengeringan membutuhkan sekitar 95 menit.

Perhitungan tersebut belum memasukkan waktu untuk memindahkan cucian, menyiapkan mesin, menyortir pakaian, melipat, atau mengemas hasil cucian. Durasi aktual juga dapat berubah sesuai jenis bahan, jumlah pakaian, tingkat kekotoran, dan kondisi operasional.

Meski begitu, informasi waktu siklus dapat menjadi acuan awal bagi pelaku usaha dalam menyusun alur kerja dan memperkirakan kapasitas layanan harian.

Bubble Wash Diklaim Membantu Mengangkat Noda

Samsung membekali mesin cuci komersial ini dengan teknologi Bubble Wash. Sistem tersebut memanfaatkan campuran udara, air, dan detergen melalui generator gelembung yang berada di bagian bawah mesin.

Menurut penjelasan perusahaan, gelembung membantu detergen larut lebih cepat dan menjangkau serat kain untuk mendukung proses pengangkatan noda.

Teknologi ini ditujukan untuk membantu mempertahankan performa pencucian meskipun siklus berlangsung relatif singkat.

Bagi usaha laundry, kualitas hasil cucian tetap menjadi faktor penting selain kecepatan. Pakaian yang bersih, tidak berbau, dan terawat dapat membantu menjaga kepercayaan pelanggan serta mendorong penggunaan layanan secara berulang.

Namun, hasil pencucian tetap dipengaruhi oleh pemilihan program, jenis detergen, suhu air apabila digunakan, jenis kain, dan karakter noda. Noda tertentu mungkin memerlukan penanganan awal sebelum pakaian dimasukkan ke mesin.

VRT Plus dan Ketahanan untuk Pemakaian Intensif

Mesin cuci komersial biasanya menghadapi beban kerja lebih tinggi dibandingkan perangkat yang digunakan di rumah. Karena itu, ketahanan motor, poros, dan komponen pendukung menjadi aspek yang perlu diperhatikan.

Samsung menyatakan telah merancang motor dan komponen poros untuk menghadapi penggunaan intensif. Perusahaan juga menyebut ketahanan hingga 30.000 putaran, meskipun rincian standar pengujian untuk angka tersebut tidak dijelaskan dalam informasi yang tersedia.

Selain itu, perangkat dilengkapi Vibration Reduction Technology Plus atau VRT Plus. Teknologi ini dirancang untuk membantu mengurangi getaran dan menjaga kestabilan mesin saat beroperasi.

Pengurangan getaran berpotensi mendukung kenyamanan penggunaan serta membantu menekan tekanan mekanis pada komponen tertentu. Meski demikian, umur pakai mesin juga dipengaruhi oleh pemasangan, kondisi lantai, kapasitas beban, perawatan berkala, dan cara penggunaan.

Sebelum membeli, pemilik usaha sebaiknya meminta informasi resmi mengenai garansi, ketersediaan suku cadang, jaringan servis, serta ketentuan pemeliharaan perangkat.

Baca Juga :  Spesifikasi Oppo A7 Terungkap, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh dan Kamera 50 MP

Pertimbangan Sebelum Membeli Mesin Laundry Komersial

Teknologi dan kapasitas besar dapat menjadi nilai tambah, tetapi keputusan pembelian tetap perlu disesuaikan dengan skala bisnis.

Usaha laundry yang baru berkembang perlu menghitung kebutuhan kapasitas berdasarkan jumlah pelanggan dan volume cucian harian. Pembelian mesin yang terlalu besar tanpa permintaan memadai dapat membuat modal kurang efisien.

Sebaliknya, bisnis dengan volume cucian tinggi perlu mempertimbangkan kemampuan mesin dalam menangani beban kerja berulang, waktu siklus, kapasitas pengering, dan kemudahan perawatan.

Konsumsi listrik dan air juga patut diperiksa. Waktu pencucian yang singkat belum tentu otomatis menghasilkan biaya operasional paling rendah karena efisiensi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jumlah cucian per siklus dan penggunaan energi.

Calon pembeli juga perlu memastikan harga, ketersediaan produk, spesifikasi kelistrikan, dan layanan purnajual di Indonesia melalui saluran resmi Samsung. Informasi tersebut penting sebelum menghitung modal awal serta perkiraan pengembalian investasi.

Kesimpulan

Mesin cuci komersial Samsung berkapasitas 18 kg dan pengering 14 kg menawarkan kombinasi kapasitas besar, pilihan siklus pencucian, teknologi Bubble Wash, serta fitur pendukung ketahanan mesin.

Fitur AI Wash+ juga menunjukkan upaya Samsung menghadirkan otomatisasi untuk membantu menentukan pengaturan pencucian. Namun, ketersediaan fitur dan spesifikasi pada setiap model perlu dipastikan melalui informasi resmi produk.

Bagi pelaku usaha laundry, perangkat ini layak dipertimbangkan dengan memperhitungkan kapasitas layanan, biaya operasional, ketahanan, garansi, dan dukungan teknis. Perhitungan tersebut akan membantu menentukan apakah investasi mesin komersial sesuai dengan kebutuhan serta target perkembangan bisnis.

FAQ Mesin Cuci Komersial Samsung

1. Berapa kapasitas mesin cuci komersial Samsung yang diperkenalkan?

Mesin cucinya memiliki kapasitas hingga 18 kg, sedangkan mesin pengeringnya mampu menampung hingga 14 kg cucian.

2. Berapa lama waktu pencucian yang ditawarkan?

Menurut keterangan Samsung, mode normal dapat berlangsung sekitar 36 menit, sedangkan mode heavy duty membutuhkan sekitar 50 menit berdasarkan siklus yang dijelaskan perusahaan.

3. Apa fungsi AI Wash+ pada mesin cuci Samsung?

AI Wash+ memanfaatkan sensor dan algoritma untuk mendeteksi berat cucian, jenis kain, dan tingkat kekotoran. Sistem kemudian membantu menyesuaikan pengaturan pencucian, termasuk penggunaan air dan detergen.

4. Apa kegunaan teknologi Bubble Wash?

Bubble Wash mencampurkan udara, air, dan detergen untuk membantu detergen larut serta menjangkau serat kain selama proses pencucian.

5. Apakah mesin ini cocok untuk usaha laundry?

Kapasitas besar dan fitur yang ditawarkan dapat menjadi pertimbangan bagi usaha laundry dengan volume cucian tinggi. Namun, kecocokannya perlu dinilai berdasarkan kebutuhan harian, biaya operasional, harga perangkat, dan layanan purnajual.

6. Apakah harga dan ketersediaan di Indonesia sudah diketahui?

Informasi harga dan ketersediaan di Indonesia perlu dikonfirmasi melalui kanal resmi Samsung atau distributor terkait. Jangan menjadikan informasi peluncuran di Vietnam sebagai kepastian bahwa seluruh model sudah tersedia di pasar Indonesia.

Berita Terkait

Daftar HP 5G Harga Rp4 Jutaan 2026 dengan Spesifikasi Menarik
BYD Flash Charging Hadir di Indonesia, Isi Baterai Mobil Listrik 10–70 Persen dalam 5 Menit
Komdigi Targetkan Internet 100 Mbps Cuma Rp100.000 per Bulan
Mouse Wireless Merah, Desain Stylish dan Praktis untuk Kerja
Telkomsel Bagi-Bagi 151 Hadiah Mobil dan Motor, Ini Cara Ikut Undiannya
Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 15, Cek Layar, Chipset, dan Kapasitas Baterainya
Data Center AI Boros Listrik, Benarkah Bisa Picu Blackout Satu Kota?
Aplikasi Office Gratis Buatan AI, Kenali Fitur WordCraft hingga DeckCraft
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Daftar HP 5G Harga Rp4 Jutaan 2026 dengan Spesifikasi Menarik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Samsung Hadirkan Mesin Cuci 18 Kg Berbasis AI, Jadi Andalan Bisnis Laundry

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:00 WIB

BYD Flash Charging Hadir di Indonesia, Isi Baterai Mobil Listrik 10–70 Persen dalam 5 Menit

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Komdigi Targetkan Internet 100 Mbps Cuma Rp100.000 per Bulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Mouse Wireless Merah, Desain Stylish dan Praktis untuk Kerja

Berita Terbaru

Teknologi

Daftar HP 5G Harga Rp4 Jutaan 2026 dengan Spesifikasi Menarik

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB