TEKNOLOGI – Lenovo memperluas jajaran komputer desktop untuk kebutuhan bisnis dengan memperkenalkan ThinkCentre X Ultra dan seri ThinkCentre M75 dalam ajang Lenovo Innovation World yang digelar bersamaan dengan IFA 2026 di Berlin.
Kedua lini tersebut dirancang untuk menghadapi perkembangan agentic AI, yaitu konsep kecerdasan buatan yang dapat menjalankan rangkaian tugas secara lebih mandiri berdasarkan instruksi dan konteks yang diberikan.
Lenovo mengandalkan pendekatan hybrid AI, dengan mengombinasikan pemrosesan AI secara lokal di perangkat dan komputasi berbasis cloud. Strategi ini ditujukan agar perusahaan dapat menyesuaikan pemrosesan dengan kebutuhan, terutama ketika menangani beban kerja AI yang membutuhkan sumber daya komputasi besar.
ThinkCentre X Ultra Jadi Desktop AI Kelas Premium
ThinkCentre X Ultra menjadi model dengan spesifikasi tertinggi dari lini desktop baru Lenovo tersebut.
Perangkat ini hadir dalam bodi berkapasitas sekitar 1,6 liter dan dapat dikonfigurasi dengan prosesor hingga AMD Ryzen AI Max+ PRO 495.
Untuk akselerasi kecerdasan buatan, prosesor tersebut menawarkan kemampuan NPU hingga 55 TOPS. Lenovo juga membekali perangkat dengan memori terpadu LPDDR5X hingga 128GB berkecepatan 8.533MHz.
Kapasitas tersebut membuat ThinkCentre X Ultra menarik untuk kebutuhan profesional yang membutuhkan memori besar, termasuk pengembangan dan pengoperasian model AI tertentu secara lokal.
Untuk penyimpanan, desktop ini mendukung hingga dua SSD M.2 Gen5, dengan kapasitas masing-masing mencapai 4TB.
Sementara pengolahan grafis dipercayakan kepada GPU hingga AMD Radeon 8065S.
Empat ThinkCentre X Ultra Bisa Digabung
Salah satu fitur paling menarik dari ThinkCentre X Ultra adalah konsep cluster-ready.
Lenovo memungkinkan hingga empat unit ThinkCentre X Ultra dikombinasikan dalam satu platform. Konfigurasi tersebut dapat meningkatkan sumber daya komputasi sekaligus kapasitas memori yang tersedia untuk beban kerja tertentu.
Kemampuan ini terutama ditujukan untuk pengguna profesional dan perusahaan yang membutuhkan komputasi AI lebih besar tanpa harus langsung beralih ke infrastruktur server konvensional.
Dengan menggabungkan beberapa perangkat, perusahaan juga memiliki opsi untuk meningkatkan kemampuan komputasi secara bertahap sesuai kebutuhan.
Namun, kemampuan tersebut tidak berarti empat PC otomatis bekerja seperti satu komputer untuk semua jenis aplikasi. Efektivitas konfigurasi cluster tetap bergantung pada perangkat lunak, sistem operasi, dan beban kerja yang digunakan.
Keamanan Menjadi Perhatian
Sebagai komputer yang menyasar segmen bisnis, Lenovo melengkapi ThinkCentre X Ultra dengan sejumlah fitur keamanan.
Perangkat ini mendukung AMD PRO, AMD DASH, Lenovo ThinkShield, serta BIOS dengan kemampuan self-healing.
Kombinasi tersebut dirancang untuk membantu perusahaan melindungi perangkat, sistem, serta data dari berbagai risiko keamanan sekaligus mempermudah pengelolaan perangkat dalam lingkungan perusahaan.
ThinkCentre M75 Hadir dalam Dua Model
Selain X Ultra, Lenovo memperkenalkan keluarga ThinkCentre M75 Series yang terdiri atas ThinkCentre M75q Gen 6 dan ThinkCentre M75s Gen 6.
ThinkCentre M75q Gen 6 menjadi pilihan dengan desain lebih ringkas. Dimensinya sekitar 179 x 182,9 x 36,5 mm dengan bobot 1,8 kilogram.
Perangkat tersebut menggunakan prosesor hingga AMD Ryzen AI 7 PRO 450GE, GPU AMD Radeon 860M, serta NPU hingga 50 TOPS.
Kapasitas RAM mencapai 64GB DDR5 SODIMM dengan kecepatan 5.600MHz. Untuk penyimpanan, tersedia dukungan hingga dua SSD M.2 Gen4 dengan kapasitas masing-masing mencapai 2TB.
ThinkCentre M75s Gen 6
Sementara M75s Gen 6 menawarkan bodi yang lebih besar dengan dimensi 336 x 89 x 300 mm dan bobot sekitar 4,8 kilogram.
Model ini dapat menggunakan prosesor hingga AMD Ryzen AI 7 PRO 450G, GPU AMD Radeon 860M, serta NPU hingga 50 TOPS.
RAM yang didukung mencapai 64GB DDR5 UDIMM. Untuk penyimpanan, tersedia hingga dua SSD M.2 Gen5 dengan kapasitas hingga 2TB.
Bisa Mendukung Empat Monitor
ThinkCentre M75 Series juga dirancang untuk menunjang aktivitas multitasking.
Lenovo menyebut perangkat tersebut dapat mendukung penggunaan hingga empat monitor secara bersamaan. Fitur ini dapat bermanfaat bagi pengguna yang membutuhkan beberapa tampilan sekaligus, misalnya analis data, operator, pengembang perangkat lunak, maupun pekerja kreatif.
Khusus M75q Gen 6, ukurannya yang kecil memungkinkan perangkat ditempatkan di area kerja yang terbatas. Desktop tersebut bahkan dapat dipasang di bagian belakang monitor atau ditempatkan di ruang penyimpanan tertentu.
Terintegrasi AMD Ryzen AI Developer Center
ThinkCentre X Ultra juga terintegrasi dengan AMD Ryzen AI Developer Center.
Platform tersebut memberikan akses terhadap berbagai perangkat pengembangan AI, model, dan alur kerja yang dapat digunakan pada lingkungan Windows maupun Linux.
Untuk sistem operasi, keluarga desktop terbaru Lenovo ini menawarkan sejumlah pilihan, termasuk Windows 11 Home, Windows 11 Pro, IoT Linux, Ubuntu, maupun konfigurasi tanpa sistem operasi bawaan, tergantung model dan pasar.
Sistem Pendingin Dirancang untuk Beban Berat
Lenovo turut memperhatikan sistem termal ThinkCentre X Ultra karena komputer tersebut memang ditujukan untuk menangani pekerjaan dengan beban komputasi tinggi.
Sistem pendinginnya dirancang untuk membantu menjaga temperatur sekaligus tingkat kebisingan ketika perangkat digunakan dalam waktu lama.
X Ultra juga memiliki sistem pencahayaan adaptif yang dapat memberikan indikator visual secara real-time mengenai aktivitas sistem.
Harga ThinkCentre X Ultra
Lenovo menjadwalkan ThinkCentre X Ultra mulai tersedia pada November 2026 dengan harga awal sekitar 3.100 euro atau setara kurang lebih Rp64 juta berdasarkan konversi yang digunakan dalam informasi peluncuran.
Sementara itu, ThinkCentre M75q Gen 6 dijadwalkan hadir pada Oktober 2026 dengan harga mulai sekitar 999 euro, atau sekitar Rp20 juta.
Adapun ThinkCentre M75s Gen 6 juga dijadwalkan tersedia pada Oktober 2026 dengan harga awal sekitar 1.059 euro, setara sekitar Rp22 juta.
Harga tersebut merupakan perkiraan konversi dari harga yang diumumkan untuk pasar terkait dan bukan harga resmi Indonesia. Harga lokal, konfigurasi, pajak, serta ketersediaan masing-masing model dapat berbeda.
Lenovo Bidik Kebutuhan AI di Lingkungan Bisnis
Kehadiran ThinkCentre X Ultra dan ThinkCentre M75 menunjukkan arah Lenovo dalam mengembangkan komputer bisnis yang tidak hanya mengandalkan performa CPU dan GPU.
Kemampuan NPU, kapasitas RAM besar, dukungan pengembangan AI, serta opsi pemrosesan lokal menjadi bagian dari strategi untuk membawa teknologi AI lebih dekat ke lingkungan kerja.
Khusus ThinkCentre X Ultra, kemampuan menggabungkan hingga empat sistem menjadi salah satu fitur yang menarik untuk perusahaan atau pengembang yang membutuhkan sumber daya komputasi lebih besar.
Meski demikian, manfaat sebenarnya dari konfigurasi tersebut akan sangat bergantung pada aplikasi dan model AI yang dijalankan. Bagi perusahaan, faktor keamanan, kompatibilitas perangkat lunak, efisiensi energi, serta biaya investasi juga menjadi pertimbangan sebelum membangun infrastruktur AI berbasis desktop.









