Jakarta-Indeks Bisnis-27 ditutup melemah pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026. Namun, sejumlah saham konstituennya justru mampu mencatat penguatan. Berdasarkan data perdagangan yang tercantum dalam laporan Bisnis.com, indeks turun 0,12 persen atau 0,52 poin ke level 441,84. Sepanjang perdagangan, Bisnis-27 bergerak pada rentang 438,40 hingga 444,15.
Aktivitas transaksi juga cukup ramai dengan volume mencapai 5,36 miliar saham. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp4,28 triliun. Sementara itu, kapitalisasi pasar indeks berada di kisaran Rp3.316 triliun. Kondisi tersebut menunjukkan pergerakan saham di dalam indeks berlangsung beragam meski indeks secara keseluruhan berakhir di zona merah.
Dari seluruh saham konstituen, sebanyak 13 saham ditutup menguat. Sebanyak 12 saham melemah, sedangkan dua saham lainnya stagnan. Pergerakan positif terlihat pada saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk atau ADRO. Saham tersebut naik 3,14 persen menjadi Rp2.630 per saham.
Kenaikan lebih besar terjadi pada saham PT Bumi Resources Minerals Tbk atau BRMS. Saham BRMS melonjak 5,04 persen ke Rp730. Sementara itu, PT Bukit Asam Tbk atau PTBA menguat 3,33 persen menjadi Rp2.480. Saham PT Aneka Tambang Tbk atau ANTM juga naik 0,63 persen ke Rp3.190.
Saham telekomunikasi juga ikut bergerak positif. PT Telkom Indonesia Tbk atau TLKM menguat 0,38 persen ke Rp2.620. Kemudian, saham PT United Tractors Tbk atau UNTR naik 0,94 persen menjadi Rp24.125. Saham PGAS juga menguat 1,32 persen ke Rp1.540.
Di sisi lain, sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar justru mengalami tekanan. Saham BBCA turun 0,78 persen ke Rp6.400. BBNI melemah 1,34 persen menjadi Rp3.680. BBRI turun 1,53 persen ke Rp3.180, sedangkan BMRI terkoreksi 0,47 persen ke Rp4.200. Pelemahan saham perbankan menjadi salah satu faktor yang menahan laju indeks.
Secara kinerja, Bisnis-27 masih mencatat penguatan 2,20 persen dalam sepekan terakhir. Dalam satu bulan, indeks juga masih naik 1,91 persen. Namun, secara year to date atau sejak awal tahun, indeks masih terkoreksi 20,13 persen. Investor tetap perlu memperhatikan pergerakan IHSG, sentimen global, nilai tukar rupiah, suku bunga, serta kinerja masing-masing emiten sebelum mengambil keputusan investasi.
Pergerakan saham pada 24 Agustus 2026 menunjukkan bahwa pelemahan indeks tidak selalu berarti seluruh saham mengalami penurunan. ADRO, BRMS, PTBA, TLKM, ANTM, PGAS, dan UNTR menjadi sejumlah saham yang mencatat kenaikan. Data tersebut dapat menjadi bahan pemantauan investor, tetapi keputusan jual atau beli sebaiknya mempertimbangkan profil risiko dan fundamental perusahaan.
FAQ
Apa yang terjadi pada Indeks Bisnis-27 24 Agustus 2026?
Indeks Bisnis-27 ditutup melemah 0,12 persen atau 0,52 poin ke level 441,84.
Berapa volume transaksi Bisnis-27?
Volume transaksi mencapai sekitar 5,36 miliar saham dengan nilai sekitar Rp4,28 triliun.
Saham apa yang naik paling tinggi dalam daftar tersebut?
BRMS menjadi salah satu penguat terbesar dengan kenaikan 5,04 persen ke Rp730.
Bagaimana pergerakan saham ADRO?
ADRO naik 3,14 persen ke Rp2.630 per saham pada perdagangan 24 Agustus 2026.
Bagaimana saham TLKM hari ini?
TLKM menguat 0,38 persen ke Rp2.620 per saham.
Apakah Bisnis-27 masih turun secara tahunan?
Ya. Secara year to date, Bisnis-27 masih terkoreksi 20,13 persen berdasarkan data yang diberitakan.
Apakah kenaikan saham berarti sinyal untuk membeli?
Belum tentu. Investor perlu mempertimbangkan fundamental emiten, valuasi, risiko, kondisi pasar, dan tujuan investasinya.(*)
Editor : Fanda Yosephta









