OTOMOTIF – Honda CBF150T menjadi salah satu motor bergaya retro yang menarik perhatian pasar roda dua China. Mengusung desain cruiser klasik dan mesin 150 cc, motor ini menawarkan perpaduan antara tampilan klasik, konsumsi bahan bakar yang diklaim irit, serta harga yang relatif terjangkau.
Motor tersebut dipasarkan oleh Sundiro Honda di China. Dengan banderol mulai sekitar 7.980 yuan, harga Honda CBF150T jika dikonversikan ke rupiah berada di kisaran Rp21 jutaan, tergantung tipe dan nilai tukar.
Meski menggunakan nama Honda, perlu dicatat bahwa CBF150T yang dibahas merupakan model untuk pasar China. Belum ada informasi dalam materi sumber yang memastikan motor tersebut akan dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Desain Honda CBF150T Mengusung Nuansa Cruiser Retro
Dari sisi tampilan, Honda CBF150T memiliki karakter yang cukup berbeda dibandingkan motor sport modern. Desainnya mengarah pada gaya cruiser retro dengan tangki berbentuk teardrop, jok memanjang, serta sejumlah aksen krom.
Lampu utama sudah menggunakan teknologi LED dan dilengkapi DRL berbentuk melingkar. Sementara itu, beberapa bagian seperti area lampu, cover knalpot, setang, komponen suspensi belakang, rumah panel instrumen, hingga bagian pelek mendapatkan sentuhan yang memperkuat kesan klasik.
Konsep tersebut membuat CBF150T berpotensi menarik konsumen yang menginginkan motor dengan tampilan retro tetapi tetap menggunakan sistem injeksi bahan bakar dan sejumlah teknologi modern.
Mesin 149,16 cc dengan Tenaga 11,8 HP
Honda CBF150T dibekali mesin satu silinder berkapasitas 149,16 cc dengan sistem PGM-FI dan pendingin udara.
Di atas kertas, mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum sekitar 11,8 hp pada 7.500 rpm serta torsi maksimum 12,5 Nm pada 5.500 rpm.
Tenaga mesin kemudian disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan.
Konfigurasi tersebut menunjukkan bahwa CBF150T lebih diarahkan sebagai motor untuk penggunaan harian dan perjalanan santai dibandingkan mengejar performa tinggi.
Bobot Mulai 133 Kg
Dari sisi kaki-kaki, Honda CBF150T menggunakan suspensi depan teleskopik dengan pelindung karet dan suspensi ganda di belakang.
Motor ini menggunakan pelek depan berukuran 18 inci dengan ban 80/100, sedangkan roda belakang berukuran 16 inci dengan ban 110/90.
Sistem pengereman terdiri dari cakram di roda depan dengan kaliper dua piston dan rem tromol di bagian belakang. Beberapa tipe juga dilengkapi ABS.
Bobot motor berada di kisaran 133-141 kilogram, bergantung pada varian.
Sementara itu, tinggi jok tercatat sekitar 719 mm, sehingga secara dimensi motor ini masih relatif bersahabat bagi pengendara dengan postur tidak terlalu tinggi.
Tangki 13,2 Liter, Klaim Jarak Tempuh hingga 600 Km
Salah satu aspek yang menarik adalah kapasitas tangki bahan bakarnya yang mencapai 13,2 liter.
Sumber menyebut konsumsi bahan bakar Honda CBF150T berada di angka sekitar 47,8 km per liter. Dengan kapasitas tangki penuh, jarak tempuh yang diklaim dapat mencapai sekitar 600 km.
Namun, angka konsumsi dan jarak tempuh tersebut sebaiknya dipandang sebagai klaim atau hasil pengujian tertentu. Pemakaian sebenarnya dapat berbeda karena dipengaruhi kondisi jalan, beban, gaya berkendara, kecepatan, serta kondisi kendaraan.
Kecepatan maksimum yang disebutkan berada di sekitar 97 km per jam.
Fitur Masih Fokus pada Kebutuhan Dasar
Dari sisi fitur, Honda CBF150T tidak terlalu mengejar teknologi yang kompleks.
Beberapa perlengkapan yang tersedia antara lain:
- Lampu utama LED
- DRL
- Panel instrumen analog
- Slipper clutch
- Rem ABS pada tipe tertentu
- Sistem injeksi PGM-FI
- Suspensi belakang ganda
Pendekatan tersebut cukup sesuai dengan konsep motor retro yang lebih mengutamakan desain, kenyamanan berkendara, dan kesederhanaan.
Harga Honda CBF150T 2027
Di pasar China, Honda CBF150T disebut tersedia dalam empat tipe dengan tiga pilihan warna, yakni Red, Black, dan Grey.
Harga yang tercantum berada pada kisaran 7.980-9.180 yuan.
Jika dikonversikan secara kasar ke rupiah, nilainya sekitar Rp21 juta hingga Rp24,2 juta. Angka tersebut merupakan konversi harga pasar China dan bukan harga resmi jika nantinya motor ini dijual di Indonesia.
Spesifikasi Honda CBF150T
| Spesifikasi | Honda CBF150T |
|---|---|
| Mesin | 1-silinder, 149,16 cc |
| Sistem bahan bakar | PGM-FI |
| Pendingin | Udara |
| Tenaga | 11,8 hp @ 7.500 rpm |
| Torsi | 12,5 Nm @ 5.500 rpm |
| Transmisi | Manual 5-percepatan |
| Suspensi depan | Teleskopik |
| Suspensi belakang | Ganda |
| Pelek depan | 18 inci |
| Pelek belakang | 16 inci |
| Rem depan | Cakram 2 piston |
| Rem belakang | Tromol |
| ABS | Tersedia pada tipe tertentu |
| Kapasitas tangki | 13,2 liter |
| Bobot | 133-141 kg |
| Tinggi jok | 719 mm |
| Ground clearance | 171 mm |
| Wheelbase | 1.311 mm |
| Top speed | 97 km/jam |
| Konsumsi BBM | Klaim 47,8 km/liter |
| Harga di China | 7.980-9.180 yuan |
Apakah Honda CBF150T Akan Masuk Indonesia?
Pertanyaan mengenai kemungkinan Honda CBF150T dipasarkan di Indonesia tentu menarik, terutama karena pasar motor bergaya retro dan cruiser memiliki segmen tersendiri.
Namun, belum tepat menyebut CBF150T sebagai motor yang akan segera meluncur di Indonesia apabila belum ada pengumuman resmi dari pihak Honda terkait pasar Indonesia.
Selain itu, harga Rp21 jutaan yang beredar juga tidak bisa langsung dijadikan patokan harga Indonesia. Jika sebuah model dari pasar luar negeri masuk ke Indonesia, harga jual dapat berubah karena berbagai faktor, termasuk pajak, biaya distribusi, spesifikasi, serta kebijakan perusahaan.
Untuk saat ini, Honda CBF150T lebih menarik dilihat sebagai motor cruiser retro 150 cc yang tersedia di pasar China.
Kesimpulan
Honda CBF150T menawarkan konsep yang cukup menarik: desain cruiser retro, mesin 149 cc, transmisi manual lima percepatan, tangki besar, serta harga yang relatif terjangkau di pasar China.
Dengan tenaga 11,8 hp dan torsi 12,5 Nm, motor ini lebih cocok bagi konsumen yang mengutamakan gaya berkendara santai dan tampilan klasik daripada performa agresif.
Yang perlu diperhatikan, belum ada kepastian mengenai kehadiran Honda CBF150T di Indonesia. Karena itu, informasi harga Rp21 juta-Rp24,2 juta sebaiknya dipahami sebagai estimasi berdasarkan harga di China, bukan harga jual resmi di Tanah Air.









