BYD Racco Bakal Masuk Indonesia? Ini Perbandingannya dengan Aira EV

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OTOMOTIF – Persaingan mobil listrik berukuran mungil di pasar otomotif semakin menarik. Setelah Wuling menghadirkan Aira EV, perhatian kini tertuju pada BYD Racco yang menawarkan konsep berbeda dengan desain tinggi dan karakter kei car.

BYD Racco saat ini telah dipasarkan di Jepang. Kehadirannya di Indonesia juga mulai menjadi perhatian setelah akun media sosial BYD Indonesia mengunggah konten mengenai model tersebut.

Jika nantinya dipasarkan di Indonesia, BYD Racco berpotensi menjadi salah satu pesaing serius Wuling Aira EV. Keduanya sama-sama menawarkan kendaraan listrik berkapasitas empat penumpang, tetapi memiliki pendekatan desain, performa, fitur, dan dimensi yang berbeda.

BYD Racco Punya Bodi Lebih Tinggi

Dari sisi dimensi, BYD Racco memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.800 mm, serta jarak sumbu roda 2.520 mm.

Sementara Wuling Aira EV memiliki panjang sekitar 3.300 mm, lebar 1.505 mm, tinggi 1.631 mm, dengan wheelbase 2.190 mm.

Perbedaan tersebut menunjukkan karakter kedua kendaraan.

Racco lebih panjang sekitar 95 mm dan memiliki wheelbase 330 mm lebih panjang. Sebaliknya, Aira EV memiliki bodi sekitar 30 mm lebih lebar.

Perbedaan paling mencolok terdapat pada tinggi kendaraan. Racco mencapai 1.800 mm, atau sekitar 169 mm lebih tinggi dibandingkan Aira EV.

Desain tinggi tersebut memang menjadi bagian dari konsep super-tall EV yang diusung BYD. Dengan bentuk tersebut, Racco berusaha menawarkan ruang kabin yang lebih lapang meskipun dimensinya tetap kompak.

Kabin BYD Racco Lebih Mengutamakan Ruang

BYD Racco memiliki ukuran kabin sekitar 2.193 mm untuk panjang, 1.351 mm untuk lebar, dan 1.404 mm untuk tinggi.

Lantai kabinnya dirancang relatif rendah dan rata sehingga memberikan keleluasaan bagi penumpang.

Salah satu fitur yang cukup menarik adalah penggunaan pintu geser elektrik di kedua sisi. Fitur tersebut dapat mempermudah penumpang masuk dan keluar, terutama ketika kendaraan berada di area parkir yang sempit.

Pada varian tertentu, pintu geser tersebut bahkan memiliki fungsi hands-free.

Wuling Aira EV menawarkan konsep yang lebih sederhana. Mobil ini tetap memiliki konfigurasi empat penumpang dengan berbagai fitur untuk penggunaan perkotaan.

Kursi belakang Aira EV dapat dilipat dengan konfigurasi 50:50, sehingga pengguna memiliki fleksibilitas tambahan ketika membawa barang.

Fitur BYD Racco Lebih Lengkap

Di sektor fitur, BYD Racco memiliki sejumlah perangkat yang membuatnya terlihat lebih agresif dibandingkan Aira EV.

Baca Juga :  Cara Menghasilkan Uang dari AI untuk Pemula 2026, Tanpa Modal Bisa Cuan Harian

Selain pintu geser elektrik, Racco memiliki berbagai ruang penyimpanan, tempat khusus payung, slot smartphone, hingga teknologi vehicle-to-load atau V2L.

Fitur V2L memungkinkan energi dari baterai kendaraan digunakan untuk menyuplai listrik ke perangkat eksternal yang kompatibel.

Dari sisi keselamatan, Racco juga dilengkapi enam airbag dan rem cakram pada keempat roda. Sistem bantuan berkendara seperti adaptive cruise control turut tersedia.

Sementara itu, Aira EV mengusung fitur yang lebih sederhana tetapi cukup untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Beberapa di antaranya adalah ESC, electric parking brake dengan auto hold, hill hold control, ISOFIX, TPMS, kamera dan sensor parkir belakang, serta keyless entry.

Aira EV juga memiliki layar terintegrasi berukuran 10,25 inci.

Performa Motor: Racco Lebih Bertenaga

Perbedaan cukup besar terlihat pada sektor motor listrik.

BYD Racco menggunakan motor dengan tenaga maksimum 47 kW atau sekitar 64 PS dan torsi 160 Nm.

Motor tersebut dikembangkan khusus untuk Racco dengan mempertimbangkan kebutuhan berkendara, termasuk menghadapi kondisi jalan menanjak.

Sebagai perbandingan, Wuling Aira EV menggunakan motor listrik berdaya 30 kW dengan torsi maksimum 85 Nm.

Dengan spesifikasi tersebut, Racco memiliki tenaga sekitar 57 persen lebih besar dan torsi hampir 88 persen lebih tinggi dibandingkan Aira EV.

Keunggulan ini berpotensi membuat Racco memiliki respons yang lebih kuat ketika membawa empat penumpang atau digunakan di jalan dengan kontur menanjak.

Baterai dan Jarak Tempuh

BYD Racco tersedia dalam beberapa pilihan baterai.

Varian Racco 200 menggunakan baterai berkapasitas 22,4 kWh dengan jarak tempuh hingga 210 km berdasarkan standar WLTC.

Sementara varian Racco 300 Plus dan 300 Premium menggunakan baterai 35,84 kWh dengan jarak tempuh hingga 320 km WLTC.

Racco menggunakan teknologi Blade Battery berbasis LFP.

Di sisi lain, Wuling Aira EV juga menawarkan dua pilihan kapasitas baterai.

Varian Standard Range menggunakan baterai 16,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 205 km berdasarkan standar CLTC. Sedangkan Long Range menggunakan baterai 25,1 kWh dengan jarak tempuh hingga 301 km CLTC.

Perlu diperhatikan bahwa angka WLTC dan CLTC berasal dari metode pengujian yang berbeda sehingga tidak tepat jika dibandingkan secara langsung tanpa mempertimbangkan standar pengujiannya.

Baca Juga :  Daftar Kode Redeem Free Fire Hari Ini, Banyak Hadiah Edisi Winter

BYD Racco vs Wuling Aira EV, Mana yang Lebih Unggul?

Jika hanya melihat spesifikasi di atas kertas, BYD Racco memiliki sejumlah keunggulan.

Racco menawarkan motor lebih bertenaga, torsi lebih besar, kapasitas baterai yang lebih besar pada varian tertingginya, kabin tinggi, serta sejumlah fitur yang tidak ditemukan pada Aira EV.

Namun, Aira EV mempunyai keunggulan tersendiri.

Dimensinya tetap kompak, konsepnya sederhana, dan harga menjadi salah satu faktor penting yang dapat menentukan daya saingnya di pasar Indonesia.

Karena itu, pertarungan kedua mobil tersebut nantinya tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi.

Harga BYD Racco di Indonesia akan menjadi faktor kunci.

Jika BYD mampu menghadirkan Racco dengan harga kompetitif, mobil listrik mungil tersebut berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan perkotaan dengan kabin luas dan performa lebih kuat.

Sebaliknya, jika harga Racco terlalu tinggi, Aira EV dapat memiliki peluang lebih besar untuk menarik konsumen yang mengutamakan efisiensi biaya.

Untuk saat ini, perbandingan tersebut masih perlu ditempatkan sebagai gambaran berdasarkan spesifikasi Racco versi Jepang. Spesifikasi, fitur, baterai, maupun harga untuk pasar Indonesia dapat berbeda apabila BYD benar-benar meluncurkan model tersebut di Tanah Air.


FAQ

1. Apa itu BYD Racco?

BYD Racco merupakan mobil listrik mungil dengan konsep kei car yang dipasarkan BYD di Jepang.

2. Berapa tenaga BYD Racco?

BYD Racco menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 47 kW atau sekitar 64 PS dan torsi 160 Nm.

3. Berapa tenaga Wuling Aira EV?

Wuling Aira EV menggunakan motor listrik dengan tenaga maksimum 30 kW dan torsi 85 Nm.

4. Mana yang lebih besar, BYD Racco atau Aira EV?

Racco lebih panjang dan jauh lebih tinggi, sedangkan Aira EV sedikit lebih lebar.

5. Berapa jarak tempuh BYD Racco?

Varian Racco 200 memiliki jarak tempuh hingga 210 km WLTC, sedangkan varian Racco 300 dapat mencapai 320 km WLTC.

6. Apakah BYD Racco akan masuk Indonesia?

Potensi kehadirannya di Indonesia menjadi perhatian setelah BYD Indonesia mengunggah konten terkait Racco, tetapi keputusan final mengenai spesifikasi dan harga pasar Indonesia perlu menunggu pengumuman resmi.

Berita Terkait

Polytron Fox 500 Turun Jadi Rp38 Jutaan, Ini Spesifikasinya
Rekomendasi 6 Smartwatch Huawei Terbaik 2026 dari Murah hingga Premium
Fitur Baru WhatsApp Scam Alert Bisa Deteksi Pesan Penipuan
Sudah Hapus Banyak File tapi Google Drive Tetap Penuh? Begini Cara Mengatasinya
Apple Back to School 2026 Diperpanjang hingga 24 September, Ini Promonya
Yamaha Aerox Listrik Rp52 Jutaan, Akankah Masuk Indonesia?
Luxeed RX Siap Tantang Xiaomi YU7, Punya 4 LiDAR dan Tenaga 277 kW
United RX6000 Dibanderol Rp69,9 Juta, Punya Fast Charging dan Bisa Ngecas di SPKLU
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Polytron Fox 500 Turun Jadi Rp38 Jutaan, Ini Spesifikasinya

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BYD Racco Bakal Masuk Indonesia? Ini Perbandingannya dengan Aira EV

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Rekomendasi 6 Smartwatch Huawei Terbaik 2026 dari Murah hingga Premium

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Fitur Baru WhatsApp Scam Alert Bisa Deteksi Pesan Penipuan

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Sudah Hapus Banyak File tapi Google Drive Tetap Penuh? Begini Cara Mengatasinya

Berita Terbaru

Otomotif

Polytron Fox 500 Turun Jadi Rp38 Jutaan, Ini Spesifikasinya

Senin, 17 Agu 2026 - 14:06 WIB