TEKNOLOGI – Google akhirnya masuk ke pasar perangkat pelacak barang dengan meluncurkan Pixel Tag, perangkat Bluetooth tracker yang dirancang untuk membantu pengguna menemukan barang yang hilang atau terselip.
Pixel Tag diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran Pixel 11 Series. Kehadiran perangkat ini menjadi langkah Google untuk memperkuat ekosistem perangkat kerasnya sekaligus menghadirkan alternatif bagi pengguna Android yang selama ini memiliki sejumlah pilihan tracker dari produsen lain.
Dengan dukungan Ultra-Wideband (UWB) dan jaringan Google Find Hub, Pixel Tag menawarkan kemampuan pelacakan yang tidak hanya mengandalkan koneksi langsung dengan smartphone.
Desain Ringkas dengan Baterai yang Bisa Diganti
Google Pixel Tag memiliki bentuk oval dengan desain sederhana sehingga mudah ditempelkan atau dikaitkan dengan berbagai barang.
Perangkat tersebut memiliki dimensi sekitar 46,1 x 46,1 x 5,4 mm dengan bobot sekitar 11,8 gram tanpa baterai.
Bagian depan menggunakan material metal, sedangkan bagian belakang dibuat dari plastik dan dapat dibuka untuk mengganti baterai.
Pixel Tag menggunakan baterai CR2032, jenis baterai koin yang cukup umum digunakan pada perangkat pelacak. Google mengklaim baterainya dapat bertahan lebih dari satu tahun, sehingga pengguna tidak perlu terlalu sering melakukan penggantian baterai.
Dilengkapi Teknologi UWB
Salah satu fitur yang menjadi daya tarik Pixel Tag adalah dukungan Ultra-Wideband (UWB).
Teknologi tersebut memungkinkan pelacakan dengan tingkat presisi lebih tinggi ketika perangkat berada di sekitar perangkat yang kompatibel.
Dalam penggunaan sehari-hari, fitur ini dapat membantu pengguna menemukan barang yang terselip, misalnya kunci, tas, dompet, atau barang lainnya yang dipasangi Pixel Tag.
Namun, kemampuan pelacakan presisi tetap bergantung pada kompatibilitas perangkat dan dukungan fitur yang tersedia dalam ekosistem Google.
Mengandalkan Google Find Hub Network
Pixel Tag juga terintegrasi dengan Google Find Hub Network.
Teknologi jaringan tersebut memungkinkan perangkat Android di sekitar Pixel Tag membantu memperbarui informasi lokasi perangkat yang sedang dicari.
Artinya, Pixel Tag tidak harus selalu berada dalam jangkauan langsung smartphone pemilik untuk memberikan informasi lokasi terbaru.
Konsep ini mirip dengan pendekatan jaringan pelacakan yang digunakan sejumlah perangkat tracker modern. Semakin banyak perangkat yang berpartisipasi dalam jaringan, semakin besar peluang lokasi perangkat yang hilang dapat diperbarui.
Bisa Mengeluarkan Suara
Google Pixel Tag turut dibekali speaker internal.
Fitur tersebut berguna ketika barang yang dicari berada tidak jauh dari pengguna tetapi sulit ditemukan secara visual.
Pengguna dapat memanfaatkan suara dari Pixel Tag sebagai petunjuk lokasi. Misalnya, ketika tracker berada di balik sofa, di dalam tas, atau terselip di antara barang lainnya.
Kehadiran speaker menjadi fitur penting karena pelacakan lokasi melalui aplikasi saja terkadang belum cukup untuk menemukan benda yang berada di sekitar pengguna.
Tahan Air dengan Rating IP67
Untuk penggunaan sehari-hari, Pixel Tag memiliki sertifikasi IP67.
Rating tersebut menunjukkan perangkat memiliki perlindungan terhadap debu serta kemampuan bertahan ketika terendam air hingga kedalaman tertentu dalam kondisi pengujian yang ditetapkan standar IP.
Dengan perlindungan tersebut, Pixel Tag lebih siap digunakan pada barang yang berpotensi terkena hujan atau cipratan air.
Meski demikian, rating IP67 tidak berarti perangkat dirancang untuk digunakan terus-menerus di dalam air.
Bluetooth 6.0
Dari sisi konektivitas, Pixel Tag mendukung Bluetooth 6.0.
Bluetooth digunakan sebagai salah satu jalur komunikasi antara perangkat pelacak dengan perangkat yang kompatibel. Ketika berada dalam jangkauan, pengguna dapat memanfaatkan koneksi tersebut untuk membantu menemukan Pixel Tag.
Kombinasi Bluetooth, UWB, speaker dan Find Hub membuat perangkat ini tidak hanya berfungsi sebagai beacon sederhana, tetapi menjadi bagian dari sistem pelacakan yang lebih luas.
Harga Google Pixel Tag
Di pasar global, Google Pixel Tag dibanderol sekitar US$29 untuk satu unit.
Google juga menyediakan paket empat unit dengan harga sekitar US$99.
Jika dikonversikan secara kasar menggunakan kurs sekitar Rp17.000 per dolar AS, harga tersebut setara dengan sekitar Rp493 ribu untuk satu unit dan sekitar Rp1,68 juta untuk paket empat unit.
Namun, harga tersebut belum memperhitungkan pajak, biaya impor, distribusi, dan biaya lainnya jika produk dibeli melalui jalur nonresmi.
Belum Dijual Resmi di Indonesia
Salah satu kekurangan Pixel Tag bagi konsumen Indonesia adalah belum tersedianya penjualan resmi di Indonesia.
Kondisi tersebut membuat calon pengguna di Tanah Air harus memperhatikan sumber pembelian, dukungan garansi, kompatibilitas fitur, serta layanan purnajual sebelum membeli melalui jalur impor.
Jika Google nantinya menghadirkan Pixel Tag secara resmi di Indonesia, perangkat ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengguna Android yang membutuhkan perangkat pelacak barang dan sudah menggunakan ekosistem Google.
Pixel Tag vs Apple AirTag
Kehadiran Pixel Tag secara tidak langsung menempatkan Google berhadapan dengan Apple AirTag, terutama dalam hal ekosistem pelacakan.
Keduanya memiliki konsep dasar yang serupa, yakni perangkat kecil yang dapat ditempelkan pada barang dan kemudian dilacak menggunakan jaringan perangkat di sekitarnya.
Perbedaannya terletak pada ekosistem yang menjadi fondasi masing-masing. Pixel Tag ditujukan untuk ekosistem Android dan Google Find Hub, sedangkan AirTag terintegrasi dengan jaringan Find My milik Apple.
Bagi pengguna Android, Pixel Tag tentu lebih menarik apabila seluruh fitur pelacakannya dapat dimanfaatkan secara optimal melalui perangkat Android yang kompatibel.
Spesifikasi Google Pixel Tag
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Produk | Google Pixel Tag |
| Jenis | Bluetooth tracker |
| Dimensi | Sekitar 46,1 x 46,1 x 5,4 mm |
| Bobot | Sekitar 11,8 gram tanpa baterai |
| Baterai | CR2032 |
| Daya tahan | Lebih dari 1 tahun |
| Konektivitas | Bluetooth 6.0 |
| Pelacakan presisi | UWB |
| Jaringan | Google Find Hub |
| Audio | Speaker internal |
| Ketahanan | IP67 |
| Harga 1 unit | US$29 |
| Paket 4 unit | US$99 |
| Ketersediaan Indonesia | Belum resmi |
Kesimpulan
Google Pixel Tag menjadi langkah penting Google dalam menghadirkan perangkat pelacak barang sendiri untuk ekosistem Android.
Dukungan UWB, Bluetooth 6.0, Google Find Hub, speaker internal, baterai CR2032, dan rating IP67 membuat Pixel Tag memiliki sejumlah fitur yang menarik di kelasnya.
Dengan harga global US$29, perangkat ini juga diposisikan cukup kompetitif. Tantangan bagi konsumen Indonesia saat ini adalah ketersediaan resmi dan dukungan purnajual yang belum tersedia secara lokal.
Jika Google memperluas penjualannya ke Indonesia, Pixel Tag berpotensi menjadi salah satu perangkat pelacak yang cukup menarik bagi pengguna Android.
FAQ
Apa itu Google Pixel Tag?
Google Pixel Tag adalah perangkat pelacak berukuran kecil yang dirancang untuk membantu pengguna menemukan barang yang hilang atau terselip.
Berapa harga Google Pixel Tag?
Harga globalnya sekitar US$29 untuk satu unit dan US$99 untuk paket empat unit.
Apakah Pixel Tag bisa digunakan untuk melacak barang dari jarak jauh?
Pixel Tag memanfaatkan jaringan Google Find Hub sehingga lokasi dapat diperbarui melalui perangkat yang kompatibel di sekitarnya.
Apakah Google Pixel Tag tahan air?
Ya. Pixel Tag memiliki rating IP67.
Apakah Pixel Tag menggunakan UWB?
Ya, Pixel Tag mendukung Ultra-Wideband untuk kemampuan pelacakan yang lebih presisi pada perangkat yang kompatibel.
Apakah Google Pixel Tag sudah dijual resmi di Indonesia?
Berdasarkan informasi dalam materi sumber, Pixel Tag belum dipasarkan secara resmi di Indonesia.









