Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mencatat pertumbuhan signifikan pada layanan digitalnya. Aplikasi Livin’ by Mandiri kini mampu melayani rata-rata sekitar 1.700 transaksi per jam, seiring meningkatnya jumlah pengguna dan aktivitas transaksi sepanjang semester I 2026.
Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengatakan hingga akhir semester pertama 2026, jumlah pengguna Livin’ by Mandiri telah melampaui 41 juta nasabah. Peningkatan tersebut diikuti oleh lonjakan frekuensi transaksi yang memperkuat posisi Livin’ sebagai salah satu aplikasi perbankan digital terbesar di Indonesia.
Menurut Novita, pertumbuhan transaksi digital memberikan dampak besar terhadap efisiensi operasional perseroan. Livin’ kini menangani rata-rata sekitar 11.500 transaksi setiap hari, atau setara sekitar 1.700 transaksi setiap jam. Jika seluruh transaksi tersebut dilakukan secara konvensional melalui kantor cabang, biaya operasional yang harus ditanggung perusahaan akan jauh lebih besar.
Tidak hanya Livin’, platform digital Kopra by Mandiri juga menunjukkan perkembangan positif. Hingga semester I 2026, platform tersebut telah melayani sekitar 354 ribu pengguna, dengan sekitar 84 persen di antaranya merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini memperlihatkan semakin luasnya pemanfaatan layanan digital Bank Mandiri oleh sektor produktif.
Untuk memperkuat ekosistem digital, Bank Mandiri juga menghadirkan sejumlah inovasi baru pada aplikasi Livin’. Beberapa fitur terbaru meliputi KSM Emas, yang memungkinkan deposito dijadikan agunan pinjaman, Fasilitas Kredit Agunan Deposito, serta Livin’ Next G, layanan yang dirancang untuk mengenalkan budaya menabung kepada anak sejak dini.
Transformasi digital tersebut turut menopang kinerja keuangan perseroan. Sepanjang semester I 2026, Bank Mandiri membukukan Return on Equity (ROE) sebesar 24,3 persen dan Return on Assets (ROA) sebesar 17,5 persen, mencerminkan profitabilitas yang tetap kuat di tengah meningkatnya investasi pada layanan digital.
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri juga tumbuh 17,1 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut berada di atas rata-rata industri perbankan nasional dan menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Bank Mandiri.
Pencapaian ini mempertegas strategi transformasi digital Bank Mandiri dalam meningkatkan pengalaman nasabah, memperluas layanan keuangan digital, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Dengan basis pengguna yang terus bertambah dan inovasi fitur yang berkelanjutan, Livin’ by Mandiri diproyeksikan akan menjadi salah satu motor utama pertumbuhan bisnis perseroan pada tahun 2026.
FAQ
1. Berapa transaksi yang dilayani Livin’ by Mandiri saat ini?
Sekitar 1.700 transaksi per jam atau rata-rata 11.500 transaksi per hari.
2. Berapa jumlah pengguna Livin’ by Mandiri?
Hingga semester I 2026, Livin’ telah digunakan oleh lebih dari 41 juta nasabah.
3. Apa fitur terbaru Livin’ by Mandiri?
Fitur baru meliputi KSM Emas, Kredit Agunan Deposito, dan Livin’ Next G untuk edukasi menabung bagi anak.
4. Bagaimana perkembangan Kopra by Mandiri?
Platform tersebut melayani sekitar 354 ribu pengguna, dengan 84 persen merupakan pelaku UMKM.
5. Bagaimana kinerja Bank Mandiri pada semester I 2026?
Bank Mandiri mencatat ROE 24,3 persen, ROA 17,5 persen, dan pertumbuhan DPK 17,1 persen secara tahunan. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta









