Jakarta-Harga Bitcoin (BTC) hari ini bergerak di kisaran Rp1,14 miliar hingga Rp1,15 miliar per koin. Pergerakan terbatas membuat pasar kripto cenderung sideways di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Bitcoin masih menjadi aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar. Sementara itu, Ethereum diperdagangkan sekitar Rp32,47 juta, sedangkan BNB berada di kisaran Rp10,31 juta.
Harga Solana juga bergerak mendatar pada kisaran Rp1,38 juta. Adapun Tether berada sekitar Rp17.977, mengikuti pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah.
Tekanan pasar meningkat setelah konflik Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Ketegangan di kawasan Teluk dan Selat Hormuz mendorong harga minyak naik serta memperkuat kekhawatiran inflasi global.
Kondisi tersebut membuat investor lebih berhati-hati terhadap aset berisiko. Bitcoin ikut mengalami tekanan, meskipun harganya masih bertahan di sekitar level US$64.000 dalam perdagangan terbaru.
Namun, sentimen positif muncul dari pasar ETF Bitcoin spot Amerika Serikat. Produk investasi tersebut kembali mencatat arus dana masuk setelah mengalami tekanan selama beberapa pekan.
Investor juga menunggu data inflasi konsumen Amerika Serikat. Data CPI berpotensi memengaruhi ekspektasi suku bunga dan arah dolar AS, sehingga volatilitas Bitcoin dapat kembali meningkat.
Pelaku pasar disarankan memantau pergerakan harga dan volume transaksi sebelum mengambil keputusan. Harga kripto sangat fluktuatif dan dapat berubah cepat akibat sentimen geopolitik, ekonomi global, serta arus dana institusional. Tim









