Jakarta-Keputusan Toyota Motor menghentikan produksi Toyota GR Supra justru menciptakan fenomena menarik di pasar otomotif Amerika Serikat. Mobil sport legendaris itu mengalami lonjakan penjualan hingga 71,9 persen pada paruh pertama 2026 karena banyak konsumen berlomba mendapatkan unit terakhir.
Data penjualan menunjukkan Toyota berhasil mengirimkan 2.116 unit GR Supra selama enam bulan pertama 2026. Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 1.231 unit. Pada Juni 2026 saja, penjualan GR Supra naik 45,8 persen menjadi 449 unit.
Lonjakan tersebut dipicu berakhirnya proses produksi GR Supra di fasilitas perakitan Graz, Austria. Kelangkaan stok membuat kolektor dan penggemar mobil sport segera memesan sisa unit yang masih tersedia di jaringan dealer sebelum benar-benar habis dari pasar.
Sebaliknya, performa Toyota GR86 justru melemah. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, penjualan GR86 turun 26,2 persen menjadi 4.007 unit. Penjualan pada Juni juga terkoreksi 6,8 persen menjadi 754 unit meski harganya lebih terjangkau dibanding Supra.
Di luar segmen mobil sport, kinerja penjualan Toyota di Amerika Utara tetap solid. Merek Toyota mencatat pertumbuhan 11,2 persen selama Juni dan naik 1,5 persen secara kumulatif sepanjang tahun berjalan. Kendaraan elektrifikasi menjadi motor utama dengan kontribusi lebih dari 57 persen terhadap total penjualan bulanan.
Model hybrid menjadi bintang penjualan. Toyota RAV4 Hybrid mencetak rekor penjualan bulanan tertinggi sepanjang sejarah. Sementara divisi mewah Lexus juga membukukan rekor penjualan bulan Juni meski secara akumulatif tahunan masih mengalami penurunan.
Beberapa model lain menghadapi tantangan akibat keterbatasan pasokan. Penjualan Toyota Prius turun 42,3 persen secara tahunan. Adapun RAV4 versi konvensional turun 35,7 persen dan Toyota Land Cruiser merosot 40 persen. Penurunan tersebut lebih disebabkan gangguan rantai pasok dan minimnya stok daripada melemahnya permintaan pasar.
Di sisi lain, beberapa model SUV dan sedan justru tampil impresif. Toyota Highlander Hybrid naik 48,9 persen, Toyota 4Runner melonjak hingga 141 persen, sedangkan Toyota Camry mencatat pertumbuhan 15,3 persen. Capaian ini menunjukkan permintaan kendaraan hybrid dan SUV tetap menjadi penggerak utama bisnis Toyota di Amerika Serikat.
FAQ
Mengapa penjualan Toyota GR Supra meningkat tajam?
Karena produksinya telah dihentikan sehingga banyak kolektor dan penggemar membeli unit terakhir yang masih tersedia.
Berapa kenaikan penjualan Toyota GR Supra?
Penjualan naik 71,9 persen menjadi 2.116 unit selama semester pertama 2026.
Bagaimana nasib Toyota GR86?
GR86 mengalami penurunan penjualan 26,2 persen menjadi 4.007 unit pada periode yang sama.
Model Toyota apa yang paling berkembang?
RAV4 Hybrid, Highlander Hybrid, 4Runner, dan Camry menjadi model dengan pertumbuhan penjualan paling kuat. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta









