Google Sulap HP Lawas Jadi Server Murah, Bisa Gantikan Data Center Mini

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI  – Google bersama para peneliti dari University of California San Diego (UCSD) menghadirkan inovasi menarik dalam dunia teknologi. Smartphone lawas yang selama ini hanya tersimpan di laci atau berakhir menjadi limbah elektronik kini dapat disulap menjadi server berbiaya rendah untuk mendukung kebutuhan komputasi dan pusat data.

Proyek ini memanfaatkan ponsel Google Pixel bekas yang sudah tidak digunakan lagi. Alih-alih dibuang, perangkat tersebut didaur ulang menjadi sistem komputasi yang mampu menjalankan berbagai tugas layaknya server konvensional.

Kurangi Limbah Elektronik dan Jejak Karbon

Menurut Google Research, setiap smartphone menyimpan jejak karbon yang cukup besar dari proses produksi hingga distribusi. Karena itu, memperpanjang masa pakai perangkat dianggap sebagai langkah yang lebih ramah lingkungan dibandingkan menggantinya dengan perangkat baru.

Pendekatan ini tidak hanya membantu mengurangi limbah elektronik (e-waste), tetapi juga menekan kebutuhan produksi perangkat keras baru yang membutuhkan sumber daya besar.

Para peneliti menilai jutaan smartphone yang tidak lagi digunakan masih memiliki potensi komputasi yang cukup tinggi untuk dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan teknologi.

Performa Smartphone Lawas Masih Kompetitif

Dalam penelitian tersebut, smartphone Pixel berusia sekitar tiga tahun diuji menggunakan berbagai benchmark komputasi.

Hasilnya cukup mengejutkan. Pada beberapa pengujian single-core, performa smartphone lawas tersebut mampu mengungguli sejumlah prosesor server kelas data center.

Baca Juga :  Google Beri Warning! Jangan Asal Angkat Telepon dari Nomor Ini, Modus Penipuan Baru Makin Canggih di 2026

Meski secara keseluruhan server modern masih jauh lebih kuat, smartphone bekas dinilai masih sangat layak digunakan untuk tugas komputasi tertentu jika dirancang dalam sistem yang tepat.

Cara Smartphone Diubah Menjadi Server

Untuk mengubah smartphone menjadi server mini, para peneliti melakukan beberapa modifikasi penting.

Komponen seperti layar, baterai, kamera, speaker, dan rangka ponsel dilepas. Yang dipertahankan hanyalah motherboard yang berisi chipset atau System-on-Chip (SoC).

Setelah itu, sistem operasi Android diganti dengan Linux yang lebih umum digunakan pada lingkungan server.

Penggunaan Linux memungkinkan perangkat menjalankan berbagai platform manajemen server modern, termasuk Kubernetes yang banyak digunakan untuk mengelola aplikasi berbasis cloud.

50 Smartphone Bisa Menyamai Server Data Center

Penelitian menunjukkan sekitar 25 hingga 50 smartphone bekas mampu menghasilkan daya komputasi setara dengan satu prosesor server dual-socket dalam skenario tertentu.

Artinya, tumpukan smartphone lama yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata dapat diubah menjadi infrastruktur komputasi yang cukup kuat.

Temuan ini membuka peluang baru bagi institusi pendidikan, laboratorium penelitian, hingga organisasi kecil yang membutuhkan kapasitas komputasi dengan biaya terbatas.

Bisa Digunakan untuk Sekolah dan Kampus

UCSD mengungkapkan bahwa klaster berisi 20 smartphone bekas sudah cukup untuk menjalankan aplikasi pembelajaran yang digunakan lebih dari 75 mahasiswa secara bersamaan.

Baca Juga :  Mobil Bensin Terancam Punah! Peneliti Korea Temukan Baterai Super 1.000 Km Era BBM Tamat?

Dengan pendekatan tersebut, institusi pendidikan tidak perlu bergantung sepenuhnya pada layanan cloud yang biayanya relatif mahal.

Tim peneliti bahkan berencana membangun pusat data lokal yang terdiri dari sekitar 2.000 smartphone bekas untuk melayani kebutuhan ratusan kelas sekaligus.

Bukan untuk AI Skala Raksasa

Meski menjanjikan, sistem berbasis smartphone bekas ini diperkirakan tidak akan digunakan oleh perusahaan teknologi besar seperti Google, Microsoft, atau Nvidia yang mengoperasikan pusat data kecerdasan buatan (AI) berskala masif.

Operator hyperscale membutuhkan perangkat keras khusus dengan tingkat keandalan tinggi serta pengelolaan yang lebih sederhana.

Namun, untuk kebutuhan pendidikan, penelitian, komunitas teknologi, hingga organisasi dengan anggaran terbatas, solusi ini dinilai sangat menarik dan ekonomis.

Masa Depan Data Center Ramah Lingkungan

Proyek daur ulang smartphone menjadi server menunjukkan bahwa perangkat elektronik lama masih memiliki nilai guna yang tinggi.

Di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi global dan melonjaknya harga komponen teknologi, pendekatan ini dapat menjadi alternatif yang lebih hemat sekaligus berkelanjutan.

Jika berhasil diterapkan secara luas, jutaan smartphone bekas di seluruh dunia berpotensi menjadi sumber daya komputasi baru yang mampu mengurangi limbah elektronik dan mendukung transformasi digital yang lebih ramah lingkungan.

Berita Terkait

Lenovo Legion Y700 Infinity Segera Hadir, Bawa OLED 165Hz dan Bezel 2,89 mm
Harga iPhone 17 Dikabarkan Segera Naik, Ini Penyebab dan Perkiraannya
Kekayaan Elon Musk Melonjak Lagi, Tembus Rp14.276 Triliun Berkat Saham SpaceX
Monetisasi X 2026 Berubah, Ini Syarat Baru Dapat Penghasilan dari Konten
GTA 6 Siapkan Cuplikan Terbaru Lebih Panjang, Tayang Perdana di Netflix
Huawei Pura 90s Pro Hadir dengan Kirin 9030S, Kamera 50 MP dan Fast Charging 66W
19 Fitur Samsung Galaxy Z Fold 8 yang Wajib Dicoba, Ada Banyak Fitur AI
Apple Siapkan 3 Produk “Ultra”, Ada iPhone Lipat dan AirPods Berkamera
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Lenovo Legion Y700 Infinity Segera Hadir, Bawa OLED 165Hz dan Bezel 2,89 mm

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Kekayaan Elon Musk Melonjak Lagi, Tembus Rp14.276 Triliun Berkat Saham SpaceX

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Monetisasi X 2026 Berubah, Ini Syarat Baru Dapat Penghasilan dari Konten

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:02 WIB

GTA 6 Siapkan Cuplikan Terbaru Lebih Panjang, Tayang Perdana di Netflix

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Huawei Pura 90s Pro Hadir dengan Kirin 9030S, Kamera 50 MP dan Fast Charging 66W

Berita Terbaru

Pemerintahan

Mulai 17 Agustus 2026, Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai 10 Hari

Senin, 10 Agu 2026 - 20:05 WIB