IHSG Tembus 6.000 Lagi! Saham DSSA hingga BBCA Jadi Penopang, Investor Mulai Optimistis

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan taringnya pada perdagangan Jumat (12/6/2026). Indeks utama Bursa Efek Indonesia berhasil ditutup menguat 2,07% atau naik 121,62 poin ke level 6.007,65, sekaligus menembus kembali level psikologis 6.000 yang selama ini menjadi perhatian pelaku pasar.

Penguatan signifikan tersebut menjadi kabar positif bagi investor setelah pasar sempat mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya. Sejak pembukaan, IHSG bergerak di zona hijau dan bahkan sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.074,07 sebelum akhirnya ditutup di atas level 6.000.

Data perdagangan menunjukkan mayoritas saham mengalami kenaikan. Sebanyak 615 saham menguat, 108 saham melemah, dan 93 saham bergerak stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia meningkat hingga mencapai Rp10.547 triliun.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi motor utama penguatan indeks. Saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) memimpin kenaikan dengan lonjakan lebih dari 13%. Disusul Amman Mineral Internasional (AMMN) yang menguat hampir 13%, serta Bank Central Asia (BBCA) yang turut memberikan kontribusi positif terhadap pergerakan indeks.

Baca Juga :  Cara Bayar Pajak Terbaru Secara Online: Panduan Lengkap, Syarat, Langkah, dan Tips agar Tidak Terlambat

Selain itu, saham Pantai Indah Kapuk Dua (PANI), Chandra Asri Pacific (TPIA), dan Unilever Indonesia (UNVR) juga tercatat berada di jalur penguatan sepanjang perdagangan.

Di sisi lain, tidak semua saham unggulan bergerak positif. Saham Bank Mandiri (BMRI) terkoreksi sekitar 1,18%, sementara saham Telkom Indonesia (TLKM) turun tipis sekitar 0,35%.

Analis pasar menilai lonjakan IHSG kali ini didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap saham-saham sektor komoditas dan pertambangan. Sentimen positif muncul setelah adanya kejelasan arah kebijakan terkait tata kelola ekspor sumber daya alam yang dinilai mampu memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor.

Penguatan sektor bahan baku dan industri menjadi pendorong terbesar kenaikan indeks. Sementara sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang masih mengalami pelemahan tipis pada perdagangan hari ini.

Kembalinya IHSG ke atas level 6.000 dinilai menjadi sinyal positif bagi pasar modal Indonesia. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk memperhatikan perkembangan ekonomi global, pergerakan harga komoditas, serta kebijakan moneter yang dapat memengaruhi arah pasar dalam beberapa pekan mendatang.

Baca Juga :  Best Cashback Credit Cards in the USA April 2026: No Annual Fee, Earn Up to 5% Cash Back + $250 Bonus

FAQ

Mengapa IHSG naik lebih dari 2% hari ini?

Penguatan IHSG didorong oleh kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar, terutama sektor komoditas, pertambangan, dan perbankan yang mendapat sentimen positif dari pasar.

Saham apa yang paling besar menopang kenaikan IHSG?

Saham DSSA, AMMN, PANI, TPIA, UNVR, dan BBCA menjadi beberapa emiten yang memberikan kontribusi besar terhadap penguatan indeks.

Apa arti IHSG kembali menembus level 6.000?

Level 6.000 merupakan batas psikologis penting di pasar saham. Ketika IHSG berhasil berada di atas level tersebut, kepercayaan investor biasanya meningkat.

Apakah ini waktu yang tepat membeli saham?

Keputusan investasi harus disesuaikan dengan profil risiko dan analisis masing-masing investor. Penguatan pasar tidak selalu menjamin tren naik akan berlanjut.

Bagaimana prospek IHSG setelah ini?

Prospek IHSG masih dipengaruhi kondisi ekonomi global, kebijakan pemerintah, pergerakan suku bunga, serta harga komoditas dunia. Tim.

Berita Terkait

IHSG Ditutup Menguat ke 6.236, BBRI, BREN dan AMMN Jadi Motor Penguatan
Harga Buyback Emas Antam Terbaru 31 Juli 2026 Naik, Ini Rincian Pajak dan Tabel Lengkapnya
Harga emas Antam Pegadaian hari ini 31 Juli 2026, 1 Gram Rp2,721 Juta
Cara Transfer DANA ke BCA Tanpa Ribet, Simak Langkah, Syarat, dan Biayanya
Superbank Raup Laba Rp182,6 Miliar pada Semester I 2026
IHSG Ditutup Naik 1,56% ke 6.186, Saham TLKM, BBCA, dan BBRI Pimpin Penguatan
Mulai 1 Agustus 2026, Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli Resmi Pungut Pajak Penjual, Ini Mekanismenya
The Fed Tahan Suku Bunga 3,5%-3,75%, Rupiah Rebound pada Perdagangan Hari Ini
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:28 WIB

IHSG Ditutup Menguat ke 6.236, BBRI, BREN dan AMMN Jadi Motor Penguatan

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:19 WIB

Harga emas Antam Pegadaian hari ini 31 Juli 2026, 1 Gram Rp2,721 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:06 WIB

Cara Transfer DANA ke BCA Tanpa Ribet, Simak Langkah, Syarat, dan Biayanya

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:06 WIB

Superbank Raup Laba Rp182,6 Miliar pada Semester I 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:37 WIB

IHSG Ditutup Naik 1,56% ke 6.186, Saham TLKM, BBCA, dan BBRI Pimpin Penguatan

Berita Terbaru