Suku Bunga Naik, Simulasi Kredit KPR dan KTA Terbaru 2026: Cicilan Bisa Bertambah Jutaan Rupiah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kenaikan suku bunga acuan kembali menjadi perhatian masyarakat yang berencana mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) maupun Kredit Tanpa Agunan (KTA). Pada Mei 2026, Bank Indonesia menaikkan BI-Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen sebagai langkah menjaga stabilitas rupiah dan inflasi.

Kenaikan suku bunga tersebut berpotensi memengaruhi bunga kredit perbankan, terutama untuk produk dengan skema bunga mengambang (floating rate). Masyarakat yang sedang mempertimbangkan pembelian rumah atau pengajuan pinjaman konsumtif perlu menghitung ulang kemampuan finansial agar tidak terbebani cicilan yang meningkat di masa depan.

Berdasarkan data suku bunga dasar kredit sejumlah bank besar pada 2026, bunga KPR berada di kisaran 7,2–7,5 persen untuk periode tertentu sebelum masuk ke fase floating. Setelah masa promosi berakhir, bunga dapat meningkat mengikuti kondisi pasar dan kebijakan bank masing-masing.

Sebagai ilustrasi, jika seseorang mengajukan KPR sebesar Rp500 juta dengan tenor 15 tahun dan bunga efektif sekitar 8 persen per tahun, maka estimasi cicilan bulanan berada di kisaran Rp4,7 juta hingga Rp4,9 juta. Namun apabila bunga naik menjadi 10 persen, cicilan dapat meningkat menjadi sekitar Rp5,3 juta hingga Rp5,5 juta per bulan. Selisih tersebut dapat mencapai lebih dari Rp600 ribu setiap bulan.

Baca Juga :  Resmi Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo, Apa Dampaknya bagi Nasabah?

Sementara itu, untuk KTA sebesar Rp100 juta dengan tenor lima tahun, cicilan bulanan pada bunga 10 persen berada di kisaran Rp2,1 juta. Jika bunga naik menjadi 12 persen, angsuran dapat meningkat menjadi sekitar Rp2,2 juta hingga Rp2,3 juta per bulan. Kenaikan terlihat kecil, tetapi akumulasi pembayaran selama masa kredit bisa mencapai jutaan rupiah.

Para analis menyarankan calon debitur memperhatikan skema bunga fixed dan floating sebelum menandatangani perjanjian kredit. Bunga fixed memberikan kepastian cicilan selama periode tertentu, sedangkan bunga floating mengikuti perubahan kondisi pasar dan kebijakan suku bunga yang berlaku.

Selain mempertimbangkan suku bunga, calon peminjam juga perlu memperhitungkan biaya provisi, administrasi, asuransi, dan dana darurat. Idealnya total cicilan utang tidak melebihi 30–35 persen dari penghasilan bulanan agar kondisi keuangan tetap sehat dan tidak rentan terhadap risiko gagal bayar.

Baca Juga :  BI Rate Naik, Apa Dampaknya terhadap Dana Pensiun? OJK Ungkap Strategi Investasi agar Tetap Aman

Dengan tren suku bunga yang masih dinamis sepanjang 2026, masyarakat disarankan membandingkan penawaran beberapa bank sebelum mengajukan kredit. Simulasi yang matang dapat membantu memilih produk KPR atau KTA yang paling sesuai dengan kemampuan finansial dan kebutuhan jangka panjang.

FAQ

Apakah suku bunga KPR akan terus naik pada 2026?
Tidak selalu. Pergerakannya bergantung pada kebijakan Bank Indonesia, inflasi, dan kondisi ekonomi global.

Lebih baik memilih bunga fixed atau floating?
Bunga fixed cocok untuk kepastian cicilan, sedangkan floating dapat lebih murah atau lebih mahal tergantung kondisi pasar.

Berapa gaji ideal untuk mengambil KPR Rp500 juta?
Umumnya disarankan memiliki penghasilan minimal Rp12 juta–Rp15 juta per bulan agar rasio cicilan tetap sehat.

Apakah KTA lebih mahal dibanding KPR?
Ya. Karena tidak memiliki agunan, bunga KTA biasanya lebih tinggi dibanding KPR. Tim

Berita Terkait

IHSG Ditutup Menguat ke 6.236, BBRI, BREN dan AMMN Jadi Motor Penguatan
Harga Buyback Emas Antam Terbaru 31 Juli 2026 Naik, Ini Rincian Pajak dan Tabel Lengkapnya
Harga emas Antam Pegadaian hari ini 31 Juli 2026, 1 Gram Rp2,721 Juta
Cara Transfer DANA ke BCA Tanpa Ribet, Simak Langkah, Syarat, dan Biayanya
Superbank Raup Laba Rp182,6 Miliar pada Semester I 2026
IHSG Ditutup Naik 1,56% ke 6.186, Saham TLKM, BBCA, dan BBRI Pimpin Penguatan
Mulai 1 Agustus 2026, Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli Resmi Pungut Pajak Penjual, Ini Mekanismenya
The Fed Tahan Suku Bunga 3,5%-3,75%, Rupiah Rebound pada Perdagangan Hari Ini
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:28 WIB

IHSG Ditutup Menguat ke 6.236, BBRI, BREN dan AMMN Jadi Motor Penguatan

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:22 WIB

Harga Buyback Emas Antam Terbaru 31 Juli 2026 Naik, Ini Rincian Pajak dan Tabel Lengkapnya

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:19 WIB

Harga emas Antam Pegadaian hari ini 31 Juli 2026, 1 Gram Rp2,721 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:06 WIB

Cara Transfer DANA ke BCA Tanpa Ribet, Simak Langkah, Syarat, dan Biayanya

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:06 WIB

Superbank Raup Laba Rp182,6 Miliar pada Semester I 2026

Berita Terbaru