Efisiensi Anggaran, BGN Stop Paket Makanan MBG untuk Hari Libur

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDIDIKAN-Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan pembagian paket makanan untuk hari libur sekolah dalam program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari penyesuaian pola distribusi bantuan gizi.

Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, Kamis (28/5/2026).

Menurut Sony, sebelumnya paket makanan untuk hari libur tetap dibagikan lebih awal kepada siswa dalam bentuk bundling atau paket bawaan.

“Kalau sebelumnya ada bundling, misalnya hari Rabu dan Kamis libur, maka hari Selasa makanan untuk hari libur ikut dibagikan dalam bentuk paket bawaan. Nah, sekarang sudah tidak lagi,” ujar Sony.


Distribusi MBG Kini Hanya Lima Hari

Selain menghentikan paket makanan untuk hari libur, BGN juga mengubah pola distribusi program MBG dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan.

Baca Juga :  Anggaran MBG Selama Ramadhan Rp. 8.000 - Rp. 10.000/ Porsi, Menunya Menu Kering 

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

Sony menegaskan, perubahan pola distribusi tidak mengurangi nilai bantuan maupun kualitas layanan yang diterima siswa.

“Tidak ada pengurangan nilai. Yang dilakukan adalah penyesuaian pola distribusi agar lebih efektif dan efisien,” katanya.


MBG Hanya Dibagikan Saat Siswa di Sekolah

Dalam skema terbaru, makanan bergizi gratis hanya diberikan ketika siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Artinya, saat siswa libur sekolah atau menjalani kegiatan di luar sekolah, distribusi MBG tidak dilakukan.

“Konsepnya adalah MBG diberikan pada saat siswa ada di sekolah. Jadi, kalau siswanya libur atau ada kegiatan di luar sekolah, maka tidak diberikan MBG,” ujar Sony.

BGN menilai penyesuaian distribusi tersebut diperlukan agar program berjalan lebih tepat sasaran sekaligus mendukung efisiensi penggunaan anggaran negara.

Baca Juga :  Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Pimpinan Dicopot, Program MBG Dipastikan Tetap Jalan

BGN Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Meski ada perubahan distribusi, BGN memastikan kualitas layanan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat tetap terjaga.

Program MBG disebut tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah di Indonesia.

Sebelumnya, BGN juga melakukan berbagai langkah pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG, termasuk mencegah penipuan berkedok pendaftaran mitra SPPG dan memperketat tata kelola distribusi makanan bergizi di daerah.

Berita Terkait

Pendaftaran Politeknik Agraria STPN 2026 Dibuka, Cek Jurusan dan Syarat Lengkapnya
Jangan Dipangkas! Ini 3 Asuransi Penting Saat Ekonomi Sedang Berat
Kejayaan Nvidia Guncang, Rp23.000 Triliun Nilai Pasar Chip AI Lenyap
Pemerintah Bidik 64 Juta UMKM Masuk Sistem Pajak Formal, Tax Ratio Dikejar 13%
The Fed Tahan Suku Bunga 3,75%, Rupiah dan Investasi RI Bersiap Hadapi Tekanan Dolar AS
BBM Nonsubsidi Naik Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Tembus Rp16.250
BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Lagi, Ambil KPR Sekarang atau Tunggu? Ini Hitung-Hitungannya
BGN Setop Penambahan Dapur MBG
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:00 WIB

Pendaftaran Politeknik Agraria STPN 2026 Dibuka, Cek Jurusan dan Syarat Lengkapnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:00 WIB

Jangan Dipangkas! Ini 3 Asuransi Penting Saat Ekonomi Sedang Berat

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kejayaan Nvidia Guncang, Rp23.000 Triliun Nilai Pasar Chip AI Lenyap

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:00 WIB

Pemerintah Bidik 64 Juta UMKM Masuk Sistem Pajak Formal, Tax Ratio Dikejar 13%

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:11 WIB

The Fed Tahan Suku Bunga 3,75%, Rupiah dan Investasi RI Bersiap Hadapi Tekanan Dolar AS

Berita Terbaru