Cara Investasi Reksa Dana dan Emas untuk Pemula lewat HP

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI-Investasi kini semakin mudah dijangkau masyarakat, termasuk bagi pemula yang baru ingin belajar mengelola keuangan. Bahkan, saat ini investasi sudah bisa dimulai hanya dengan modal Rp10.000 melalui aplikasi dompet digital maupun platform investasi online.

Bagi pemula, instrumen investasi yang paling praktis dan relatif aman adalah reksa dana serta emas digital. Selain mudah dipahami, kedua instrumen ini juga cocok untuk investor dengan modal kecil dan risiko yang lebih terukur.

Reksa Dana Jadi Pilihan Favorit Pemula

Reksa dana merupakan instrumen investasi di mana dana investor akan dikelola oleh Manajer Investasi profesional. Karena dikelola oleh pihak yang berpengalaman, reksa dana dinilai cocok bagi pemula yang belum memahami analisis pasar secara mendalam.

Secara umum, terdapat beberapa jenis reksa dana yang populer:

Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)

Jenis ini memiliki risiko paling rendah karena mayoritas dana ditempatkan pada deposito dan surat utang jangka pendek.

RDPU cocok untuk:

  • Dana darurat
  • Target keuangan jangka pendek
  • Investor konservatif

Keunggulannya adalah nilai investasi cenderung lebih stabil dibanding jenis reksa dana lain.

Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT)

RDPT berfokus pada obligasi atau surat utang sehingga menawarkan potensi keuntungan lebih tinggi dibanding RDPU, tetapi dengan risiko yang masih tergolong rendah hingga menengah.

Baca Juga :  Gubernur Jambi: Rp19 Miliar Uang Nasabah Bank Jambi Terlacak di Kripto, Bank Permata dan Bank Sampoerna

Instrumen ini cocok bagi investor yang ingin hasil lebih optimal untuk investasi jangka menengah.

Cara Mudah Memulai Reksa Dana

Saat ini investasi reksa dana dapat dilakukan langsung melalui aplikasi digital seperti:

  • dana
  • bibit
  • ajaib

Platform tersebut menyediakan:

  • Pendaftaran online
  • Simulasi investasi
  • Pembelian mulai Rp10.000
  • Pemantauan portofolio secara real time

Bagi pemula, fitur edukasi dan rekomendasi otomatis di aplikasi juga membantu memahami profil risiko sebelum mulai berinvestasi.

Emas Tetap Jadi Safe Haven Favorit

Selain reksa dana, emas masih menjadi pilihan investasi paling aman untuk jangka panjang. Emas dikenal sebagai aset safe haven karena nilainya cenderung stabil dan tahan terhadap inflasi.

Investasi emas kini tidak harus membeli emas fisik. Masyarakat sudah bisa membeli emas digital melalui aplikasi dompet digital maupun platform resmi.

Beberapa tempat populer membeli emas digital antara lain:

  • digital pegadaian
  • Dana

Keuntungan investasi emas:

  • Mudah dicairkan
  • Cocok untuk jangka panjang
  • Risiko relatif rendah
  • Bisa dimulai dari nominal kecil

Tips Investasi untuk Pemula agar Tidak Rugi

1. Mulai dari Uang Dingin

Gunakan dana yang memang tidak dipakai untuk kebutuhan pokok sehari-hari. Hindari menggunakan uang darurat atau dana cicilan.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Meroket, Sentimen Positif Dorong Kenaikan di Pasar Domestik

2. Kenali Profil Risiko

Investor konservatif biasanya lebih nyaman dengan instrumen stabil seperti emas dan RDPU. Sementara investor agresif cenderung berani menghadapi fluktuasi demi potensi keuntungan lebih besar.

3. Investasi Secara Konsisten

Salah satu strategi terbaik bagi pemula adalah metode Dollar Cost Averaging (DCA), yaitu membeli investasi secara rutin setiap bulan tanpa memikirkan naik turun harga pasar.

Dengan metode ini, risiko membeli di harga terlalu tinggi dapat lebih terkontrol.

Simulasi Investasi Rutin

Misalnya seseorang rutin investasi Rp100 ribu per bulan selama 5 tahun dengan rata-rata imbal hasil 6 persen per tahun

Hasil tersebut bisa lebih besar jika nominal investasi ditingkatkan secara bertahap dan dilakukan dalam jangka panjang.

Pentingnya Belajar Sebelum Investasi

Meski investasi kini sangat mudah dilakukan lewat aplikasi, pemula tetap disarankan mempelajari dasar-dasar investasi terlebih dahulu agar tidak salah memilih produk.

Beberapa platform bahkan menyediakan kalkulator simulasi investasi untuk membantu pengguna memahami potensi keuntungan dan risiko.

Salah satunya dapat diakses melalui:

  • cimbniaga.co.id

Dengan memahami profil risiko dan tujuan keuangan sejak awal, investasi dapat menjadi langkah efektif membangun kestabilan finansial jangka panjang.

Berita Terkait

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini 26 Agustus 2026: USD Menguat atau Melemah?
NVIDIA Earnings 26 Agustus 2026: Prediksi Laporan Keuangan, Saham NVDA dan Prospek AI
Suku Bunga Fed Hari Ini 26 Agustus 2026: Tetap 3,50%-3,75%, Pasar Menunggu Sinyal September
Laba Bersih Bank DBS Indonesia Tembus Rp945,70 Miliar pada Semester I 2026, Kredit Melonjak 24,44%
Kurs Dolar AS Hari Ini 25 Agustus 2026: Cek Kurs Mandiri, BCA, BNI dan BRI
Harga BBM 25 Agustus 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Bengkulu: Pertamax hingga Solar Terbaru
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 25 Agustus 2026 Naik: Antam, UBS, Galeri24 Lengkap dan Harga Antam Resmi
BCA Bagikan Dividen Interim Rp3,07 Triliun
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:02 WIB

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini 26 Agustus 2026: USD Menguat atau Melemah?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 03:01 WIB

NVIDIA Earnings 26 Agustus 2026: Prediksi Laporan Keuangan, Saham NVDA dan Prospek AI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Laba Bersih Bank DBS Indonesia Tembus Rp945,70 Miliar pada Semester I 2026, Kredit Melonjak 24,44%

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:12 WIB

Kurs Dolar AS Hari Ini 25 Agustus 2026: Cek Kurs Mandiri, BCA, BNI dan BRI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Harga BBM 25 Agustus 2026 di Jambi, Sumbar, Riau dan Bengkulu: Pertamax hingga Solar Terbaru

Berita Terbaru