Investor Asing Lepas Saham Usai Evaluasi MSCI Mei 2026, ANTM Terbesar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BISNIS – Aksi jual investor asing terlihat mendominasi sejumlah saham Indonesia yang dikeluarkan dari indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) dalam evaluasi Mei 2026. Sejumlah emiten mencatat arus dana keluar (outflow) cukup besar setelah pengumuman resmi perubahan indeks pada 13 Mei 2026.

Perubahan komposisi indeks MSCI sering menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi aliran dana investasi, khususnya dari investor institusi global yang menggunakan indeks tersebut sebagai acuan investasi.

Dalam evaluasi terbaru, MSCI tercatat mengeluarkan 18 saham asal Indonesia dari perhitungan indeks, baik pada kategori MSCI Global Standard maupun MSCI Global Small Cap.

Sebanyak enam saham keluar dari MSCI Global Standard, termasuk satu saham yang mengalami penurunan kelas ke indeks MSCI Global Small Cap. Sementara itu, 13 saham lainnya tidak lagi masuk dalam perhitungan MSCI Global Small Cap.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham yang keluar dari MSCI Global Standard mencatat arus dana keluar signifikan sejak 13 Mei 2026.

Baca Juga :  Best Fixed Deposit Rates Singapore Today (7 August 2026): Compare DBS, UOB, OCBC and Top Bank Promotions

Berikut daftar saham dengan outflow terbesar:

Saham Keluar dari MSCI Global Standard

  1. BREN (PT Barito Renewables Energy Tbk) : Rp152,5 miliar
  2. AMMN (PT Amman Mineral Internasional Tbk) : Rp149,1 miliar
  3. DSSA (PT Dian Swastatika Sentosa Tbk) : Rp68,1 miliar
  4. CUAN (PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk) : Rp64 miliar
  5. TPIA (PT Chandra Asri Pacific Tbk) : Rp53 miliar
  6. AMRT (PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk) : Rp28,9 miliar

Di sisi lain, saham yang keluar dari indeks MSCI Global Small Cap juga mengalami tekanan jual dari investor asing.

Saham Keluar dari MSCI Global Small Cap

  1. ANTM (PT Aneka Tambang Tbk) : Rp377,72 miliar
  2. TKIM (PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk) : Rp26,49 miliar
  3. SIDO (PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk) : Rp21,52 miliar
  4. DSNG (PT Dharma Satya Nusantara Tbk) : Rp16,32 miliar
  5. TAPG (PT Triputra Agro Persada Tbk) : Rp15,20 miliar
  6. MIKA (PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk) : Rp5,57 miliar
  7. BSDE (PT Bumi Serpong Damai Tbk) : Rp5,29 miliar
  8. AALI (PT Astra Agro Lestari Tbk) : Rp4,1 miliar
  9. SSMS (PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk) : Rp844,99 juta
  10. BANK (PT Bank Aladin Syariah Tbk) : Rp483,02 juta
  11. APIC (PT Pacific Strategic Financial Tbk) : Rp255,65 juta
Baca Juga :  Dolar AS Tembus Rp17.600, Harga Barang Diprediksi Naik: Warga Desa Ikut Terdampak Rupiah Melemah

Dari seluruh daftar tersebut, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi emiten dengan arus dana keluar terbesar, mencapai Rp377,72 miliar. Sementara PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi saham dengan tekanan jual terbesar pada kelompok MSCI Global Standard.

Pengamat pasar menilai perubahan indeks MSCI dapat memicu pergerakan harga jangka pendek karena sejumlah dana investasi global melakukan penyesuaian portofolio mengikuti komposisi indeks terbaru.

Meski demikian, pergerakan saham dalam jangka panjang tetap dipengaruhi oleh fundamental perusahaan, kinerja keuangan, serta kondisi ekonomi secara keseluruhan.

Berita Terkait

Harga Bitcoin dan Kripto Terbaru Hari Ini 27 Agustus 2026: BTC Rp1,39 Miliar, Ethereum dan BNB Menguat
Bidik Pasar BSD, Bank Sinarmas Buka Priority Lounge
IHSG Hari Ini 27 Agustus 2026: Dibuka Melemah, BBCA dan UNTR Justru Menguat, Simak Saham Pilihan dan Peluang Rebound
Harga Emas Hari Ini 27 Agustus 2026: Cek Harga Antam Terbaru, 1 Gram Rp2,72 Juta
Harga BBM Pertamina Hari Ini 27 Agustus 2026 di Jambi, Sumbar dan Riau: Pertalite, Pertamax hingga Dexlite
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
Promo Terbaru Motor Listrik Honda Agustus 2026: Diskon Rp1,8 Juta, Cek Harga dan Cicilannya
PCE AS 27 Agustus 2026: Inflasi Jadi Penentu Suku Bunga The Fed?
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Harga Bitcoin dan Kripto Terbaru Hari Ini 27 Agustus 2026: BTC Rp1,39 Miliar, Ethereum dan BNB Menguat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Bidik Pasar BSD, Bank Sinarmas Buka Priority Lounge

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:23 WIB

IHSG Hari Ini 27 Agustus 2026: Dibuka Melemah, BBCA dan UNTR Justru Menguat, Simak Saham Pilihan dan Peluang Rebound

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:44 WIB

Harga Emas Hari Ini 27 Agustus 2026: Cek Harga Antam Terbaru, 1 Gram Rp2,72 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:43 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 27 Agustus 2026 di Jambi, Sumbar dan Riau: Pertalite, Pertamax hingga Dexlite

Berita Terbaru

Bisnis

Bidik Pasar BSD, Bank Sinarmas Buka Priority Lounge

Kamis, 27 Agu 2026 - 12:00 WIB

Teknologi

REDMI 17 Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp2,899 Juta

Kamis, 27 Agu 2026 - 10:00 WIB