Koper Jemaah Haji RI Dibongkar di Jeddah karena Bawa 100 Slop Rokok, Ini Aturan Bea Cukai Arab Saudi 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Kayonews-Kasus koper jemaah haji Indonesia yang dibongkar petugas Bea Cukai Arab Saudi di Bandara King Abdulaziz Jeddah menjadi sorotan publik pada musim haji 2026. Insiden tersebut terjadi setelah mesin X-ray mendeteksi barang mencurigakan dalam koper salah satu jemaah asal Indonesia yang baru tiba di Tanah Suci. Setelah diperiksa secara manual, petugas menemukan sekitar 100 slop rokok yang disimpan di dalam bagasi, jauh melebihi batas ketentuan yang diperbolehkan pemerintah Arab Saudi.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menjelaskan bahwa aturan bea cukai di negara tersebut hanya mengizinkan maksimal dua slop rokok per orang untuk konsumsi pribadi. Jumlah yang dibawa jemaah tersebut dianggap melanggar ketentuan sehingga petugas customs langsung melakukan penyitaan terhadap kelebihan barang bawaan. Meski demikian, jemaah terkait tetap diizinkan melanjutkan perjalanan ibadah hajinya setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.

Kejadian ini langsung menjadi perhatian karena berlangsung di tengah padatnya arus kedatangan jemaah haji dari berbagai negara. Pemeriksaan tambahan terhadap koper berisi rokok dalam jumlah besar membuat proses pelayanan di bandara menjadi lebih lama. Otoritas Arab Saudi diketahui memperketat pengawasan barang bawaan guna mencegah penyelundupan barang ilegal maupun pelanggaran aturan cukai internasional selama musim haji berlangsung.

Baca Juga :  Lewandowski Pecahkan Rekor Messi, Barcelona Hancurkan Newcastle

Selain rokok, petugas bandara juga beberapa kali menemukan makanan dalam jumlah berlebihan seperti tempe orek, sambal kemasan, hingga puluhan bungkus bumbu dapur yang dibawa sebagian jemaah Indonesia. Walaupun makanan tidak sepenuhnya dilarang, jumlah yang terlalu banyak bisa memicu pemeriksaan khusus karena dianggap tidak wajar untuk kebutuhan pribadi selama ibadah haji.

PPIH Arab Saudi mengingatkan seluruh calon jemaah agar memahami aturan barang bawaan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Barang yang dianggap mencurigakan dapat menyebabkan koper dibongkar paksa oleh petugas bandara. Selain memperlambat proses kedatangan, pelanggaran aturan juga dapat berisiko membuat barang bawaan disita bahkan dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku di Arab Saudi.

Musim haji 2026 sendiri menjadi salah satu periode dengan pengawasan paling ketat di Bandara Jeddah dan Madinah. Pemerintah Arab Saudi meningkatkan sistem keamanan berbasis X-ray modern untuk mendeteksi barang bawaan yang tidak sesuai aturan. Langkah ini dilakukan demi menjaga keamanan jutaan jemaah haji yang datang dari berbagai negara setiap harinya.

Pengamat perjalanan internasional menilai kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat Indonesia yang akan menjalankan ibadah haji maupun umrah. Banyak jemaah masih belum memahami aturan bea cukai luar negeri sehingga membawa barang berlebihan tanpa mengetahui risikonya. Padahal setiap negara memiliki ketentuan berbeda terkait rokok, obat-obatan, makanan, hingga barang elektronik.

Baca Juga :  Arab Saudi Beri Diskon Haji 2026 Lewat Kartu Nusuk, Ini Keuntungannya

Pemerintah Indonesia melalui PPIH kini terus meningkatkan edukasi kepada calon jemaah agar lebih disiplin membawa barang sesuai kebutuhan pribadi. Dengan mematuhi aturan penerbangan dan bea cukai internasional, proses kedatangan di Arab Saudi diharapkan berjalan lebih cepat, aman, dan nyaman selama pelaksanaan ibadah haji 2026.

FAQ

Berapa batas maksimal rokok yang boleh dibawa ke Arab Saudi?

Otoritas Arab Saudi memperbolehkan jemaah membawa maksimal dua slop rokok per orang untuk konsumsi pribadi.

Apa yang terjadi jika membawa rokok melebihi batas?

Kelebihan rokok dapat disita petugas Bea Cukai Arab Saudi dan koper penumpang berpotensi diperiksa secara manual.

Apakah jemaah yang membawa 100 slop rokok ditahan?

Tidak. Jemaah tetap diperbolehkan melanjutkan perjalanan setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.

Mengapa pemeriksaan bandara haji sangat ketat?

Arab Saudi meningkatkan pengawasan keamanan selama musim haji untuk mencegah pelanggaran aturan cukai dan keamanan internasional.

Barang apa saja yang sering memicu pemeriksaan di Bandara Jeddah?

Rokok dalam jumlah besar, makanan berlebihan, bumbu dapur, obat-obatan tertentu, dan barang mencurigakan lainnya. Tim

Berita Terkait

Hasil Kualifikasi Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Hadapi Tantangan Berat
Samsung Hentikan Penjualan TV dan Elektronik di China
Kronologi Wabah Hantavirus Klaster MV Hondius
Penumpang Kapal Pesiar Dikira Cemas, Ternyata Positif Hantavirus dan Kritis
Gold Gala 2026 Diramaikan Artis Indonesia, Penampilan Joe Taslim dan Agnez Mo Curi Perhatian
Khamzat Chimaev Kalah Pertama Kali di UFC 328
Hasil FP1 Moto3 Prancis 2026: Veda Ega Finis P11, Hakim Danish P7
Argentina Alami Lonjakan Kasus Hantavirus, Diduga Jadi Sumber Wabah di Kapal Pesiar MV Hondius
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 21:53 WIB

Koper Jemaah Haji RI Dibongkar di Jeddah karena Bawa 100 Slop Rokok, Ini Aturan Bea Cukai Arab Saudi 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:00 WIB

Hasil Kualifikasi Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Hadapi Tantangan Berat

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:00 WIB

Samsung Hentikan Penjualan TV dan Elektronik di China

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:05 WIB

Kronologi Wabah Hantavirus Klaster MV Hondius

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:05 WIB

Penumpang Kapal Pesiar Dikira Cemas, Ternyata Positif Hantavirus dan Kritis

Berita Terbaru