Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Jakarta dan Jogja Negatif dan Sembuh

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KESEHATAN-Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan dua pasien suspek Hantavirus di Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta telah dinyatakan negatif setelah menjalani pemeriksaan lanjutan. Kedua pasien tersebut kini disebut telah sembuh dan berada dalam kondisi sehat.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan hasil pemeriksaan terbaru memastikan tidak ada infeksi aktif Hantavirus pada dua pasien yang sebelumnya sempat diduga terpapar.

“Yang dua itu sudah negatif, sudah sembuh, dan sudah sehat,” ujar Aji.

Lima Laporan Suspek Hantavirus Selama 2026

Sepanjang tahun 2026, Kemenkes mencatat terdapat lima laporan suspek Hantavirus di Indonesia. Namun, hanya dua kasus yang sempat masuk tahap pemeriksaan lanjutan.

Sementara itu, tiga kasus lainnya tidak dapat diproses lebih lanjut karena kendala teknis, seperti kualitas sampel yang tidak memenuhi syarat atau kesalahan pengambilan sampel laboratorium.

Baca Juga :  Kemenkes Pastikan Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan Kasus MV Hondius

Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan tambahan suspek baru Hantavirus di Indonesia. Pemerintah masih terus melakukan pemantauan melalui sistem surveilans penyakit menular di berbagai daerah.

Total 23 Kasus Hantavirus Terkonfirmasi

Berdasarkan data Kemenkes, sejak 2024 hingga 2026 tercatat sebanyak 23 kasus Hantavirus terkonfirmasi di Indonesia. Kasus tersebut tersebar di sembilan provinsi.

Wilayah dengan jumlah kasus terbanyak berada di Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta, masing-masing mencatat enam kasus.

Seluruh kasus yang terkonfirmasi di Indonesia masuk dalam kategori:

 

atau Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome, yaitu jenis Hantavirus yang menyerang ginjal dan sistem pencernaan.

Menurut Kemenkes, strain virus yang paling dominan ditemukan di Indonesia adalah Seoul virus dan Hantaan virus.

Baca Juga :  Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading Lukai 54 Orang, Diduga Ini Penyebabnya

Apa Itu Hantavirus?

Hantavirus merupakan virus yang umumnya ditularkan melalui paparan urine, kotoran, atau air liur hewan pengerat seperti tikus. Penularan dapat terjadi ketika manusia menghirup partikel udara yang telah terkontaminasi virus.

Gejala Hantavirus dapat berupa:

  • Demam tinggi
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Gangguan ginjal
  • Gangguan pernapasan pada kasus tertentu

Masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan, terutama area yang berpotensi menjadi sarang tikus, guna mencegah penyebaran penyakit.

Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada

Meski dua kasus terbaru dipastikan negatif, Kemenkes tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi penularan penyakit zoonosis, termasuk Hantavirus.

Pemerintah juga terus memperkuat sistem pemantauan dan deteksi dini untuk memastikan penyebaran penyakit dapat dikendalikan lebih cepat.

Berita Terkait

Kota Sungai Penuh Bangun Gedung KJSU-KIA Senilai Rp14,2 Miliar di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Layanan Jantung hingga NICU Makin Lengkap
BGN Pecat 66 Kepala Dapur Program MBG, Diduga Terlibat Judi Online hingga Penipuan
128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI di Istana, WNI dari AS hingga Rusia Ikut Daftar
Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Capai 5,29 Persen, Lampaui Prediksi
Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Kuota 8.100 Orang
Nasib Gaji PPPK Akhirnya Terjawab, Tito Karnavian Siapkan Solusi untuk 79 Daerah, Apakah Kerinci dan Sungai Penuh Termasuk?
Innalillahi, Daniel Kaiser Mantan Suami Susi Pudjiastuti Meninggal Dunia
Mengapa Padang Tetap Diguyur Hujan Lebat saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Kota Sungai Penuh Bangun Gedung KJSU-KIA Senilai Rp14,2 Miliar di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Layanan Jantung hingga NICU Makin Lengkap

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:30 WIB

BGN Pecat 66 Kepala Dapur Program MBG, Diduga Terlibat Judi Online hingga Penipuan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:22 WIB

128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI di Istana, WNI dari AS hingga Rusia Ikut Daftar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Capai 5,29 Persen, Lampaui Prediksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:05 WIB

Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Kuota 8.100 Orang

Berita Terbaru