NASIONAL-Kabar duka datang dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Anggota IV BPK, Haerul Saleh, meninggal dunia pada Jumat, 8 Mei 2026, dalam insiden kebakaran rumah di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Almarhum meninggal pada usia 44 tahun. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh BPK melalui pernyataan resmi yang menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Haerul Saleh.
Kronologi Kebakaran Rumah Haerul Saleh
Peristiwa kebakaran terjadi di kediaman Haerul Saleh yang berada di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Menurut keterangan Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, petugas menerima laporan sekitar pukul 07.53 WIB setelah warga melihat asap hitam pekat muncul dari lantai tiga rumah tersebut.
Dugaan sementara, api berasal dari sisa thinner bekas renovasi rumah yang memicu kebakaran. Saat kejadian, rumah tersebut dihuni tujuh orang dalam satu keluarga.
Dalam insiden itu, Haerul Saleh meninggal dunia, sementara istri dan anak-anaknya berhasil selamat.
Jenazah kemudian dievakuasi menuju rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut sebelum disemayamkan di rumah duka di Jakarta Selatan dan direncanakan dimakamkan di kampung halamannya di Kolaka.
Karier Politik dan Jabatan di BPK
Haerul Saleh dikenal sebagai mantan politikus Partai Gerindra sebelum menjabat sebagai Anggota IV BPK RI sejak April 2022.
Sebelumnya, ia pernah menjadi anggota DPR RI periode 2014–2019 dan bertugas di Komisi XI yang membidangi sektor keuangan. Selain itu, ia juga aktif di Badan Musyawarah dan Badan Legislasi DPR.
Pada tahun 2020, Haerul kembali duduk di parlemen melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW) hingga 2022 sebelum akhirnya dipercaya menjadi pimpinan BPK.
Riwayat Pendidikan dan Organisasi
Haerul Saleh lahir di Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada 12 Agustus 1981. Ia menempuh pendidikan S1 Hukum di Universitas Satria Makassar dan lulus pada 2008.
Saat menjabat di BPK, Haerul diketahui masih melanjutkan pendidikan S2 Manajemen di Universitas Moestopo.
Selain aktif di dunia politik, Haerul juga dikenal aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan dunia usaha, termasuk KNPI Kolaka, HIPMI Sulawesi Tenggara, hingga menjabat Wakil Ketua DPP Pemuda Tani Indonesia periode 2021–2026.
Kepergian Haerul Saleh meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan institusi tempatnya mengabdi.









