Pajak Toyota Veloz Hybrid 2026 Bikin Kaget! Segini Biaya Tahunan MPV Irit yang Lagi Diburu

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Foto:
Tampilan Toyota Veloz Hybrid 2026 yang mengusung desain modern dan teknologi hemat bahan bakar, dengan biaya pajak tahunan masih di kisaran Rp4–6 jutaan.

Teks Foto: Tampilan Toyota Veloz Hybrid 2026 yang mengusung desain modern dan teknologi hemat bahan bakar, dengan biaya pajak tahunan masih di kisaran Rp4–6 jutaan.

Jakarta-Popularitas Toyota New Veloz Hybrid EV terus menanjak di pasar otomotif nasional. Bukan cuma karena desain modern dan teknologi ramah lingkungan, tetapi juga karena biaya kepemilikannya yang masih tergolong rasional. Salah satu hal yang paling sering ditanyakan calon pembeli adalah berapa pajak tahunannya, dan jawabannya ternyata cukup menarik.

Di tahun 2026, pajak tahunan Veloz Hybrid berada di kisaran Rp4 jutaan hingga Rp6 jutaan. Angka ini tentu bergantung pada varian yang dipilih serta lokasi kendaraan didaftarkan. Untuk ukuran MPV hybrid di kelas harga 300 jutaan, nominal tersebut masih tergolong kompetitif dan tidak memberatkan.

Secara perhitungan, pajak kendaraan bermotor ditentukan dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang menjadi dasar pengenaan tarif PKB. Umumnya, tarif PKB berada di angka sekitar 2 persen dari nilai kendaraan, ditambah komponen wajib seperti SWDKLLJ. Kombinasi inilah yang membentuk total pajak tahunan.

Baca Juga :  Prabowo Siapkan Tukar Tambah Motor Bensin ke Motor Listrik, Ada Opsi Tanpa DP

Jika dirinci, varian paling rendah memiliki pajak sekitar Rp4,9 jutaan per tahun. Naik ke varian menengah, angka pajak berkisar di Rp5 jutaan. Sementara untuk tipe tertinggi yang sudah dibekali fitur lengkap seperti Toyota Safety Sense, pajaknya bisa menembus lebih dari Rp6 juta per tahun.

Menariknya, meskipun tidak mendapatkan pembebasan pajak seperti mobil listrik murni, teknologi hybrid tetap memberi keuntungan finansial. Konsumsi bahan bakar yang bisa mendekati 30 km per liter membuat pengeluaran harian jauh lebih hemat. Artinya, total biaya operasional tetap lebih rendah dibanding mobil konvensional.

Selain itu, faktor wilayah juga memegang peranan penting. Pajak kendaraan di Jakarta bisa berbeda dengan daerah lain karena adanya kebijakan pemerintah daerah masing-masing. Bahkan, status kepemilikan kendaraan seperti mobil kedua juga dapat dikenakan pajak progresif yang membuat nominalnya meningkat.

Dari perspektif otomotif, Veloz Hybrid 2026 bukan hanya soal efisiensi bahan bakar, tetapi juga keseimbangan antara performa, fitur, dan biaya kepemilikan. Inilah yang membuatnya menjadi salah satu MPV hybrid paling menarik di pasar saat ini.

Baca Juga :  Honda NS150XC Resmi Hadir, Skutik Adventure dengan Cornering ABS

Jadi, jika Anda sedang mempertimbangkan mobil keluarga yang irit, modern, dan pajaknya masih masuk akal, Toyota Veloz Hybrid 2026 jelas layak masuk daftar pilihan utama.

FAQ Pajak Veloz Hybrid 2026

Berapa pajak tahunan Veloz Hybrid?

Sekitar Rp4 juta hingga Rp6 juta tergantung varian dan daerah.

Apakah pajak mobil hybrid lebih murah?

Tidak selalu lebih murah, tetapi biaya total lebih hemat karena konsumsi BBM rendah.

Kenapa pajak tiap daerah berbeda?

Karena kebijakan PKB diatur oleh pemerintah daerah masing-masing.

Apakah ada pajak progresif?

Ada, terutama jika kendaraan bukan kendaraan pertama.

Apakah Veloz Hybrid bebas pajak?

Tidak, tetapi tetap lebih efisien dibanding mobil bensin biasa. (Tim)

Berita Terkait

Permintaan Motor Listrik Alva Melonjak, 20 Ribu Unit Sudah Dikirim
Honda Astrea Versi Baru? Ini Honda Dream NCX125 Emerald 2027
Asuransi Mobil Listrik Lebih Mahal hingga 25 Persen, Ini Alasannya
MG 07 Bikin Heboh, 10 Ribu Unit Dipesan Kurang dari 2 Menit
BAIC T1 Jadi Sorotan di GIIAS Bandung 2026, Ada Promo Dashcam dan Portable Charging
NMAX “TURBO” 2026 Bukan Pakai Turbocharger, Ini Teknologi dan Spesifikasinya
Mobil Terlaris September 2026: BYD Atto 1 Menggila, Toyota Masih Kuasai Pasar
JAC Trekker T9 EV Dirakit di Indonesia, TKDN Ditargetkan 60 Persen pada 2027
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:00 WIB

Permintaan Motor Listrik Alva Melonjak, 20 Ribu Unit Sudah Dikirim

Minggu, 13 September 2026 - 00:05 WIB

Honda Astrea Versi Baru? Ini Honda Dream NCX125 Emerald 2027

Sabtu, 12 September 2026 - 21:00 WIB

MG 07 Bikin Heboh, 10 Ribu Unit Dipesan Kurang dari 2 Menit

Sabtu, 12 September 2026 - 18:00 WIB

BAIC T1 Jadi Sorotan di GIIAS Bandung 2026, Ada Promo Dashcam dan Portable Charging

Sabtu, 12 September 2026 - 14:00 WIB

NMAX “TURBO” 2026 Bukan Pakai Turbocharger, Ini Teknologi dan Spesifikasinya

Berita Terbaru

Otomotif

Honda Astrea Versi Baru? Ini Honda Dream NCX125 Emerald 2027

Minggu, 13 Sep 2026 - 00:05 WIB