JAMBI – Bank Jambi menargetkan layanan mobile banking kembali beroperasi pada pertengahan 2026, tepatnya sekitar Juli hingga Agustus. Target ini disampaikan di tengah proses pemulihan sistem yang masih berlangsung sejak awal tahun.
Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menyebutkan bahwa saat ini bank sedang melakukan pembaruan core banking system ke versi terbaru. Langkah ini bertujuan memperkuat keamanan sekaligus meningkatkan stabilitas layanan digital.
Pembaruan sistem dilakukan secara bertahap dengan prinsip kehati-hatian. Manajemen memastikan layanan tidak akan diaktifkan sebelum seluruh sistem benar-benar siap dan memenuhi standar keamanan.
Dalam prosesnya, Bank Jambi juga berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Kedua regulator tersebut berperan dalam pengawasan serta menjaga stabilitas layanan perbankan selama masa transisi.
Sementara layanan digital belum sepenuhnya aktif, Bank Jambi tetap membuka akses layanan melalui kantor cabang. Operasional terbatas, termasuk layanan akhir pekan, masih diberlakukan untuk memastikan kebutuhan nasabah tetap terpenuhi.
Pihak bank menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh infrastruktur teknologi telah memenuhi standar terbaik sebelum layanan diluncurkan kembali ke publik.
Dengan pembaruan ini, Bank Jambi berharap layanan digital yang kembali nanti dapat memberikan pengalaman yang lebih aman, stabil, dan optimal bagi nasabah.
FAQ Seputar Mobile Banking Bank Jambi
1. Kapan mobile banking Bank Jambi kembali aktif?
Ditargetkan beroperasi kembali pada Juli hingga Agustus 2026.
2. Kenapa mobile banking belum aktif?
Karena sedang dilakukan pembaruan sistem dan peningkatan keamanan.
3. Apa itu core banking system?
Sistem utama yang mengelola seluruh transaksi dan layanan perbankan secara terpusat.
4. Apakah layanan Bank Jambi masih bisa digunakan?
Ya, layanan di kantor cabang dan ATM tetap tersedia dengan operasional terbatas.
5. Apakah dana nasabah aman?
Bank memastikan seluruh proses peningkatan sistem dilakukan dengan standar keamanan tinggi.
6. Siapa yang mengawasi proses ini?
Proses diawasi oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.









