Jakarta-Pergerakan pasar saham Indonesia sepanjang pekan 13–17 April 2026 menunjukkan tren positif yang cukup kuat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat naik signifikan sebesar 175,50 poin, dari level 7.458,49 menjadi 7.634,04. Kenaikan ini tidak lepas dari kontribusi sejumlah saham unggulan, terutama dari kelompok konglomerasi besar.
Sejumlah emiten yang berada dalam lingkaran bisnis tokoh-tokoh besar seperti Prajogo Pangestu hingga Grup Bakrie menjadi pendorong utama penguatan indeks. Saham-saham ini masuk dalam daftar “top leaders” atau penggerak utama IHSG selama sepekan terakhir.
Di posisi teratas, saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) tampil dominan dengan kontribusi sebesar 30,44 poin terhadap IHSG. Dalam kurun waktu sepekan, harga saham BREN melonjak hingga 14,22%, menjadikannya pemain paling berpengaruh dalam penguatan pasar.
Posisi kedua ditempati oleh PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang juga masih terafiliasi dengan Prajogo Pangestu. Saham ini menyumbang 17,72 poin terhadap IHSG dan mencatat kenaikan harga sebesar 16,45% selama periode yang sama.
Selanjutnya, PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) berada di urutan ketiga dengan lonjakan harga mencapai 20,23% dan kontribusi sebesar 17,13 poin. Kinerja ini menunjukkan sektor telekomunikasi juga ikut menopang reli pasar.
Dari Grup Sinar Mas, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) ikut memberikan dorongan dengan kontribusi 12,34 poin setelah mencatat kenaikan 4,5% dalam sepekan. Sementara itu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) berada di posisi kelima dengan kontribusi 9,80 poin dan kenaikan harga 18,22%.
Saham milik Grup Bakrie, PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR), menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Harga sahamnya melesat tajam hingga 48,65% dalam sepekan dan memberikan tambahan 8,11 poin terhadap IHSG.
Selain itu, saham-saham lain seperti PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) juga berperan dalam menopang indeks dengan kontribusi masing-masing sebesar 6,76 poin dan sekitar 6,2 poin.
Dua emiten lainnya yang masuk dalam daftar adalah PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) dengan kontribusi 5,56 poin serta PT Petrosea Tbk. (PTRO) yang menyumbang 5,44 poin setelah mencatat kenaikan harga lebih dari 15%.
Secara keseluruhan, dominasi saham-saham konglomerasi menjadi faktor utama di balik penguatan IHSG pekan ini. Kinerja solid dari emiten besar ini mencerminkan kuatnya sentimen pasar terhadap perusahaan dengan fundamental dan jaringan bisnis yang luas.
Sebagai catatan, pergerakan saham tetap memiliki risiko tinggi. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor. (Tim)









